Bara Dan Arum

Bara Dan Arum
Bonchap - Closure


__ADS_3

Kapten Polisi Kosasih bergerak cepat dan berhasil menangkap Gracia Samuel di rumahnya dan menemukan Gavin Samuel dalam keadaan mengenaskan karena disekap oleh adik tirinya dan diberikan rohypnol dan GHB hingga harus dilarikan ke rumah sakit.


Gracia pun dibawa ke kantor polisi untuk diinterogasi namun jawaban yang diberikan berbelit-belit hingga dia minta dipanggilkan pengacara yang celakanya meminta James Blair. Putra Neil Blair langsung menolak mentah-mentah dengan alasan dia sedang menangani Bima.


Hampir semua pengacara di Jakarta menolak membela Gracia Samuel karena mereka akhirnya tahu siapa yang mereka hadapi. Kasus peledakan bengkel hingga memakan dua korban jiwa ditambah sang pemilik, Bimasena Rahadian yang memiliki hubungan dengan Bara Giandra dan notabene masih sepupu ipar James Blair, membuat mereka semua mundur.


Jangan sekali-kali mengusik keluarga yang terkenal dengan kompaknya hubungan kekeluargaan.


Akhirnya seorang pengacara tidak terkenal bersedia membela Gracia Samuel meskipun dia tahu akan sulit jalannya ditambah bukti-bukti yang dimiliki oleh pihak kepolisian dan pihak James Blair.


Arum Banowati tidak luput dari penangkapan polisi setelah praktek marriage scam yang dilakukan olehnya dengan Gavin Samuel terungkap. Gavin sendiri yang mengaku kepada Kapten Polisi Kosasih ditambah hasil transkrip dan bukti-bukti penting yang diperoleh Bryan Smith.


Prayogha Baskara resmi menceraikan Arum dan mengambil kembali semua asetnya. Sisa aset yang didapatkan Arum dari suami keduanya berhasil disita dan dikembalikan meskipun tidak sebanyak yang diambil. Azzam Mustafa mengikhlaskan semuanya yang sudah diambil mantan istrinya dan hanya meminta Arum menjauh dari dirinya dan Faheem.


Prayogha resmi membuat surat penyerahan aset milik keluarga Baskara untuk Bima semua meskipun putranya menolak tapi Prayogha tetap kekeuh memberikan. Pria paruh baya itu memutuskan untuk meninggalkan Jakarta dan menetap di kota Pemalang. Prayogha meminta kepada Bima untuk menjual satu asetnya sebagai modal dia membuka usaha disana.


Bima sendiri tidak tega melihat ayahnya menjadi rapuh seperti itu dan wajahnya yang biasanya arogan, sekarang menjadi tua beberapa tahun. Mau sebenci-bencinya dirinya kepada ayahnya tapi Bima tetap punya empati dan simpati. Radit mengatakan bahwa masih bisa memberikan dana kepada Prayogha untuk bekal dia.


Neil dan James Blair hanya bisa tersenyum bangga kepada remaja yang beranjak dewasa itu. Age is just a number. "Growing old is mandatory, but growing up is optional!" - Walt Disney. Disini bisa dilihat bagaimana pola berpikir Bima melebihi usianya bahkan egonya sekali pun.


Gozali dan Humaira kembali ke Bali setelah menikmati kumpul-kumpul dengan keluarga besarnya yang absurd dan kacau. Rhett, Levi, Abi dan Rama pulang ke New York sedangkan Ega dan Hoshi tetap di Jakarta karena Ega mau pergi ke Solo menemui kedua orangtuanya Iwan dan Danisha yang memilih pensiun disana. Nathan pun mengajak Ega ikut serta bersama Haura dan Safira untuk bertemu dengan orangtuanya, Jaehyun dan Savitri.


Bima sendiri sudah keluar dari rumah sakit dan tinggal bersama dengan Radit sembari memulihkan diri dan membangun bengkel serta rumahnya kembali.


Arimbi dan Hoshi pun melanjutkan liburan di Jakarta sampai jadwal masuk kuliah mereka di awal September.


Kehidupan keluarga besar itu pun berlanjut dengan kegesrekan dan kekacauan diantara mereka. Rina Kareem yang mengetahui sahabatnya pulang ke Jakarta, langsung terbang dari Singapura untuk menemui Arimbi.


***


"Yaelah, kenapa si cewek Arab dimari?" ledek Hoshi ke Rina Kareem.


"Masalah buat elu muka pucat?" balas Rina cuek.


"Masalah lah! Dateng-dateng kesini tuh sungkem dulu sama yang bukain pintu" seringai Hoshi.

__ADS_1


"Idiiihhh najong! Ogah sungkem sama elu lambe cabe setan!"


"Jiaaaahhh! Biarpun cabe setan gini gue punya bibir, enak lho dici**pok" kekeh Hoshi.


"Astaghfirullah Al Adzim! Gue laporin ke tante Yanti kalau anaknya nakal!"


"Rina, ayo masuk" ajak Alexandra.


"Njih Oma." Rina menatap sinis ke Hoshi. "Siapa yang Sudi nyicip bibir elu? Yang ada bikin ndower!" Rina lalu masuk ke dalam rumah meninggalkan Hoshi yang melongo.



"Heh! Elu kira bibir gue ada bon cabenya?" teriak Hoshi.


"Pikir saja sendiri muka pucat!" balas Rina cuek.


Awas kau!



***


"Ternyata Bima bisa babak belur juga Yaaaa. Kukira otot kawat tulang besi jadi aman" kekeh Rina.


"Itu Gatotkaca, Rinaaaa" desis Bima kesal.


"Gue harap lu berdua kalau nikah, jangan kasih nama anak kalian 'Gatot'! Bisa habis seumur hidup kalian hidup di dunia kedurjanaan ala Hoshi Paramudya Quinn Reeves." Rina menatap serius ke Arimbi dan Bima.


"Yaelah, masih jauh Rin. Gue maunya lamar Arimbi kalau sudah usia matang, sekitar 24-25 jadi tar jarak antara gue sama anak gue kagak jauh" ucap Bima.


"Aamiin. Doa baik kan harus diaminkan. Eh beneran Bim, bokap lu kasih semua asetnya ke elu setelah ibu tirimu diceraikan?" tanya Rina.


"Gue jadi juragan emas" gelak Bima. "Iya, diserahkan semuanya ke gue."


"Ikhlas bener Bim?"

__ADS_1


"Insyaallah ikhlas Rin. Soalnya sudah dilegalisasi sama Opa Neil dan Oom James" ucap Arimbi.


"Semoga bokap lu sadar ya. Kalau pun dikasih bini lagi, yang kagak matre kayak si Arum kemarin." Rina menatap simpati ke Bima.


"Aamiin."


***


Yuhuuu Up Siang Yaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote n gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️


Maap pendek


***


Sekilas up coming novel ...


Empat gadis yang sama-sama bersekolah di SMA yang sama secara kebetulan memiliki nama dengan empat musim.


Winter Aneira ... gadis musim dingin yang kaku


Summer Agni ... gadis musim panas yang ceria


Autumn Sharada ... gadis musim gugur yang kalem


Jade Spring ... gadis musim semi bermata hijau yang misterius


Keempatnya punya kisah sendiri, kehidupan asmara sendiri ... Yang nantinya akan bertemu di akhir cerita.


Ditunggu Yaaaa setelah dua novel on going tamat, soalnya Eike mo fokus bener di satu novel ini. Empat cerita dalam satu novel rencananya.

__ADS_1


Tararengkyu ❤️🙂❤️


__ADS_2