
"Key, sebenarnya siapa wanita gila ini? Kenapa dia harus mengaku-ngaku sebagai istrimu?" tanya wanita itu penasaran.
Kemudian Keanu mendekati Aster lalu menariknya ke dalam pelukannya "Jaga mulutmu, Yunna Lim. Dia bukan wanita gila, karena wanita ini memang istriku!!"
Yunna menyipitkan matanya dan menatap Keanu dengan pandangan tak percaya. "Apa kau bilang, dia istrimu?" Yunna mengulangi kata-kata Keanu. Kemudian Yunna menggeleng sambil tersenyum meremehkan. "Tidak mungkin, Kau hanya mengatakan omong kosong saja kan?"
"Dia tidak mengatakan omong kosong!! Keanu dan aku memang sudah menikah. Dan sekarang aku sedang mengandung anaknya," sahut Aster menimpali. Kemudian dia mendekati Yunna. "Ah, pasti kau adalah mantan istriku Keanu yang meninggalkannya beberapa tahun lalu, kan." Tuding Aster sambil mengacungkan tangannya di depan muka Yunna.
Dengan kasar Yunna menepis tangan Aster dari depan wajahnya. "Jauhkan tangan kotormu dari wajahku!!" pintanya.
Kemudian Keanu menarik Aster dan menjauhkan wanita itu dari mantan istrinya. Posisi Keanu dan Yuna saling berhadapan. "Aku tidak memiliki banyak waktu, jadi katakan saja ada perlu apa kau datang kemari?"
Tanpa mengatakan apapun, Yunna mendekati Keanu lalu memeluknya dengan erat. Dan membuat Aster sedikit tersisih dari samping Keanu. "Key, aku merindukanmu. Sangat-sangat merindukanmu, dan aku pulang untukmu." Ucap Yunna dan semakin mengeratkan pelukannya.
Yunna menutup matanya rapat-rapat, pelukannya semakin erat, dan kepalanya bersandar pada dada bidang Keanu. Aster yang menyaksikan pemandangan itu pun merasa tidak nyaman. Dia hendak pergi dari ruangan Keanu tetapi dihentikan olehnya. Keanu menahan pergelangan tangan Aster ketika wanita itu melewatinya.
Lantas Aster menoleh dan membuat matanya dan Keanu saling bersirobok. Pria itu menatapnya dengan datar, namun menyiratkan makna yang dalam, seolah-olah dia berkata tetap disini dan jangan pergi. Kurang lebih begitulah arti tatapan Keanu ketika menatap mata Hazel itu.
Dengan kasar Keanu melepaskan pelukan Yunna hingga wanita itu terhubung ke belakang. Yunna mengangkat wajahnya dan menatap Keanu tak percaya, dia sungguh-sungguh tidak percaya jika Keanu akan bersikap kasar padanya.
"Keanu, kau~" seru Yunna tertahan, dia tak melanjutkan ucapannya dan tetap menatap Keanu dengan tatapan yang sama.
"Jika kau sudah tidak memiliki urusan apapun lagi disini, sebaiknya cepat pergi. Dan satu hal lagi, jangan coba-coba untuk datang kembali ke kantor ini, karena aku sudah tidak Sudi lagi bertemu denganmu!!" ucap Keanu menegaskan. "Keluarlah, aku masih banyak pekerjaan,"
__ADS_1
Yunna menggeleng. "Aku tidak akan pergi!! Keanu, jauh-jauh aku datang kemari hanya untuk bertemu denganmu. Bahkan aku sampai membohongi suamiku supaya dia mengijinkanku pergi ke Korea, tapi setelah tiba disini kau malah mengusirku? Apa sedikitpun tidak ada artinya pengorbananku ini bagimu?!" ujar Yunna sambil menatap Keanu dengan sendu.
Aster mengepalkan tangannya dan mendesah berat. Lalu pandangannya bergulir pada Yunna. "Apa kau sudah tidak memiliki rasa malu? Dulu kau yang mencampakkan dan meninggalkannya, tapi sekarang tiba-tiba kau datang dan mengatakan sangat merindukannya. Apa menurutmu ini pantas?"
