
Hoshi sampai di rumah dengan wajah tidak suka menatap Bima yang sedang ngobrol dengan Arimbi di dapur. Di rumah memang semuanya bisa masak tapi Arimbi yang paling senang di dapur dan kali ini Bima membantu gadisnya menyiapkan makan malam nasi ayam Hainan.
"Sampai juga si Werkudara? Kagak berantem sama mas Rama? Secara kan yang satu Mahabarata, satunya Ramayana" ledek Hoshi sambil menatap sinis ke Bima. Entah kenapa Hoshi suka banget usil dengan pria sebayanya itu.
"Dih muka cewek! Datang-datang julid!" balas Bima.
"Eh emang elu bisa masak? Yang ada elu recokin Rimbi! Apa jangan-jangan elu modus biar bisa berduaan dengan adikku?" Hoshi pun memilih duduk di kursi pantry mengawasi keduanya memasak.
"Jangan remehkan gue, Hoshi!" cebik Bima.
"Kalian masak apa malam ini?" tanya Hoshi.
"Nasi ayam Hainan" jawab Arimbi. "Kamu mandi dulu deh, Hosh."
Hoshi pun berdiri. "Masak yang enak ya!"
Bima rasanya ingin menghancurkan timun yang sedang dipotongnya gara-gara sebal melihat gayanya Hoshi.
***
Kini di meja makan yang biasanya berempat, kini menjadi berlima, empat pria tampan dan seorang gadis cantik. Ega antusias dengan menu makan malam hari ini karena dia sangat menyukai ayam Hainan.
"Akhirnya dimasakin ini" cengirnya.
"Semoga enak! Yang masak si Werkudara soalnya" ledek Hoshi.
"Eh yang racik bumbunya aku, mas Bima cuma bantu masak nasinya dan potong ayam" protes Arimbi.
"Udah deh. Kalian tuh mau makan atau mau ribut? Kalau mau berantem, tuh di halaman belakang sana!" hardik Rama yang paling tua di rumah. Tahun ini Rama berusia 23 tahun dan sedang menyelesaikan S2 nya. Jika ada waktu libur, Rama pasti ke New York untuk bekerja di McC Customs.
Hoshi dan Bima saling menatap tajam satu sama lain sedangkan Arimbi dan Ega hanya bisa menghela nafas panjang. Liburan yang bakalan rusuh!
***
Keesokan paginya, Ega mengajak Arimbi dan Bima ke New York untuk bertemu dengan Opa Duncan dan Oma Rhea. Sayangnya Oom Rhett dan Tante Kaia sedang berada di London untuk acara launching mesin baru bersama dengan Oom Arjuna.
"Kita pakai Range Rover saja ya soalnya tiba-tiba Hoshi ingin ikut padahal aku pikir pakai mini Cooper mu saja Rimbi" ucap Ega sambil menyiapkan mobil yang memang dibelikan Levi untuk dipakai bersama.
"Ngapain si muka cewek itu ikut?" cebik Bima kesal. Beneran lebih mirip boneka Chucky atau Annabelle ngintilan daripada model Jepang!
"Nengok opa dan Oma gue lah! Kenape? Masalah buat lu?" sahut Hoshi yang sudah membawa duffle bag Balenciaga hitamnya.
__ADS_1
"Hoshi, kan kita weekend liburan, bukan kerja" tegur Ega.
"Ada yang pengen gue tanya sama mas Abi. Pan dia sekarang menjabat direktur divisi riset" sahut Hoshi cuek.
Abi O'Grady atau nama lengkapnya Andrew Abiyasa Blair O'Grady adalah putra Kaia Blair, cucu Duncan Blair berusia 27 tahun dan sama-sama alumni MIT seperti Oomnya Levi. Sekrang Abi bekerja di Giandra Otomotif Co dan bekerjasama dengan sang ibu, berhasil membuat terobosan mesin baru untuk Boeing dan Gulfstream.
"Udah deh, mau berangkat jam berapa? Ini sudah jam delapan pagi, ke New York butuh empat jam" tegur Arimbi lembut.
"Yuk berangkat, acara gelut dilanjut di mobil" sahut Hoshi. "Werkudara, kamu duduk depan! Kagak boleh berduaan sama Arimbi di belakang!"
Bima melongo. Brengseeeekkkk Hoshi!
"Arimbi duduk depan sama aku, kamu dan Bima di belakang! Manut!" tegas Ega. Meskipun wajah Ega tampak seperti cowok pendiam, tapi dia bisa savage dan sadis kalau sudah jengkel. Hoshi sendiri kalah awu kalau sudah begitu.
