
Tolong mampir ke karya baru author ya guys ya πππ½ππ½ππ½
Klik profile author lalu klik Karya dengan judul Dendam Mantan Kekasih Sang CEO
...******...
Yukk lanjut sama Mas Bayu dan Maya, selamat membaca dan jangan lupa berikan dukungannya. Terima kasih
...******...
"Bagaimana jika setelah tes DNA ternyata bayi yang ku kandung adalah benih dari Kak Vino. Apakah Maya akan tetap membantu ku?" Batin Priska khawatir.
"Pris, kamu segera kumpulkan buktinya, mungkin bisa bukti percakapan dari chat application." Pinta Maya penuh semangat, seolah-olah itu untuk urusannya sendiri.
"May, maaf sepertinya kamu tidak perlu repot-repot membantu ku lagi." Lirih Priska.
"Lohβ¦! Kok tiba-tiba gitu? Bukannya tadi kamu semangat untuk menuntut pertanggungjawaban Mas Randy atau keluarganya?" Maya tak habis pikir kenapa Priska cepat sekali berubah.
"Aku sama sekali tidak punya bukti apapun karena itu semua terjadi atas dasar suka sama suka. Tidak ada unsur paksaan atau perko-saan, jadi tidak mungkin untuk menuntutnya." Priska sudah pasrah.
"Setidaknya kita bisa gunakan hasil tes DNA untuk menekan keluarga Mas Randy. Bagaimanapun juga kamu harus minta pertanggungjawaban dari Mas Randy atau keluarganya! Jangan khawatir! Aku pasti mendukung mu." Maya masih mau memberikan dukungan pada Priska yang sudah mengkhianatinya.
"Kenapa malah ingin mundur? Tidak lihat bagaimana Maya ingin membantu mu? Orang yang kamu khianati dan ingin kamu celakai berkali-kali malah dengan senang hati mendukung mu!" Nyi Yanti menatap tajam pada Priska karena kesal.
"Pelajaran pertama yang aku dapat dari Ki Sopo yaitu jangan menyimpan dendam dan kebencian. Setidaknya karena tekad untuk lepas dari Mas Randy telah membawa ku datang ke Perguruan Macan Emas. Itu berarti ada hikmah dari semua yang aku alami, paling penting aku jadi bisa ketemu Mamas Bayu." Maya senyum-senyum menatap Bayu dan Bayu pun menjadi tersipu melihat tingkah Maya.
__ADS_1
"Ini masih siang loh! Berhenti yang tatap-tatapan manja!" Tegur Nyi Yanti.
"Ahhhh⦠Mimi, kaya nggak pernah gitu aja sama bapak!" Protes Bayu.
"Hey⦠Lihat kita sekarang sedang membicarakan apa? Jangan pamer kemesraan! Kasian tuh!" Melirik ke arah Priska.
"Maafkan aku, May. Saya mohon maaf, saya tidak bisa melanjutkan tuntutan atau meminta pertanggungjawaban dari Mas Randy karena saya sendiri belum yakin bayi di dalam kandungan saya ini benih dari siapa?" Akhirnya Priska bicara jujur sebelum semua masalah menjadi runyam.
"Ya Tuhan, apakah nasib buruk ku berpindah padanya?" Batin Maya.
Maya diam seribu bahasa, shock mendengar apa yang barusan Priska katakan. Air mata tiba-tiba jatuh begitu saja membasahi pipinya. Sekilas Maya mengingat kembali kehancuran masa depannya jika melanjutkan hubungannya bersama Randy.
Bayu merangkul pundak Maya, "Ini bukan salah mu, sayang. Dia menuai apa yang dia tanam sendiri. Dia sendiri yang tidak bisa lepas dari Randy dan teman-temannya. Sudah 2 tahun sejak kamu putus dari Randy dan Randy pun memutuskan hubungannya dengan Priska. Kalau sekarang seperti ini kejadiannya, ini semua bukan salah mu." Bisik Bayu di telinga Maya.
"Apa kamu yakin ini bukan pemaksaan atau perko-saan? Apa kamu benar-benar melakukannya dengan sadar?" Bertanya sambil mengelap air matanya yang tiba-tiba tidak bisa dikendalikan.
"Aku memang bukan wanita baik-baik. Mungkin ini memang karma yang pantas aku terima, karena aku sudah mengkhianati mu dan mencoba mencelakai mu beberapa kali. Kalau bisa tolong maafkan semua kesalahan yang pernah aku perbuat, May!"
"Itu hasil perbuatan mu sendiri, tidak ada sangkut pautnya dengan Maya lagi! Kalau Maya tidak memaafkan mu, sudah sejak dulu kami memperhitungkan semua kejahatan yang pernah kamu lakukan!" Tegas Ki Sopo, jelas beliau tidak mau kalau Maya merasa bersalah.
