
Resort mewah di area pantai itu jadi moment mendebarkan buat dua pasang pengantin baru yang lagi anget-angetnya. Gimana enggak anget Abang gondrong sama Tiwi memulai penerbangan mereka menuju surga dunia dengan berendam air anget dulu.
Beberapa saat yang lalu tepat pukul sembilan malam setelah acara kumpul keluarga berakhir, pasangan kembar itu menuju kamar mereka masing-masing. Abang Ondrong dan Tiwi sekarang lagi berendam di bathtub yang isinya air hangat sama taburan kelopak mawar merah. Aroma terapi di dalam kamar mandi berdinding kaca itu menebar harum bunga mawar, membangkitkan gairah yang sudah membuncah.
Di dalam bathtub dengan posisi berlawanan arah keduanya sudah berendam. Tiwi masih memakai bikini warna merah menyala sebagai pelindung area sensitifnya sementara bang ondrong sudah polos semua.
"Udah nikah loh masih malu-malu. Pegangin napa." rayu bang Ondrong sembari menarik pelan jemari lentik istrinya itu.
Waktu pertama kali ia menggenggam Jojo, Tiwi langsung merasa kayak kesetrum. Sementara bang Ondrong udah memejamkan mata menikmati sentuhan perdana istrinya di benda pamungkasnya yang sudah tegak berdiri bersama harumnya aroma mawar.
"Muat gak ya?" Tiwi bergidik ngeri sendiri sementara Aarash tertawa kecil mendengar nada bergidik istrinya itu.
"Cobain dulu, bayangin itu es krim."
Nurut Tiwi, menunduk dia. Awalnya ragu tapi kemudian naik turun usap atas usap bawah. Mengerang bang Ondrong. Enak-enak sakit, soalnya berapa kali itu Jojo kena gigi Tiwi. Gak papa, namanya masih pemula belum berpengalaman, abang maklum.
"Udah, gantian."
__ADS_1
"Mau ngapain Yang?" tanya Tiwi saat Aarash membuka kakinya lebih lebar.
"Sebelum robek spanduk, aku mau main bilyard dulu biar kamu enak. Rileks ya." ujar Aarash menenangkan.
Nurut lagi Tiwi, anak perawan dikasih sentuhan pertama dengan gerakan lembut jarinya bang Aarash, Tiwi jadi gak tahan untuk tidak bersuara.
Sambil tangannya aktif, bibirnya juga gak ketinggalan mainin kelapa muda yang lagi menegang karena sensasi b*ngsat eh dahsyat maksudnya.
Diobok-obok airnya di obok-obok, udah gak tahan ah, abang Aarash gemes lihat istrinya yang udah mendesah gak ingat dunia. Dia buka habis itu mangkuk berenda sama celana dalem bertali. Terus angkat sang pujaan hati ke atas ranjang.
Pergulatan di mulai.
Tangannya yang kekar memainkan puncak kedua benda itu dengan sesekali memelintir bikin Cheryl mengerang keras meminta gerakan lebih dahsyat lagi.
Aariz naik, membalikkan tubuh polos yang sudah sah jadi miliknya malam ini. Mereka saling menatap, terbius suasana panas yang sudah tercipta.
"Aku ya sekarang."
__ADS_1
Cheryl turun, memberi servis memabukkan pada bagian yang selama ini jadi incaran banyak perempuan, dari cabe-cabean sampe janda tanah abang.
"Aduh pinter banget sih." Neon gemas memaju mundurkan kepala Cheryl di bawah sana. Lalu tanpa panjang cerita ia mengangkat Cheryl dan menghempaskannya ke atas ranjang yang sudah teriak dari tadi buat diajak goyang.
Kembali mendaki gunung lewati lembah di dua kamar yang berbeda, abang kembar mulai masuk ke inti pertunjukkan malam ini.
"Aku pelan-pelan kok, kamu tahan ya." kata bang Ondrong sama Tiwi yang sudah menggigit bibir bawahnya.
"Kamu udah basah, aku mulai ya." kata bang Neon yang sudah mendapat izin dari Cheryl lewat kilatan gairah dari matanya.
Dan kedua wanita itu mengerang hebat ketika spanduk bersegel sudah resmi robek malam ini disertai bercak merah di atas seprai putih.
Lepas sudah perjaka dan perawan ting ting itu. Mereka saling memberi kehangatan, bergulat di atas ranjang sampai bang Ondrong dan Tiwi jatuh dari ranjang, gantian Tiwi di atas sekarang. Udah lihat itu jawara kampung emak silat di atas kasur pake gaya kupu-kupu terbang. Sedang bang Neon dan Cheryl udah mencoba berbagai gaya dari peluk bantal sambil goyang sampai peluk tiang ranjang gak ketinggalan.
"Lanjut ya. Aku masih On!" desis bang Neon sambil meraba jeruk mateng siap santap.
"Sekali lagi Yang, Jojo masih kuat."
__ADS_1
Udah gak usah pake jamu kuat segala dua-duanya gak perlu diragukan. Malam ini malam hebatnya abang kembar. Malam paling mendebarkan dan sekarang menjadi malam paling meresahkan. Udah banyak cap bibir di sekujur tubuh Tiwi sama Cheryl.
Ini malam abang kembar menggila, mereka punya hobby baru sekarang semenjak udah nikah, bercocok tanam dan berkembang biak.