Benih Titipan Tuan Muda

Benih Titipan Tuan Muda
Season 2: Kepulangan Celine


__ADS_3

Di sebuah ruangan yang di dominasi warna putih. Terlihat seorang gadis sedang mematut dirinya di depan cermin. Tubuh rampingnya dalam balutan gaun hitam yang kontras dengan kulit putihnya yang sehalus porselen. Wajah cantiknya dipoles i make up tipis yang membuat kecantikannya terkesan natural


"Aku mencari mu kemana-mana, ternyata kau ada di sini, Sayangku." Sepasang tangan kekar melingkari perutnya dari belakang. Aster menoleh dan mendapati Keanu memeluknya dengan erat. Kemudian bibirnya mulai mengecupi setiap inci punggung dan bahu terbuka itu.


"Apa yang kau lakukan? Jangan seperti ini, Key. Bagaimana jika anak-anak tiba-tiba masuk dan melihatnya?" keluh Aster sambil berusaha melepaskan pelukan Keanu.


Namun pria itu tidak menghiraukannya. Dia tetap mengecupi setiap inci tubuh Aster yang terbuka. seperti leher dan bahunya "Kenapa hari ini kau begitu cantik, apa yang membuat hari ini begitu spesial?" tanya Keanu penasaran.


Aster melepaskan pelukan Keanu kemudian berbalik badan dan menatap suaminya itu dengan pandangan tak percaya. "Apa kau lupa jika hari ini putri kita akan pulang dari luar negeri? Dan aku berdandan untuk menyambut kepulangannya." Jawab Aster.


Keanu menepuk jidatnya. Bagaimana dia bisa lupa jika putri kesayangannya hari ini akan pulang dari luar negeri. Bukan putri kandung mereka melainkan anak yang mereka adopsi dari panti asuhan. Aster yang ingin sekali memiliki anak lagi, akhirnya memutuskan untuk mengadopsi seseorang anak perempuan dari panti asuhan.


Aster dan Keanu sangat menyayanginya serta memperlakukan dia layaknya putri kandung mereka sendiri. Namun tidak dengan Ken, rasa tidak suka Ken tunjukkan sejak dia pertama kali menginjakkan kakinya di kediaman Xiao. Pada saat itu usia Ken baru menginjak 7 tahun , sedangkan putri angkat Keanu dan Aster baru lima tahun.


"Astaga, aku lupa. Ya, sudah. Aku siap-siap dulu, setelah ini aku akan pergi ke bandara untuk menyambut kepulangan Celine." Ucap Keanu dan di balas anggukan oleh Aster.


Aster sudah tidak sabar untuk segera bertemu dengan Celine, sudah lebih dari satu tahun dia tidak bertemu dengan putrinya itu. Dikarenakan Celine kuliah di luar negeri dan selama satu tahun dia tidak pulang ke Korea untuk mengunjungi kedua orang tua angkatnya.


xxx


Denting suara pesan yang .asuk ke ponselnya sedikit menyita perhatian Ken dari laptopnya. Ken mengangkat alisnya, dia bertanya-tanya kenapa tiba-tiba ibunya mengirim pesan singkat padanya. penasaran apa isi pesan tersebut. Ken pun segara membukanya.


"Celine, akan kembali hari ini. Sebaiknya jangan pulang sampai larut malam. Mama, tidak mau tahu pokoknya dan tidak menerima alasan apapun. Pulang sebelum jam makan malam!!"


Ken mendecih sinis. "Cih, kenapa berlebihan sekali. Memang kenapa jika baru pulang dari luar negeri? Memangnya perlu ya sampai berlebihan seperti itu?" ujar Ken menggerutu.


Ken benar-benar tidak mengerti kenapa orang tuanya begitu menyayanginya, jelas-jelas Celine hanya putri angkat dan tidak ada hubungan darah dengan mereka berdua.

__ADS_1


Bukan tanpa alasan kenapa Ken sangat tidak menyukainya. Sejak kedatangan Celine, perhatian kedua orang tuanya jadi terbagi dua. Kehidupan Ken bisa dikatakan berubah 180° sejak kedatangan Celine di dalam keluarganya.


Dan sejak saat itu Ken menjadi sangat membencinya, apalagi kedua orang tuanya yang selalu memberikan perhatian lebih padanya. Ken mengetik pesan balasan yang kemudian dia kirimkan pada ibunya.


