Benalu Dalam Rumah Tanggaku

Benalu Dalam Rumah Tanggaku
SERATUS SEPULUH


__ADS_3

Sehari sebelumnya,


Terdengar suara keributan di luar ruangan Jervario membuat laki-laki berparas tampan tapi sudah memiliki 3 orang anak itu berdecak kesal. Tak lama kemudian, terdengar suara derit pintu dibuka setelah sebelumnya diketuk lalu muncullah Dario dari baliknya.


"Di luar ada ramai-ramai apa?" tanya Jervario dengan mata menyipit.


"Anu bos, artis Angelica Mauren, artis yang didapuk tim kreatif untuk memeriahkan acara ulang tahun perusahaan nanti memaksa bertemu dengan Anda. Resepsionis sudah bilang, orang tidak berkepentingan apalagi belum membuat janji sebelumnya dilarang masuk, tapi dia tetap memaksa. Katanya dia teman Anda semasa kuliah di Amerika karena itu dia ingin sekali bertemu dengan Anda. Jadi ... bagaimana bos?" tanya Dario memastikan.


"Angelica Mauren?" beo Jervario dengan dahi berkerut-kerut. Terlihat jelas, Jervario kesulitan mengingat siapa itu Angelica Mauren.


Bruakkk ...


"Jervario," pekik seorang perempuan yang memasuki ruangan Jervario secara paksa hingga pintu yang tidak terbuka sepenuhnya


Perempuan itu bahkan tanpa rasa malu menerobos langsung ruang Jervario dan berusaha mendekat ingin memeluk Jervario. Tapi untung saja tangan Jervario sigap menahan tubuh perempuan itu agar tidak sampai memeluk tubuhnya. Bisa gawat bila nanti tiba-tiba istrinya datang dan melihat ia dipeluk perempuan lain. Kesejahteraan dirinya maupun golok naganya bisa seketika terancam akibat perbuatan perempuan aneh itu, pikirnya.


Lalu dengan kasar, Jervario mendorong tubuh perempuan tersebut agar sedikit menjaga jarak dengan dirinya. Bahkan tanpa mempedulikan perasaan perempuan itu, Jervario menarik selembar tisu basah anti septik milik bayi kembarnya yang tertinggal dan mengelap telapak tangannya hingga bersih seolah ia baru saja bersentuhan dengan sesuatu yang mengandung virus.


"Jerva, kamu kok gitu sih? Kamu lupa sama aku?" gumam perempuan itu dengan bibir maju 5 senti. Cih, sok imut! batin Jervario merasa risih dengan keberadaan perempuan itu.


"Kamu siapa? Kenapa kau masuk ke ruangan ku seenaknya?" tegur Jervario dengan wajah datarnya. Terlihat sekali ia tidak menyukai melihat keberadaan perempuan itu.


"Jerva, kau benar-benar lupa sama aku? Aku Angel, Jer, Angel. Aku primadona kampus saat di Cambridge, masa' kau lupa? Padahal kita beberapa kali terlibat kerja sama saat di sana, tidak mungkin kau melupakanku. Bahkan kita sempat dekat di sana. Ah, kau pasti hanya pura-pura kan? Buktinya kau menjadikan ku bintang tamu di acara perhelatan ulang tahun perusahaanmu nanti. Atau, kau khawatir istrimu melihat dan merasa insecure terhadapku?" cerocosnya bangga.

__ADS_1


Jervario mendengkus kesal, kemudian ia melipat kedua tangannya di depan dada.


"Satu ... aku merasa tidak mengenal dirimu. Meskipun seandainya kita pernah kenal, aku yakin itu hanya sebatas kenalan, tak lebih. Kedua, aku tidak peduli dengan siapa dirimu, dari mana asalmu, apa hubungan kita sebelumnya, aku tak peduli. Tiga, aku tidak mau berurusan dengan perempuan seperti dirimu. Dengar, kau bisa berada di sini bukan karena kemauanku, melainkan undangan dari tim kreatif. Sebelum aku berbuat kasar, lebih baik segera keluar dari ruanganku. Keberadaanmu hanya membuat mataku sakit, kau paham!" Sentak Jervario tanpa peduli sedikit pun Angelica akan tersinggung atau tidak. Ia hanya berbuat sebagaimana mestinya, bersikap tegas dan tidak plin plan.


"Jervario, jaga bicaramu! Apa begini cara pria terhormat bicara dengan seorang perempuan?" Raung Angelica merasa tersinggung dan sakit dengan kata-kata Jervario.


"Segera keluar! Atau kau mau aku panggilkan sekuriti untuk mengusirmu?" tegas Jervario dengan sorot mata tajam dan mengintimidasi.


"Jervario, kau tidak bisa mengusirku seperti ini! Aku ini bukan sembarang artis dan aku adalah bintang tamu di acara besar perusahaanmu nanti, seharusnya kau memperlakukanku dengan baik, bukan bersikap kejam seperti itu. Lagipula ada yang ingin aku bahas denganmu," tutur Angelica lembut. Ia berusaha untuk meraih simpati Jervario agar tidak mengusirnya.