"Benar, Ki. Ini memang salah saya sendiri. Harusnya saya membuka lembaran baru setelah putus dari Mas Randy 2 tahun lalu. Tapi ego saya membuat saya menjadi seperti ini sekarang." Sesal Priska.
"Kamu tetap akan melahirkan bayi mu kan?" Tanya Maya khawatir, ia takut jika Priska lebih memilih bunuh diri atau menggugurkan kandungannya.
"Aku akan mencoba bicara dengan kedua orang tua ku, May. Semarah apapun mereka, aku yakin mereka tidak akan meninggalkan aku seorang diri mengatasi ini semua. Aku akan mengikuti saran mu untuk tes DNA dan akan meminta pertanggungjawaban pada ayah dari bayi yang aku kandung."
__ADS_1
"Pak, apa tidak ada yang bisa kita lakukan untuk menolongnya?" Maya berharap bapak mertuanya itu memberikan solusi yang ampuh untuk mengatasi masalah Priska.
"Kita akan membantunya bicara dengan keluarga dari pria yang harusnya bertanggung jawab atas kehamilan Priska. Tapi kita tidak bisa memaksa, mungkin hanya dengan jalan perundingan dengan keluarga pihak pria, masalah ini baru bisa diatasi. Kita tidak bisa menempuh jalur hukum." Ki Sopo memberikan solusi.
"Kalau seorang Ki Sopo ikut berbicara menjadi penengah dalam masalah ini, aku rasa akan ada sedikit harapan." Ucap Maya yakin.
"Terima kasih, May. Terima kasih atas bantuannya Ki. Saya mohon pamit, saya akan membicarakannya dengan orang tua saya terlebih dahulu. Sekali lagi terima kasih karena masih berkenan membantu saya. Mohon maaf atas semua kesalahan saya selama ini." Priska berdiri dan mohon pamit pada semuanya.
"Pris, saat kamu ingin menyerah. Ingatlah masih ada orang yang mau membantu mu, kamu tidak sendiri! Jangan menyerah begitu saja, ingatlah bayi yang ada dalam kandungan mu itu tidak bersalah!"
"Di luar sana ada yang berjuang bertahun-tahun untuk memiliki seorang anak. Zina memanglah dosa, tapi anak mu tidak berdosa, jadi biarkan dia lahir di dunia ini. Jika kamu dan keluarga mu tidak mau merawatnya, kamu bisa membiarkan orang lain untuk mengadopsinya." Maya masih memberikan pesan pada Priska.
"Terima kasih sudah mengingatkan ku, May. Aku tidak akan menambah dosa ku lagi dengan membunuh bayi yang tidak bersalah ini." Tutup Priska.
...******...
Sudah 3 minggu Randy masuk tahanan sementara, akhirnya hari ini akan digelar sidang pertama. Bayu dan Maya mengajukan tuntutan agar Randy dipidana selama 3 tahun 6 bulan atau 3.5 tahun.
Bayu menghadirkan Marco, Ratih, Vero dan Priska untuk menjadi saksi atas kelakuan Randy saat menjadi kekasih Maya. Ratih pun menunjukkan rekaman video perselingkuhan Randy dan Priska, Vero juga menunjukkan rekaman video saat Maya dan Randy putus ketika memergoki Randy dan Priska selingkuh. Semua bukti dan saksi mengarah pada Randy yang tidak setia dan hanya berniat mempermainkan Maya.
Randy sempat shock melihat Priska yang berbalik mendukung Maya, tapi dia tidak peduli lagi dengan apa yang dilakukan Priska. Dalam pikiran Randy, lebih baik dipenjara daripada harus bertanggungjawab pada bayi yang Priska kandung.
Bayu pun menghadirkan bukti-bukti sreenshot berita-berita yang menjatuhkan nama baik Maya di sosial media. Bayu juga menghadirkan orang-orang dibalik munculnya berita tersebut, orang-orang yang telah dibayar Randy untuk menulis berita. Selain itu para orang bayaran itu (admin sosial media yang menulis berita) menunjukkan bukti bahwa Randy lah yang menyuruh mereka. Jelas para penulis berita itu tidak mau disalahkan atau dituntut karena membuat berita itu. Meskipun akhirnya meraka juga terancam hukuman karena menyebarkan berita itu.
Ibunda Randy masih berjuang mati-matian untuk membebaskan anaknya dari tuntutan. Dia menyewa pengacara yang terbaik untuk membela Randy, namun sayangnya pengacara dari Andrepati jauh lebih baik dan bukti-bukti juga tak terbantahkan. Putusan sidang ditunda karena pihak Randy ingin mengajukan banding, Randy tidak terima jika dirinya dibui 3 tahun 6 bulan.
__ADS_1
...******...
Please, jangan lupa jempol, komentar, vote dan tambahkan ke favorit ya... Kalau suka ceritanya, boleh 'lah sekalian kasih hadiah biar author makin semangat nulis. Terima Kasih ππ