"Aku tidak janji karena pekerjaanku di kantor lumayan menumpuk!!"


Dan setelah mengirim pesan singkat tersebut. Ken mematikan ponselnya supaya tidak ada lagi yang mengganggunya ketika sedang bekerja. Di bandingkan harus pulang dan bertemu dengan adik angkatnya yang jelas-jelas tidak dia sukai, lebih baik dia menghabiskan waktunya di kantor untuk bekerja.


xxx


Ting...


Aster beranjak dari depan kompornya yang menyala saat mendengar denting ponselnya berbunyi yang menandakan ada pesan masuk. Rupanya pesan balasan dari Ken. Aster pun membuka pesan singkat itu dengan antusias.


"Aku tidak janji karena pekerjaanku di kantor lumayan menumpuk!!"


"Mama, tidak ingin mendengar alasan apapun. Bisa tidak bisa pokoknya kau harus pulang!! Titik tanpa koma," kemudian Aster mengirim pesan itu pada Ken.


Namun pesannya tidak terbaca dan hanya centang satu. Yang menandakan ponsel Ken sedang tidak aktif. Untuk memastikannya, Aster mencoba menghubungi Ken dan nomornya ternyata tidak aktif dan di luar jangkauan.


"Yakk!! Kenapa dia malah mematikan ponselnya, benar-benar cari mati anak ini." ucap Aster dengan geram.


"Nyonya, Ada apa? Kenapa Anda berteriak?" tanya pelayan yang membantu Aster di dapur.


Wanita itu mengambil nafas panjang dan menghilangnya. Aster menggeleng. "Tidak apa-apa lanjutkan saja pekerjaan kalian," ucapnya menimpali. Aster meletakkan ponselnya tempat semula dan melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda.


Astra sangat menyayangkan sikap Ken terhadap Celine. Dia tidak tahu kenapa putranya itu sangat membenci Celine yang jelas-jelas tidak pernah bersalah padanya. Ken selalu bersikap dingin padanya, dan itu membuat Aster merasa sangat sedih.

__ADS_1


"Semoga saja suatu saat nanti mereka bisa saling menyayangi." ucapnya membatin.


Dua pelayan yang membantu Aster saling bertukar pandang. Meskipun mereka sama-sama penasaran kenapa Nyonya tiba-tiba berteriak kesal, namun tidak ada satupun dari mereka ada yang berani bertanya dan melewati batasannya. Mereka kemudian melanjutkan pekerjaannya.


xxx


"CELINE, DI SINI!!"


Keanu melambaikan tangannya saat melihat kedatangan Celine. Setelah menunggu lebih dari 30 menit, akhirnya si putri tercinta tiba juga. Gadis itu tersenyum lebar sambil merentangkan tangannya dia berlari menghampiri Keanu dan memeluknya.


"Papa, aku merindukanmu." ucap Celine sambil mengeratkan pelukannya.


"Papa, juga sangat merindukanmu, Nak." jawab Keanu sambil membalas pelukan Celine.


Satu tahun tidak bertemu, banyak sekali yang berubah pada Celine. Saking drastisnya perubahan gadis itu, sampai-sampai Keanu hampir tidak mengenali putrinya sendiri.


Dan perubahan besar pada Celine adalah dia yang mau memakai Dress dan memanjangkan rambutnya. Sekarang dia menjadi sosok yang sangat feminim dan tidak tomboi lagi.


"Kenapa Papa memperhatikanku seperti itu? Tak ada yang salah dengan penampilanku?" tanya Celine memastikan. Dia bingung kenapa ayahnya terus menatapnya.


Keanu menggelengkan kepala. "Sama sekali tidak, hanya saja Papa hampir tidak mengenalimu karena perubahan drastis ini. Itu semua tidak penting, sebaiknya kita pulang sekarang karena Mamamu sudah tidak sabar untuk cepat-cepat bertemu denganmu." Ujar Keanu.


Celine mengangguk. "Baiklah, ayo pulang sekarang." Dia memeluk lengan Keanu dan keduanya meninggalkan bandara. Celine juga sudah tidak sabar untuk segera bertemu dengan ibunya, dia sangat merindukan Aster seperti wanita itu merindukannya.


xxx


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2