"Kau mengerti bahasa manusia, bukan? Kalau kau mengerti, lekas keluarlah dari sini. Urusanmu bukan dengan ku, tapi tim kreatif," tutur Jervario dingin. Cukup sudah, ia sudah tak mampu menahan diri lagi. Perempuan di hadapannya ini sungguh keras kepala.


Tak lama kemudian, 2 orang petugas keamanan datang ke ruangan Jervario.


"Usir perempuan ini dari ruanganku sekarang juga," titahnya pada kedua sekuriti itu. "Dan kau," tunjuknya pada Dario, "jangan biarkan perempuan ini masuk kembali ke ruanganku! Aku tidak memiliki urusan sama sekali dengannya," tegas Jervario yang langsung diangguki Dario.


Kemudian kedua sekuriti itu pun meminta Angelica agar segera keluar dari ruangan Jervario. Tapi Angelica menolak, tidak terima diperlakukan tidak baik seperti itu. Bila biasanya ia selalu disambut dengan ramah dan tangan terbuka, tapi di ruangan itu ia justru mendapatkan penolakan dan pengusiran. Padahal dirinya memiliki kerja sama dengan perusahaan Jervario, tapi Jervario tidak peduli.


Karena terus memberontak, Angelica pun diseret secara paksa keluar dari perusahaan itu.


'Awas, saja kau Jervario! Tunggu saja pembalasanku!' batin Angelica tidak terima dipermalukan seperti itu.


Sementara itu, di dalam ruangan Jervario, laki-laki itu tampak sedang murka dengan tim kreatifnya yang tidak mengkonfirmasi lagi untuk menggunakan Angelica sebagai bintang tamu di acara ulang tahun perusahaannya nanti.

__ADS_1


Sebenarnya Jervario masih ingat siapa itu Angelica. Selama di Amerika, perempuan itu memang selalu gencar mendekatinya. Jervario merupakan tipe laki-laki yang risih dengan sikap perempuan yang mengejar-ngejar, tentu saja membuatnya selalu menghindar. Ia tak tahu, perempuan itu akan memanfaatkan kerja sama perusahaan mereka untuk kembali mendekatinya. Jervario yang memang tidak menyukai keberadaannya dan juga tak ingin menimbulkan kesalahpahaman pada sang istri, tentu saja tak ingin bersinggungan sedikitpun dengan Angelica.


Tim kreatifnya meminta maaf dan akan membuat perjanjian ulang agar Angelica tidak macam-macam lagi. Tapi Jervario yang sudah murka, justru meminta tim kreatif mengkaji ulang perjanjian untuk kemudian memutuskan segala kerja sama itu dan mencari artis pengganti yang memiliki attitude baik. Bukan hanya sekedar di layar kaca, tapi sehari-hari.


"Tapi pak, bila kita memutuskan perjanjian begitu saja, kita harus membayar pinalti yang cukup besar," ujar kepala tim kreatif membuat Jervario memicing tajam.


"Aku lebih baik menanggung kerugian besar daripada melihat keberadaan perempuan tak tahu malu itu di acaraku," ucapnya dingin membuat kepala tim kreatif itu tertunduk takut.


"Ba-baiklah, pak kalau begitu. Kami akan segera melaksanakannya," jawabnya gugup.


Sontak saja, Angelica murka saat perjanjian kerja sama mereka diputuskan sepihak oleh perusahaan Jervario. Ia memang meraup keuntungan yang besar atas putusnya kerja sama itu, tapi ia merasa begitu terhina dan tidak terima. Angelica pun segera memutar otaknya, mencari cara untuk membalas perbuatan Jervario padanya.


...***...


Pagi-pagi sekali, jagad dunia maya dihebohkan dengan beredarnya foto-foto ranjang seorang pengusaha dengan inisial JT dengan seorang artis ternama berinisial AM. Sontak saja foto-foto tersebut menjadi buah bibir hampir di setiap media maupun akun gosip dan para pengghibah.


Hal tersebut diperkuat dengan pengakuan sekaligus klarifikasi serta permohonan maaf dari artis berinisial AM tersebut. Ia mengaku ia tidak tahu bagaimana foto-foto pribadinya bisa tersebar sebab ponselnya telah hilang sejak beberapa hari yang lalu. Ia juga meminta maaf pada istri sang pengusaha karena foto-foto tersebut diambil beberapa hari sebelum mereka menikah. Setelahnya, mereka pun berpisah atau lebih tepatnya ia ditinggalkan begitu saja oleh sang pengusaha. Secara tidak langsung artis tersebut mengatakan bahwa sang istri pengusaha lah yang merebut kekasihnya dan merusak hubungan mereka.


Netizen yang begitu mudah dipengaruhi dan termasuk para fans fanatik pun berduyun-duyun mencemooh si istri sebagai pihak ketiga penyebab retaknya hubungan sang artis dan sang pengusaha. Bahkan mereka langsung menebak siapa pengusaha tersebut sebab ada salah satu foto yang menampakkan wajah sang pengusaha dari samping. Alhasil, akun sosial media sang pengusaha dan istrinya pun diserang para pembully dengan berbagai cacian dan makian serta umpatan tak beralasan.


...***...


Mohon maaf, bukan Raniah yang jadi tersangka. 😂

__ADS_1


...HAPPY READING 🥰🥰🥰...


__ADS_2