
Hasil tes membuktikan jika Celine benar-benar putri kandung Bella. Bukannya bahagia akhirnya bertemu dengan ibu kandungnya, yang Celine rasakan justru sebaliknya, kebahagiaan tak terlihat sedikitpun dari raut wajahnya, ekspresinya sama seperti Aster yang tampak tidak senang.
Namun hal berbeda justru ditunjukkan oleh Bella , dia tersenyum lebar dan merasa menang setelah melihat hasil tes DNA yang menyatakan jika ia dan Celine adalah ibu dan anak.
"Bagaimana? Bukankah aku sudah mengatakan sejak awal pada kalian semua jika dia adalah putriku, kenapa kalian malah mengatakan ini dan itu tentang diriku? Ingat, darah itu lebih kental daripada minyak, jadi aku yang lebih berhak atas dia dibandingkan kalian semua!!" ujar Bella dengan seringai yang sama.
Aster menatap wanita itu dengan pandangan tajam dan menusuk. "Hasil tes tidak bisa merubah apapun, dia adalah putriku dan kau tidak berhak atas dia karena aku adalah ibunya!! Dan jangan pernah berharap aku akan melepaskan putriku untukmu," Aster mengatakan dengan tegas pada Bella jika Celine adalah putrinya. Tidak ada yang lebih berhak atas dia dibandingkan dirinya dan Keanu.
"Terserah kau mau bilang apa. Tapi fakta tidak bisa di rubah jika Aku adalah ibu kandungnya. Untuk itu aku yang lebih berhak atas dia dibandingkan kalian semua. Celine, ayo Nak. Kau ikut bersama, Mama." Bella meraih tangan Celine dan mengajaknya untuk pergi bersamanya.
Bella menoleh saat merasakan ada yang salah. Ternyata Celine tidak bergerak satu inci pun, dia tetap berdiri pada posisinya dan menatap Bella dengan tatapan tajam mematikan. Kemudian Celine menyentak tangan Bella dengan kasar hingga genggaman tangannya terlepas. Bella menatap Celine dengan pandangan bertanya.
__ADS_1
"Celine, Apa yang kau lakukan? Kenapa kau menyentak tangan Mama dan tidak bergeming sedikitpun? Ayo Nak, kita pergi. Mama, akan membawamu pulang ke rumah kita, rumah yang akan kita tinggali dengan bahagia." Bella mengajak Celine untuk ikut pulang bersamanya, namun dia malah menolaknya.
"Jangan pernah memaksaku untuk ikut pulang denganmu!!" ucap Celine menegaskan.
Bella menatap Celine. "Celine, Mama benar-benar tidak mengerti dirimu, aku adalah Ibu kandungmu tapi kenapa kau lebih memilih orang lain?! Apa kau waras?" Bella mulai hilang kesabaran atas penolakan Celine. Dia benar-benar tidak mengerti dengan gadis itu.
Celine merebut hasil tes DNA dari tangan Bella lalu merobeknya. "Celine, apa-apaan kau ini? Kenapa kau malah merobek hasil tes DNA nya?!" bentak Bella dengan emosi.
Alhasil sebuah tampparan keras mendarat mulus pada pipi kanannya. Saking kerasnya tamparran tersebut, sampai-sampai membuat wajah Celine menoleh ke samping. Dan apa yang Bella lakukan mengejutkan semua orang yang ada di ruangan tersebut, Aster terutama.
Tidak terima putrinya di tamparr oleh Bella. Aster menghampiri Bella dan balas menampar pipinya, Tamparan Aster jauh lebih kuat dari tamparran Bella tadi. Sampai-sampai membuat bibir Bella robek dan mengeluarkan darah .
__ADS_1
"Berani-beraninya kau menamparr putriku, apa kau sudah bosan hidup?!" Aster menatapnya dengan marah. Dia benar-benar tidak terima dengan apa yang Bella lakukan pada putrinya.
Bella memegangi pipinya. Tatapannya begitu tajam ketika dia memandang Aster. "Dan kau sekali menyentuhku, apa kau tidak tahu siapa aku?!" Bella tidak mau kalah, dia berusaha membalas tamparran Aster, namun berhasil di tangkap olehnya.
"Jangan pernah menyentuhku dengan tangan kotor mu!!" pinta Aster tanpa mengakhiri pandangannya.
Tidak ada Keanu maupun Ken. Karena mereka berdua masih ada di kantor. Bagaimana nasib Bella jika Keanu ada di sana dan melihat dia menampar putrinya. Mungkin saja iblis dalam dirinya yang telah lama hibernasi akan terbangkitkan kembali, dan mungkin juga Keanu berubah menjadi sosok yang sangat menyeramkan dan berbahaya.
"Oh, jadi dia putrimu yang kau bicarakan itu?! Dia cantik, aku suka dan dia sebanding dengan hutang-hutangmu padaku!!"
xxx
__ADS_1
Bersambung