
saat jam makan siang tiba raya langsung bergegas untuk menemui raffael di rumahnya, raya membawa bekal makanan yang sudah sengaja dia siapkan sejak pagi tadi
tak lupa raya meminta ijin kepada haris untuk pulang terlebih dahulu karena permintaan raffael beruntung semua pekerjaan raya sudah selesai sehingga raya tidak perlu merepotkan tari untuk menghandle pekerjaannya
raya berjalan menuju parkiran dimana motornya berada namun raya melihat seseorang yang sama sekali tidak dia harapkan datang kembali dalam hidupmya tiba-tiba sudah menunggu raya di parkiran
"raya aku mau bicara" ucap orang itu
"tidak ada lagi yang harus kita bicarakan" sahut raya tanpa menatap orang yang mengajaknya bicara
"aku mohon kasih aku kesempatan kali ini saja, hanya sebentar" mohon pria itu dengan wajah memelas
raya menatap malas kepada sosok pria yang sedang berdiri di hadapannya, sosok pria yang sudah menorehkan luka paling dalam di hidupnya selama ini
raya tidak mengerti kenapa pria itu tiba-tiba datang lagi setelah satu tahun perceraian mereka bahkan tepat di saat mereka resmi bercerai beberapa bulan yang lalu pria itu sama sekali tidak mengucapkan kata maaf padahal dia sadar begitu banyak kesalahan yang sudah dia lakukan sampai membuat hidup raya menderita bahkan sekedar untuk mengembalikan raya kepada kedua orang tuanya pun tidak
"mau ngomong apa?" tanya raya sinis
"maaf, aku minta maaf raya aku menyesal sangat menyesal" ucap eza membuat raya tersenyum sinis
"maaf untuk apa? maaf untuk kesalahan yang mana?" tanya raya menatap eza penuh kebencian tidak ada lagi tatapan penuh cinta yang dia tunjukan untuk mantan suaminya itu
"maaf untuk semuanya, maaf untuk semua luka yang sudah aku torehkan begitu dalam di hati kamu, kamu pasti kecewa kamu pasti benci banget sama aku tapi please ray kasih aku kesempatan buat memperbaiki semuanya"
__ADS_1
"kesempatan buat apa? udahlah semua cerita tentang kita udah berakhir dan gak penting lagi buat di bahas, aku udah lupain semuanya za kita udah punya kehidupan masing-masing sekarang"
raya segera menaiki motornya dan ingin segera pergi dari hadapan eza namun tiba-tiba eza mencabut kunci motor milik raya
"mau kamu itu apa sih za?" bentak raya karena eza sudah memancing emosinya
"aku minta maaf raya aku mohon maafin aku, kasih aku kesempatan sekali saja buat memperbaiki hubungan kita aku sadar gak ada wanita yang lebih baik dari kamu bahkan dini sekalipun" ucap eza membuat raya ingin tertawa
"aku udah kasih kesempatan itu saat kita masih bersama dulu bahkan bukan hanya sekali aku ngasih kamu kesempatan tapi kamu sama sekali gak pernah nganggep keberadaan aku sama sekali ucapan aku kamu anggap hanya sebagai angin lalu malah kamu semakin menjadi bermain gila dengan istri kamu yang sekarang, apa saat itu ada rasa penyesalan di hati kamu karena dengan sengaja udah nyakitin aku za? apa saat itu kamu pernah mikir kalau aku wanita yang lebih baik dari selingkuhan kamu itu? sekarang dengan gampangnya kamu dateng minta kesempatan buat memperbaiki hubungan kita? kamu waras za?" bentak raya dengan sorot mata yang begitu tajam penuh dengan amarah
"aku salah sepenuhnya memang aku yang salah, aku terlalu bodoh untuk tahu siapa wanita yang bener-bener pantes jadi pendamping aku. aku ingin kita kembali aku janji akan memperbaiki sikap aku asalkan kamu mau kasih aku kesempatan sekali ini saja aku gak akan sia-siakan kesempatan itu" ucap eza membuat raya muak
"disaat status kamu masih suami orang dengan lantang kamu mau minta aku kembali? otak kamu dimana eza?
raya mengeluarkan semua kemarahannya kepada eza bahkan jika tidak ingat dengan dosa ingin sekali rasanya raya mencekik eza yang sama sekali tidak tahu malu itu
rasa cinta yang raya punya untuk eza dulu kini benar-benar sudah musnah berganti dengan benci dan rasa kecewa yang begitu dalam bahkan dengan eza bersujud dan meminta maaf seribu kalipun luka yang sudah eza torehkan tidak akan sembuh begitu saja
"maafin aku raya maaf, aku menyesal tolong kasih aku kesempatan" ucap eza berlutut di hadapan raya
"aku bukan sampah yang bisa kamu buang gitu aja dan dengan gampangnya kamu bisa pungut lagi, aku punya hati, aku punya perasaan"
"tolong raya kasih aku kesempatan sekali saja, aku janji akan memperbaiki semua kesalahan aku sama kamu" eza semakin berlutut di hadapan raya
__ADS_1
prankkkkkkk.......
tanpa di duga raya membanting ponselnya sampai hancur berantakan dan mungkin tidak akan bisa berfungsi lagi
eza yang merasa kaget dengan kemarahan raya menatap raya dengan netra yang sudah mengembun sangat jelas terlihat gurat penyesalan dalam dirinya namun sungguh raya tidak peduli dengan hal itu
"kamu lihat ponsel itu? hancur kan?
begitu juga dengan perasaan aku sekarang za,
mungkin bisa saja hubungan kita di perbaiki lagi tapi rasanya tidak akan sama seperti dulu sama seperti handphone itu sekalipun handphone itu di perbaiki dan kembali berfungsi pasti akan ada beberapa bagian hilang begitupun perasaan aku"
eza tertunduk lemas mendengar ucapan raya yang benar-benar membuat dirinya terpojokam dan tidak bisa berkata apa-apa
banyak pasang mata yang menyaksikan drama sepasang mantan suami istri itu namun raya sama sekali tidak peduli dengan hal itu, raya langsung mengambil kunci motornya yang tergeletak
"penyesalan memang selalu datang di akhir, pandai-pandai lah menjaga apa yang masih menjadi milik kamu jangan sampai sesuatu yang sangat berharga itu hilang dan kamu baru menyadarinya saat dia pergi menjauh, aku udah maafin kamu tapi untuk kembali memperbaiki hubungan kita seperti dulu lagi aku gak bisa, hati aku udah terlanjur sakit dan aku gak mau terluka lagi dengan orang dan alasan yang sama"
setelah mengucapkan penolakan kepada eza raya langsung pergi mengendarai motornya dengan perasaan yang tak menentu
luka yang sudah mulai kering kini harus kembali terbuka karena kehadiran eza yang mengacaukan semuanya
raya mengehentikam motornya sejenak dia ingin menormalkan kembali perasaannya sebelum menemui raffael
__ADS_1
raya tidak ingin terlihat kacau di hadapan raffael yang sudah sangat sabar menghadapi sikapnya selama ini dan sekarang sudah saatnya raya menunjukan jika dia memang benar-benar mencintai mantan sahabatnya itu