Artis Dan Tentara

Artis Dan Tentara
Tampan nya


__ADS_3

Beberapa bulan pun berlalu, kandungan Vivy sudah masuk ke trimester ke 2. Vivy sudah melewati masa trimester pertama dengan baik, rasanya begitu lega karena di trimester kedua ini Vivy bisa sedikit lebih bebas.


Begitu juga dengan Richard, ia merasa sangat lega istri nya sudah berhasil melewati masa masa itu, jujur saja kehamilan Vivy yang kedua ini membuatnya sangat lelah. Dari permintaan aneh istri nya sampai dengan mood istri nya yang berubah ubah, ia tidak tau apakah saat hamil Chris Vivy seperti ini juga atau tidak.


"Sayang kamu mau kemana," tanya Richard yang melihat istrinya sedang bersiap siap.


"Aku mau ke lokasi syuting sayang, kamu mau ikut," tanya Vivy.


"Tidak deh, aku di rumah saja dengan Chris," jawab Richard.


"Sejak kamu kembali ke rumah kamu jadi introvert ya. Padahal dulu kamu sangat suka jalan jalan," ucap Vivy.


"Hahaha bukan begitu sayang. Kamu kan artis nah aku tu tidak mau kalau menjadi pusat perhatian, kalau aku pergi dengan kamu yang ada aku jadi ikut di perhatikan, apalagi mereka semua pasti mengenal kamu."


"Iya juga sih, lagi pula aku juga belum ada memperkenalkan kamu ke publik, mereka hanya tau aku sudah menikah lagi, ya padahal aku tidak menikah lagi, aku kembali dengan suami pertama ku," ucap Vivy.


"Ya sudah kamu hati hati ya. Ingat perut kamu sudah membesar, jangan sampai anak kita kenapa napa, aku sangat menginginkan nya. Tapi aku juga menginginkan kamu, sudah biasa main kan sayang," tanya Richard.

__ADS_1


"Hahaha sudah sayang, jangan khawatir. Mood ku sudah jauh lebih baik, beberapa bulan lalu mood ku sangat tidak baik untuk berhubungan, Sekarang aku sudah sangat."


"Ya sudah ayo," ucap Richard.


"Jangan sekarang sayang, aku harus pergi. Kamu jaga anak kita dengan baik ya, siang ini aku akan pulang." Vivy memberikan kecupan manis di bibir Richard.


Richard bergerak ke dapur untuk membuat sarapan untuk anak tercinta nya, walaupun sudah ada pembantu di rumah ini membuat sarapan untuk Chris sebisa mungkin ia lakukan sendiri, apalagi saat ia mempunyai waktu.


"Pagi pak.."


"Hmmm aku saja, kalian pergi lah," ucap Richard.


"Vivy," ucap Richard.


"Tidak papa, bapak kan ingin membuat makanan untuk anaknya, jangan melarang nya," ujar Tini.


"Ya sudah, kalian pergi sebentar aku ingin membuat sarapan untuk anak ku, jangan bilang ke istri ku kalau aku ke dapur."

__ADS_1


"Tapi saya sedang mengerjakan ini pak, saya tidak bisa meninggalkan nya sejenak," ujar Tini.


"Ya sudah kerjakan lah sekarang, kamu bersih kan yang sana dulu," ucap Richard.


Tini begitu senang bisa dekat dengan Richard, ia sengaja memperlambat pekerjaan nya dan membuat semuanya dengan sangat rapi sekali.


"Ah aroma tubuh nya benar benar sangat wangi," batin Tini.


"Ayah…" Chris berjalan turun mendekati dapur.


"Sayang sudah ayah katakan, jangan turun dari tangga sendiri," ucap Richard.


"Ayah mau berenang." Chris mendekati Richard dan memeluk nya.


"Tidak mau makan," tanya Richard.


"Nanti saja mau berenang," jawab Chris.

__ADS_1


"Ya sudah ayo, untung ayah belum memulai nya." Richard langsung membawa Chirs menuju kolam renang.


"Ah tampan nya," batin Tini.


__ADS_2