Broken Wedding

Broken Wedding
77


__ADS_3

eza meremat rambutnya frustasi sejak eza tahu bahwa dini telah membohongi dirinya selalu ada saja pertengkaran di antara mereka, eza yang merasa sangat kecewa karena sudah di bohongi oleh dini lebih melampiaskan kekesalannya untuk meminum al ko hol terbesit rasa bersalah dalam hatinya karena menilai raya begitu buruk padahal dini lah yang selama ini selalu menutupi kebu sukan nya dengan pura-pura polos seharusnya eza sadar sejak awal tidak akan ada wanita berhijab yang mau menjalin hubungan terlarang dengan suami orang namun karena memang dini berasal dari keluarga kaya raya, eza seakan menutup kemungkinan itu dan buktinya sekarang eza merasakan rasa kecewa yang begitu mendalam


"bodoh... bodoh... bodoh" teriak eza sambil meremat setir mobil yang dia kendarai begitu kuat


eza melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh tanpa arah tujuan, hidupnya memang sekarang bergelimang harta mempunyai mobil mewah, menjadi pemimpin di sebuah perusahaan dan tentunya mempunyai banyak uang seharusnya eza bahagia karena sudah mendapatkan apa yang selama ini dia inginkan tapi nyatanya eza merasakan kehampaan dalam hidupnya mama yeni dan anita sampai saat ini masih belum mau bertemu dengan eza karena merasakan kecewa yang begitu mendalam kepada eza hanya nenek sukma yang berkunjung sekali-kali untuk mengunjungi eza


sedangkan untuk perasaannya sendiri eza masih belum bisa membuka hatinya untuk dini tetap saja hanya raya yang nenempati ruang khusus di hatinya sampai saat ini, dini memang bergelimang harta dan bisa memberikan apapun yang eza mau namun dini masih belum bisa merebut hati eza yang masih terisi penuh oleh raya


berbeda dengan eza, raya yang kini sudah sedikit demi sedikit melupakan semua rasa sakit di hatinya mulai menata kehidupannya menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya


raya sangat menikmati perannya sebagai seorang janda muda yang memiliki cukup kesibukan, awalnya raya memang merasa insecure karena harus menjadi janda di usia yang masih muda namun perlahan raya mensyukuri semuanya raya selalu mengisi waktunya dengan kegiatan positif selain bekerja dan kuliah


seperti pagi ini raya berniat untuk melakukan olahraga agar bentuk tubuhnya tetap terjaga dan semakin segar bugar


raya mengendarai motornya menuju sebuah sanggar senam yang berada tidak jauh dari rumahnya


disana sudah ada tere dan sashi yang menunggu, mereka sengaja mengikuti jejak raya karena ingin mempunyai waktu lebih banyak dengan sahabatnya itu


"morning bestie, makin cerah aja nih" sapa sashi melihat raya yang tampak lebih ceria dari sebelumnya


"harus dong, semakin hari harus semakin semangat jangan males-males" sahut raya antusias


"bau-bau ada yang mulai move on nih, siap-siap kita jadi bridesmide lagi sash" goda tere menjawil dagu raya


"mikir lo kejauhan bestie, baru juga resmi ketok palu masa udah mikirin laki lagi" elak raya


"emang siapa yang larang? status lo single sekarang, siapa aja boleh deketin lo termasuk sahabat kita" ujar sashi menaik turunkan alisnya


"bisa di pertimbangkan" jawab raya menyunggingkan senyumnya


tidak dapat di pungkiri ada rasa rindu di dalam hati raya kepada raffael karena sudah hampir dua minggu ini raya tidak bertemu dengan raffael karena kesibukan raffael yang membantu perusahaan orang tuanya bahkan perusahaan eo milik raffael lebih banyak di handle oleh haris yang kini menjabat sebagai asisten pribadi raffael

