
Malemnya beneran kedua bumil pada ngambek. Perut mereka beneran sakit dan mulas. Walaupun sekarang sudah mereda dan gak bolak-balik ke kamar mandi lagi, tapi keduanya kompak ngambekan sama suami masing-masing.
Bang Neon yang malam itu kebetulan lagi perkasa, pengennya merayu dan dimanja malah gak dapet apa-apa. Jangankan mau jenguk goa hisap surga dunia, yang dia dapat cuma geplakan bantal kesayangan Cheryl yang udah lusuh banget bergambar winny the pooh.
Cheryl udah balik badan, baru kali ini memunggungi suaminya kalau tidur. Bikin bang Neon pusing bukan kepalang, mau sentuh dikit aja ngeri, takut bininya berubah jadi Catwoman yang siap mencakarnya tanpa ampun.
"Yang, aku minta maaf deh. Gara-gara mamang bakso aku kena juga ini." keluh Neon minta dikasihani sekalian minta jatah.
"Gak, pokoknya malem ini aku masih ngambek! Jangan ganggu, jangan pegang, jangan raba!"
"Kenapa jangan?"
"Aku masih ngambek aku gak mau nanti kalo kamu ganggu aku jadi pengen disentuh kalo kamu sentuh aku jadi pengen diraba dan akhirnya aku jadi pengen juga terus kita gak jadi ngambekan."
Apa sih Cheryl ini. Bang Neon jadi kesal juga akhirnya. Dia pengen beranjak dari tempat tidur maksudnya pengen nonton televisi aja kalo beneran gak bakal dapet jatah malam ini.
Tapi baru dia mau bangkit suara istrinya yang lagi pasang mode ngambek terdengar lagi.
"Jangan berani pergi dari zona kamu. Bobo aja yang ganteng."
Bobo ganteng apaan kalo gue lagi tegang begini mana bisa di samping elo, elonya gak kasih ngapain gue di sini?
"Iya ... duh yang lagi ngambek segitunya."
Gak ada jawaban, tapi Neon tahu pemilik goa hisap di sebelahnya itu belum juga tidur. Terus Cheryl beranjak, mau ngambil minum maksudnya cuma dia malah keselibet permadani dan akhirnya malah nyungsep ke bawah.
"Sayang kamu gak papa?" Neon nanya doang, bikin Cheryl keki.
"Kenapa gak bantuin sih? istri jatuh begini juga."
"Lho kan aku gak boleh sentuh kamu,
__ADS_1
gimana sih?"
"Oh jadi kamu mau biarin aku jatuh tanpa ditolong, gak mikirin aku emang kamu ya. Aku lagi hamil juga."
"Tapi ..."
"Udah, kamu tidur aja emang kamu gak peka." Cheryl mengibaskan rambutnya dengan lingerie melambai bikin bang Neon kesal.
"Gue gak peka apa dia yang sensitif banget ya? orang hamil begitu banget. Ngambeknya keterlaluan, bikin gue kehilangan jatah." gerutu bang Neon sambil main ponsel.
"Eeh, masih main hp. Bobo!"
"Iya-iya, duh gue beri juga lu."
"Apa?!"
"Enggak. Itu, baju kamu bagus, jaring-jaring kayak jala nelayan."
Cheryl udah mencak-mencak sambil menatap dirinya di cermin. Terus dia lihat suaminya sudah tenggelam di bawah selimut.
"Ingat ya, jangan macem-macem. Aku lagi gak mood gituan, aku mau tidur."
"Yahh ... jangan gitu dong, Sayang. Aku bisa kering."
"Noh, berendem sana pake air es."
"Kejamnya dirimu."
"Perut aku masih mules, aku juga lagi males sama kamu."
"Segitunya kamu ya sama aku."
__ADS_1
"Gak usah pasang muka sedih. Aku nanti tambah sakit perut."
"Iya Oneng, ngambeknya kamu bikin aku makin ketimpa love."
"Jangan ngerayu karena nanti aku jadi kerayu."
"Makanya kasih aku itu."
"Gak, malam ini kita bobo cantik aja."
Aarash memandang kesal istrinya itu dia jadi pengen banting bantal guling sama banting jawara kampung buat diajak duel di kasur asmara mereka. Tapi gak bisa, bang Ondrong tahu istrinya beneran lagi ngambek.
"Aku sakit perut tahu gak sih."
"Terus siapa coba yang nyuruh makan cabe gak inget apa-apa lagi."
"Jadi kamu mau nyalahin aku."
"Ya enggak Oneng, cuma kan ..."
"Bilang aja kamu mau salahin aku, salahin aja terus."
Ya ampun, gantian bang Ondrong yang pengen gantung diri di pohon cabe. Gara-gara galon dia jadi kena semprot istrinya begini. Gak dapat jatah, gak dapat kecup-kecup manja.
"Tidur, besok mau kerja."
"Iya-iya, Oneng!" desis bang Ondrong kesal.
"Dasar kecoa."
"Enak kecoa bisa liat orang tel*anjang!" balas Ondrong lagi.
__ADS_1
Saling punggung-punggungan awalnya, makin malem bang Ondrong gak bisa tidur, pas pula istrinya yang udah terpejam berbalik. Imannya diuji, kelapa muda kelihatan di balik piyama tidur yang terbuka. Mumpung Oneng lagi bobo, dikenyot dikit gak bakal ketahuan.
Dikit apaan, Oneng udah kebawa suasana tuh. Dibenamkan wajah bang Aarash ke sana, akal bulus kecoa beneran jalan malam ini. Seenggaknya dia gak sengenes nasib bang Neon yang cuma bisa peluk guling tp besok paginya sesi ngambek Cheryl selesai, nempel-nempel morning segera terlaksanakan.