"Tentu saja pantas!!" Yunna menyeka cepat. "Aku dan Keanu pernah saling mencintai, bahkan kami berdua berjanji untuk tetap bersama sampai tua. Dan hanya karena kesalahan kecil yang aku lakukan, dia tidak mau menerimaku kembali? Padahal untuk sampai disini aku penuh perjuangan yang tidak mudah!!" ujar Yunna.
Aster menyeringai mendengar ucapan wanita itu, dia menatap Yunna dengan tatapan meremehkan. "Kau benar-benar menggelikan. Sebagai seorang wanita, apa kau sudah tidak memiliki harga diri lagi? Setelah semua yang kau lakukan padanya, sekarang kau mengatakan tentang pengorbanan. Lalu apa menurutmu itu pantas...?!"
Aster menjeda sejenak. "...Ingat, pakaian yang telah rusak akan sangat sulit untuk dikembalikan seperti sedia kala, begitupun dengan hati dan perasaan seseorang. Untuk itu sebaiknya pikirkan dulu sebab akibat sebelum kau melakukan sesuatu!! Key, jika dia tidak mau pergi, sebaiknya kita saja yang pergi," Aster meraih tangan Keanu dan membawanya pergi dari ruang kerjanya Meninggalkan Yunna yang masih bergeming di tempatnya.
Yunna mengepalkan tangannya . Dia benar-benar tidak menyangka jika seseorang akan membungkamnya hanya dengan kata-kata saja. Tapi bukan berarti Yunna akan menyerah begitu saja. Dia tidak akan menyia-nyiakan kedatangannya dengan sia-sia. Setidaknya dia harus bisa mendapatkan keturunan dari Keanu.
.
.
"Ahh, kenapa tiba-tiba jadi panas sekali," ucap Aster sambil mengibaskan tangannya di depan wajah dan dadanya.
Keanu menatapnya dengan bingung. "Kau baik-baik saja?" ucapnya memastikan
Wanita itu mengangguk. "Ya, aku rasa," jawabnya menimpali. "Di depan sana ada kedai ice cream, sebaiknya antarkan aku ke sana." Pintanya lalu beranjak dari hadapan Keanu dan meninggalkannya begitu saja.
Keanu mendesah berat. Mau tidak mau dia menyusul Aster yang lebih dulu meninggalkannya. Dan tepat ketika Aster hendak menyeberang jalan, sebuah mobil tiba-tiba melaju kencang ke arahnya, membuat Keanu terkejut bukan main. Dengan cepat dia berlari ke arah Aster lalu menariknya ke tepi jalan.
__ADS_1
"Omo!!" dan membuat wanita itu terkejut bukan main.
"Kau sudah bosan hidup, ya?! Kenapa kau ceroboh sekali jadi orang?! Bagaimana jika mobil itu sampai menabrak dan melindas tubuhmu, bisa-bisa kau malah jadi daging cincang!!" bentak Keanu dengan suara meninggi.
Aster mengusap dadanya naik turun. "Aku benar-benar tidak sadar jika ada mobil yang melaju kencang ke arahku, tapi Untunglah ada kau tepat waktu, karena jika tidak ada apa yang akan terjadi padaku," ujarnya panjang lebar.
Keanu menghela napas. Tanpa berkata apa-apa, dia beranjak dari hadapan Aster dan meninggalkannya begitu saja. "YAKK!! Keanu, tunggu!!"
.
.
Yunna meninggalkan kantor Keanu dengan perasaan marah. Semua tak seperti yang dia harapkan. Saat ini Yunna sangat-sangat marah, dia ingin memaki-maki orang untuk meluapkan kemarahannya. Keanu menolaknya, bahkan sekarang dia sudah menemukan penggantinya dan menurut Yunna itu sangatlah tidak adil.
"Nona, kenapa Anda terlihat kesal?" tanya sopir Yunna saat melihat wajah muram majikannya.
"Cari tahu informasi tentang wanita yang bersama, Direktur Xiao. Aku ingin malam ini juga kau mendapatkan data-datanya!" pinta Yunna.
Sang sopir itu pun menganggukkan kepalanya."Baik, Nona." Jawabnya.
Yunna mengepalkan tangannya dia tidak akan membiarkan wanita itu mendapatkan Keanu, bagaimana pun caranya dia akan memisahkan mereka berdua. Dan Yunna akan menghalalkan segala cara untuk bisa mendapatkan Keanu kembali, meskipun itu dengan cara yang licik.
.
__ADS_1
.
Bersambung