__ADS_1


dua jam berlalu raya, tere dan sashi baru selesai olahraga dan ingin mengisi perut mereka yang sudah keroncongan


mereka memebersihkan diri secara bergantian di toilet yang berada di sanggar senam itu setelah selesai mereka berjalan menuju sebuah warung tenda yang menjual berbagai macam makanan berkuah


"ray itu raffael kan? sama siapa dia kok baru liat ya" tunjuk tere kepada raffael yang berjalan dengan seorang wanita cantik


"mana?" tanya raya celingak celinguk mencari keberadaan raffael


deg


tiba-tiba hatinya berdenyut ketika melihat raffael berjalan bergandengan tangan dengan seorang wanita cantik yang akan memasuki sebuah restoran


ada rasa tidak suka di dalam hati raya melihat raffael bergandengan tangan dengan wanita lain, airmuka raya langsung berubah masam kala melihat raffael sedang tertawa bersama wanita itu


"sama siapa sih? kok pake pegangan tangan segala" celetuk tere sengaja ingin melihat reaksi raya


"pacar barunya kali, kalau temen mana mungkin sampe pegangan tangan gitu" sambung sashi membuat raya semakin dongkol


"emang lo gak cemburu liat raffael jalan sama cewek lain?" tanya tere


"ngapain cemburu, terserah dia mau jalan sama siapapun" jawab raya ketus


"kalau gak cemburu kenapa jawabnya ketus gitu?" pancing sashi


"apaan sih lo, gue gak cemburu" sentak raya malah membuat tere dan sashi tertawa puas


"ya bagus lah kalau lo gak cemburu ray berarti raffael udah mulai ngebuka hatinya buat cewek lain karena terus di cuekin sama lo" ucap tere sengaja membuat raya semakin dongkol


ucapan tere benar-benar membuat mood raya anjlok, tiba-tiba timbul rasa takut jika raffael benar-benar membuka hatinya untuk wanita lain apa artinya ucapan raffael yang mengatakan jika hanya raya yang raffael mau tapi kenyataannya kini raffael malah bersama wanita lain dan terlihat begitu mesra


tanpa sadar raya meneguk minuman yang berada di atas meja sampai tandas yang entah punya siapa

__ADS_1


"wooooo kepanasan bu" sindir sashi


"haus gue" elak raya


"haus sama kepanasan beda dikit kali ya" seloroh tere tersenyum smirk


"ya beda lah"


"ngapain mesti kepanasan sih ray orang mereka cuman pegangan tangan doang bukan tidur bareng lo gak perlu cemburu gitu kali, palingan tuh cewek matanya siwer gak bisa jalan dengan bener makanya raffael pegangin tangannya" sahut tere tertawa


tanpa meladeni ucapan kedua sahabatnya raya langsung memesan soto untuk dirinya sendiri tanpa memperdulikan kedua sahabatnya yang juga sudah kelaparan


raya langsung melahap satu mangkok soto yang masih mengepul tanpa menawari kepada tere dan sashi yang melongo melihat tingkah raya


"lo pesen cuma satu ray?" tanya tere yang duduk di samping raya


"hmm" jawab raya singkat


"tega lo kita juga lapar kali" protes sashi


"pesen sendiri bisa kali" ketus raya


"lo punya dendam apa sih sama kita ray perasaan tadi lo baik-baik aja kenapa sekarang jadi sensian begini"


"suruh siapa kalian bikin gue kesel"


"lah kita salah apa?" tere dan sashi melongo pura-pura tidak mengerti padahal di dalam hati mereka bersorak senang


tere dan sashi langsung memesan menu yang sama dengan menu yang di pesan oleh raya karena perut mereka juga sama-sama keroncongan


selama menunggu pesanan mereka selesai di buat tere mengirim pesan kepada raffael jika rencana yang mereka atur sukses membuat raya terbakar api cemburu

__ADS_1


tere sudah melihat raffael yang sedang berjalan menuju warung tenda tempat mereka makan dengan sengaja tere mengajak sashi duduk di mrja teroisah dengan raya karena ingin memberikan waktu berdua bagi raya dan raffael


__ADS_2