
Profesi abang Neon sebagai abdi negara bikin dia rutin menjaga bentuk badan biar seragam yang dipake tetap keren dan bagus di badannya. Neon sering banget pergi ke gym bareng teman-teman seprofesinya.
Selama ini Cheryl gak pernah protes kalau dia pergi ke fitness center bareng teman-temannya, bahkan kadang di antara teman mereka ada juga polisi wanita yang ikut gabung.
Tahu lah kan ya kalau para pak pici udah masuk barengan dengan tubuh atletis menggoda iman, pasti cewek-cewek pada mupeng sampe gigit jari.
Nah, selama hamil, Cheryl jadi sensitif banget. Ditinggalin bentar sama bang Neon selain urusan kerja, dia jadi uring-uringan. Sore itu baru aja bang Neon mau melangkah keluar, Cheryl udah menghadangnya di depan pintu.
"Mau kemana?" tanya Cheryl. Mukanya galak banget siap gigit.
"Biasa lah." sahut bang Neon sambil mengikat tali sepatu sportnya yang terlepas.
"Mau fitness ya?" tanya Cheryl gelisah.
"Iya, Sayang. Kamu, kayak baru lihat aku mau pergi gym aja. Kan ini rutinitas aku tiap tiga kali seminggu. Aku berangkat ya."
Bang Neon pamitan sama istri, cipika cipiki, terus cium perut istrinya yang udah gede berisi dede bayi.
"Kamu beneran kan cuma gym doang?"
Bang Neon jadi menghentikan langkah, dia menoleh terus tersenyum dan mendekati Cheryl lagi.
"Kamu kok nanya gitu sih? Gak boleh mikir yang macem-macem ya Sayang. Aku beneran pergi fitness doang."
Akhirnya Cheryl melepas suaminya keluar apartement menuju ke fitness center dimana teman-temannya sudah menunggu.
__ADS_1
Biasanya nih, para cewek-cewek yang udah tahu para pak pici ganteng jadwal gymnya hari apa aja, mereka bakal ngambil jadwal yang sama.
Jadi deh tiap hari itu pasti fitness center jadi lebih rame dari hari biasanya. Gimana gak rame, mereka gak mau menyia-nyiakan kesempatan curi pandang tubuh berotot para pak pici yang walaupun lagi keringetan tetap aja bikin mereka pada ngiler.
"Riz, gila banyak cewek cakep." Baru aja Neon sampe, teman-temannya sudah menunjuk rombongan perempuan cantik dengan tubuh-tubuh bak model.
"Pikiran lo tuh, cewek mulu." Bang Neon menjitak temannya itu lalu mulai menyibukkan diri dengan peralatan fitness.
Setelah selesai, Mereka pada istirahat dan minum air putih, saat itulah teman SMA Neon, seorang cewek cantik dengan badan bahenol mendekati.
"Aariz ya?"
Neon noleh dong, teman-teman yang lain juga pada noleh. Secara, yang negur cewek cantik dan seksi, mana bisa ku tahan mataku ini. Begitu jerit hati para pria tampan itu.
"Melanie ya?" kata bang Neon sambil menunjuk perempuan itu. Gak jelas itu cewek masih gadis atau udah janda, karena di baju gymnya yang ketat ada tulisan 'Coba tebak, aku gadis atau janda'.
"Akhirnya, kamu inget aku juga."
Jadi deh mereka ngobrol akrab. Abang Neon malah sempat jadi trainer mendadak buat teman lama yang sekarang makin cantik dan seksi. Gitu ya bang Neon, mentang-mentang yang di rumah lagi melembung kayak balon udara, lihat teman lama yang masih seksi menggoda jadi lupa.
"Kamu tinggal dimana, Riz?" tanya Melanie sambil mengelap keringatnya.
Abang Neon bilang dong dia tinggal di apartemen sekalian nama daerah nama jalan sama nama security-security yang kerja di sana. Melanie jadi berbinar-binar. Temannya yang ganteng dan sekarang jadi polisi ternyata satu gedung apartemen dengannya. Kok mereka saling gak tahu gitu.
"Wah, kok kebetulan gini sih."
__ADS_1
"Emang lo tinggal di sana juga?" Bang Neon jadi surprise juga dong.
"Iya, wah kebetulan nih Neon, aku gak bawa mobil. Aku bisa barengan kamu pulang gak?"
Dasarnya bang Neon baik hati, tidak sombong dan suka menabung, dia iyain aja permintaan teman lama.
Mereka jadi pulang bareng. Pas pula waktu itu Cheryl lagi turun dari apartement, dia abis ngambil pesanan makanan online di bawah.
Abang Neon gak nengok pula bininya lihat dia bareng cewek cantik masuk ke besmen apartement. Terus dia cepatan ngikutin dan ngebiarin suaminya masuk duluan ke lift bareng cewek seksi itu.
Dia gak mau mikir macem-macem, walaupun dia gundah. Cheryl memutuskan balik ke apartemen mereka.
Eh pas di belokan dia gak sengaja lihat bang Neon di depan apartemen itu cewek.
"Makasih ya Aariz, aku seneng bisa ketemu kamu."
Cup. Cewek cantik teman lama itu cium pipi suaminya. Mata Cheryl memanas, dia mau nangis mau banting apa aja yang ada terus segera berbalik dan masuk ke apartement nya sendiri tanpa sempat lihat adegan selanjutnya.
"Eh kok pakek cium segala, Mel. Sorry lain kali jangan gini, gue udah punya bini."
Melanie tampak gak enak, terus dia minta maaf. Gak nyangka aja pak pici ganteng teman lama itu ternyata udah punya istri.
Pas balik ke apartemennya sendiri, bang Neon lihat bungkus makanan yang gak tersentuh. Istrinya lagi tidur membelakangi.
Tidur apaan, itu udah mewek abis satu ember airmatanya. Bininya nangeesss bang! Abang Neon belum nyadar istrinya udah mergokin dia dicium cewek lain.
__ADS_1