Arimbi terkikik dan dia berjalan ke kursi depan lalu duduk manis di sebelah Ega, sedangkan Hoshi dan Bima saling membuang muka di kursi belakang.
"Sudah siap semua?" tanya Rama yang tiba-tiba juga masuk ke dalam mobil setelah mengunci pintu rumah.
"Seriously? Mas Rama pun ikut?" pendelik Hoshi tidak percaya.
"Ikut lah! Kan gue mau cek kantor gue" cengir Rama yang memilih duduk di tengah-tengah antara Hoshi dan Bima. "Lagian, kalian butuh wasit untuk memisahkan kalau sudah mulai gelut!"
Hoshi dan Bima pun semakin manyun.
***
Setelah memarkirkan mobilnya, para rombongan itu pun turun dan masuk ke dalam mansion. Rama melihat Oma Rhea dan Opa Duncan sedang asyik mengobrol langsung mengucapkan salam. Kedua opa dan Oma yang masih sehat meskipun sudah berusia lebih dari 75 tahun langsung menyambut para cucunya.
"Arimbi, ini yang namanya Bimasena?" tanya Rhea, si Oma cantik itu ke arah Bima.
"Iya Oma, ini mas Bimasena Rahadian Hermawan" senyum Arimbi.
"Not bad, Rimbi" cengir Rhea usil.
"Bad lah Oma" sahut Hoshi sambil memeluk Omanya.
"Kenapa?" tanya Rhea bingung.
"Hobinya ngajak gelut aku" ucap Hoshi dramatis.
"Bukannya elu yang ngajak duluan, muka cewek!" hardik Bima kesal merasa dirinya dipitenah.
"Idiiihhh kan memang elu patut gue gojlok, cumiiii !" balas Hoshi.
"Bilang aja elu kagak ikhlas adik lu gue klaim!"
__ADS_1
"Kalau iya, kenapa?"
Tak disangka Duncan tertawa terbahak-bahak. "Ya ampun Rey, kok aku jadi ingat aku dan Ghani dulu ya pas minta kamu." Rhea pun ikut tertawa.
"Kenapa jadi nurun ke cucu ya bang" kekeh Rhea.
Kelima orang disana terbengong melihat opa dan omanya tertawa geli.
"Kalian tuh kalau datang, bisa kagak sih nggak pakai ribut?" protes sebuah suara dari balik sofa. Tampak sebuah MacBook terbuka di hadapannya dan prian itu berbalik dengan memakai airpods di telinganya.
Introducing Andrew Abiyasa Blair O'Grady
"Mas Abiiii!" seru Arimbi sambil berlari menuju ke seorang pria tampan berambut blonde dan memeluknya.
Bima pun tersenyum kecut. Duilaaahhh! Ini keluarga Sultan bibit kecebongnya beneran premium apa ya? Masa keren-keren semua sih! Kecuali si muka cewek.
Pria yang dipanggil Abi pun berdiri sambil memeluk Arimbi berjalan ke arah sepupunya. Bima sendiri sekarang memiliki tinggi 183cm, Arimbi 170cm tapi Abi lebih tinggi dari mereka semua. Bima memperkirakan tingginya sekitar 187 - 188 cm.
"Halo Rama, Ega... Hoshi" sapanya dengan nada malas di saat menyebutkan nama Hoshi.
"Dih, gitu deh kalau sama gue" sungut Hoshi.
"Iyalah, soalnya elu biang kerok!" kekeh Abi. "Kamu yang namanya Bimasena?" Abi mengulurkan tangannya dan Bima menyambutnya.
"Iya mas, saya..."
"Werkudara!" potong Hoshi jahil yang langsung mendapatkan pelototan dari semua orang. "Sama saja kan tuh? Hanya saja gue lebih suka kalau namanya dia jadi Werkudara!" gelaknya durjana.
***
Karakter Hoshi itu gabungan dari Opa buyutnya, Alex Reeves, Opa Eiji dan Papa Levi. Kalau lagi serius, dia mirip opa buyut Alex tapi kalau durjana... ya gitu deh!
Mata Abi O'Grady nggak biru karena Kaia sang mami membawa gen mata coklat dari Oma Rhea jadi meskipun saat lahir mata Abi biru, tapi setelah enam bulan karena faktor genetik, matanya berubah coklat.
Sumber genetics.thetech.org
Yuhuuu Up Pagi Yaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote n gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
__ADS_1