Broken Wedding

Broken Wedding
57


__ADS_3

selesai dengan pemakaman bara raya langsung pamit kepada raffael dan kedua orang tuanya dengan alasan akan bekerja namun kenyataannya raya akan kembali ke rumah mertuanya untuk pamit kepada mama yeni dan anita


raya memutuskan untuk tinggal kembali bersama dengan bunda lena dan ayah burhan setelah raya merasakan rasa sakit hati yang mendalam atas perlakuan nenek sukma tadi pagi kepadanya


flashback on


"hari ini kamu kerja?" tanya eza


"kerja" jawab raya


"aku gak nganter gak apa- apa ya? soalnya takut telat kantor kita kan gak searah" ucap eza membuat raya mendengus


"gak masalah, ojek online masih ready buat antar jemput aku" sahut raya ketus


"jangan ketus gitu dong, kita kan baru baikan masa ribut lagi aku capek kalau hubungan kita kayak gini terus"


"aku lebih capek lagi, hubungan kita semakin hari terasa semakin hambar gak asik"


eza tidak mau merespon kembali ucapan raya karena bisa berujung percekcokan di pagi hari kalau sama-sama keras kepala


eza dan raya akan berangkat menuju tujuan masing-masing setelah berpamitan kepada semua orang rumah termasuk nenek sukma namun hati raya sangat terluka saat ingin menyalami tangan nenek sukma, nenek sukma malah menepis tangan raya dengan kasar seperti akan terkena sesuatu yang menjijikan


"masih berani tinggal disini ya kamu setelah lancang maki-maki nenek" celetuk nenek sukma yang hanya terdengar oleh raya


"maaf nek" ucap raya lirih


"kalau kamu masih punya muka sih seharusnya pergi dari sini ya, eza juga udah gak peduli lagi kan sama kamu? cuma yeni dan si anita yang peduli sama kamu tapi kamu harus ingat yeni di sini tidak berkuasa apapun nenek yang punya rumah ini, nenek bisa mengusir siapa saja dari rumah ini termasuk kamu" ucap nenek sukma membuat harga diri raya jatuh-sejatuhnya


raya tidak kembali membalas ucapan nenek sukma dada nya terasa sangat sesak mendengar ucapan nenek sukma yang begitu menusuk hati raya, raya sangat sadar jika sejak awal nenek sukma tidak menginginkannya tinggal di rumah itu apalagi setelah kejadian dimana raya dan eza bertengkar malam itu dan dengan sengaja raya melawan nenek sukma di hadapan mama yeni


sekarang nenek sukma semakin membencinya dan mengusir raya dari rumah itu dengan sindiran halus


di dalam perjalan tak henti-henti raya menangis menumpahkan rasa sakitnya terhadap nenek sukma


dengan tangan sedikit bergetar raya mengirim pesan kepada eza bahwa malam ini raya akan pulang ke rumah bunda lena tanpa memberikan alasan yang jelas


flashback off

__ADS_1


raya memastikan terlebih dahulu jika nenek sukma tidak sedang berada di rumah pagi itu, raya mengirim pesan kepada anita yang hari itu memang tidak berangkat bekerja, raya sengaja menanyakan keberadaan mama yeni sebelum pulang ke rumah


setelah mendapatkan balasan dari anita yang mengatakan jika mama yeni ada di rumah raya langsung pulang dan berniat ingin mengemasi sebagian barang-barangnya


"ray kamu kok pulang lagi nak ada yang ketinggalan?" tanya mama yeni melihat raya kembali ke rumah


"engga ma, ada sesuatu yang mau raya bicarakan sama mama" jawab raya dengan raut wajah yang sangat serius


"ada apa nak?" tanya mama yeni penasaran


dengan berat hati raya menceritakan kejadian tadi pagi saat raya akan berpamitan kepada nenek sukma, bukan maksud raya ingin mengadu tapi saat ini raya benar-benar sudah tidak sanggup lagi berada di rumah yang sudah seperti neraka baginya


mama yeni sangat sedih karena hubungan raya dan nenek sukma sampai seperti ini, mama yeni juga tidak menyalahkan raya sepenuhnya dalam masalah ini mama yeni sadar jika selama ini nenek sukma terlalu ikut campur urusan rumah tangga eza dan raya tentu saja hal itu membuat raya tidak nyaman


"kamu sudah bilang sama eza?" tanya mama yeni


"belum ma, raya cuma bilang malam ini raya akan menginap di rumah bunda biar nanti saja raya cerita kalau ketemu langsung sama eza" jawab raya jujur


"kamu yang sabar ya, mama minta maaf belum bisa jadi mertua yang baik buat kamu posisi mama serba salah disini ray biar nanti mama akan pikirkan jalan terbaik untuk masalah kalian"


raya dan mama yeni larut dalam kesedihan mereka, raya tidak menyangka jika permasalahan dalam rumah tangganya semakin rumit bukan hanya karena eza saja tapi nenek sukma pun ikut andil dalam retaknya pernikahan eza dan raya


jika sudah begini raya semakin sulit untuk mempertahankan rumah tangganya


"kamu pasti belum sarapan kan sayang, sarapan dulu mumpung nenek masih pengajian pulangnya nanti siang"


semakin sedih saja hati raya mendengar ucapan mama yeni, raya sama sekali tidak menyangka jika sekedar ingin makan saja harus sembunyi-sembunyi


miris sekali


raya yang memang sangat lapar akhirnya makan terlebih dahulu di temani oleh mama yeni


anita pun keluar dari kamarnya karena samar-samar mendengar suara kakak iparnya


anita menghampiri raya yang baru saja selesai sarapan


"kak kok pulang lagi? gak jadi kerja?" tanya anita

__ADS_1


"engga nit, kakak mau beresin barang dulu"


"barang apa?"


"kakak mau tinggal di rumah bunda untuk sementara waktu"


"kenapa?" tanya anita sedih


"nanti biar mama yang jelaskan sekarang bantu kakak kamu berkemas nit sebelum nenek pulang" titah mama yeni


anita semakin penasaran saja tentang apa yang sebenarnya terjadi namun bertanya lebih jauh lagi anita takut menyinggung perasaan raya, anita memutuskan untuk bertanya nanti kepada mama yeni


raya hanya membawa beberapa bajunya saja, karena di rumah bunda masih banyak baju raya yang dia tinggalkan saat akan pindah ke rumah ini


"kamu jaga diri baik-baik ya, kalau ada apa-apa segera hubungi mama" ucap mama yeni


"pasti ma, nanti mama dan anita sesekali main ke rumah bunda ya" pinta raya


"insyaAllah nak"


"raya pamit ya ma, mama jaga kesehatan jangan banyak pikiran"


"sabar ya sayang"


"iya ma, nit kakak pamit ya kamu sering-sering main ke rumah bunda ya"


"iya kak, kakak hati-hati ya terus berkabar sama anita ya jangan sampe engga"


"siap"


raya pergi dengan perasaan yang sulit untuk di lukiskan


ada rasa berat dalam hati raya untuk meninggalkan mama yeni dan anita tapi bertahan lebih lama pun raya akan semakin terluka


tentanh pernikahannya dengan eza biarlah nanti raya pikirkan kembali


raya merasa lega karena bisa keluar dari rumah yang selama ini sangat membuatnya tidak nyaman

__ADS_1


__ADS_2