Bara Dan Arum

Bara Dan Arum
Bonchap - Prolog Hoshi n Rina


__ADS_3

Prolog buat khusus novelnya Hoshi habis lebaran Yaaaaa ...


Hoshi melirik ke Arah Yudha yang asyik mengobrol dengan cewek Arab yang selalu berdebat dengan nya. Kenapa juga sih babeh pakai acara manggil gue? Kan temannya si Werkudara enak-enakan ngobrol sama si cewek Arab.


"Hoshi! Kamu dengerin papa nggak?" hardik Levi.


"Kagak Beh!" Levi mendelik. "Kamu kenapa ikutan Arga manggil papa, babeh? Lu kira papamu ini babeh Sabeni?"


"Lha mirip!" balas Hoshi asal. "Babeh Sabeni anaknya si Doel tukang insinyur. Anaknya papa ini juga tukang insinyur kan degreenya di bidang engineering."


"Wooo ngelunjak nih bocah! Tar papa suruh mamamu jewer kuping kamu!" omel Levi.


"Jiaaaahhh, malah mama yang disuruh jewer kuping Hoshi! Pedes pa kalau mama yang jewer! Kata mama, kalau sampai aku bisa nangis kena jewer, mama bakalan bahagia pa. Jangan-jangan mama ada darah psikopat ya pa?" Hoshi menatap wajah Levi dengan muka serius.


"Mamamu bukan psikopat, cumiiii !"


"Lha terus apaan?"


"Tukang jagal!"


Hoshi terbahak. Levi papanya memang dikenal biang kerok di generasi nya dan asal njeplak yang sekarang menurun ke Hoshi tapi level kepedasan mulut pria tampan itu memang diatas rata-rata.

__ADS_1


"Jadi papa mau aku urus sementara Giandra Otomotif Co di Jakarta? Karena Oom Bara tidak ada yang nerusin?"


"Arimbi backgroundnya bukan di teknik fisika dan komputer seperti kamu, boy. Anarghya malah memilih menjadi dokter jadi Oom Bara meminta kamu handle di Jakarta. Bima pasti menolak mentah-mentah karena dia sudah sibuk dengan bengkel dan toko emasnya."


"Kapan aku pindah ke Jakarta?" Aseeeekkk, bisa usilin Werkudara dan cewek Arab. Ini nih sesuai dengan pepatah, sekali tepuk, dua mangsa didapat!


"Enam bulan lagi soalnya Oom Bara harus menyiapkan semua dulu lagian kamu masih ada proyek sama Abi kan?"


Enam bulan lagi? Masih lama dong!


"Besok kamu beresin dulu proyek kamu sama Abi. Baru setelahnya kamu kesini bantu Oom Bara." Putus Levi. "Dah, papa mau cari mama dulu. Pasti ke bagian kambing guling." Levi pun meninggalkan anak semata wayangnya yang kepribadiannya merupakan gabungan karakter dari Opa buyut Alex Reeves, Opa Eiji Reeves dan dirinya.


"Jadi besok elu udah terbang Qatar?" tanya Rina ke Yudha. Hoshi menajamkan telinganya.


"Emang elu lulus SMA kuliah dimana?" tanya Rina.


"Gue keterima di fakultas geologi UGM. Pas mau wisuda, diterima di perusahaan minyak Qatar. Berangkat lah aku. Gajinya kan lumayan buat modal kawin" kekeh Yudha.


"Nikah, bambaaaaannggg! Kawin mah Dugong!" cebik Rina manyun.


"Iyain saja lah daripada dihajar macam jaman SMA dulu" gelak Yudha teringat Rina dan Arimbi menghajar para cewek-cewek yang membully Arimbi gara-gara dekat dengan Bima.

__ADS_1


"Nah tuh paham" senyum Rina.


Ya Allah cantiknya kalau tersenyum nih si Rina. - batin Yudha.


Dasar cewek Arab ganjen! Beraninya senyum-senyum sama si tukang gali sumur! - batin Hoshi. Pengen gue colok. tuh mata pakai garpu! Dosa kagak ya?


Bima dan Arimbi yang duduk di pelaminan hanya cekikikan melihat Hoshi dalam mode ingin ngajak gelut Yudha meskipun menahan diri setengah mampus.


"Kita lihat saja, si Rina milih siapa, muka cewek atau Yudha" kekeh Bima ke Arimbi.


"Kayaknya bakalan alot mas" jawab Arimbi.


"Lumayan jeng, mood booster aku." Bima terbahak.


***


Yuhuuu Up Subuh Yaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote n gift

__ADS_1


Tararengkyu ❤️🙂❤️


__ADS_2