CEO Tampanku Ahli Silat

CEO Tampanku Ahli Silat
Part 60 Akhirnya Putus


__ADS_3

Please, jangan lupa jempol, komentar, vote dan tambahkan ke favorit ya… Terima Kasih 😘💕


...***...


"Kita sudahi semuanya hari ini. Kamu harus putus dari Randy. Aku, Andrepati dan Macan Emas pasti akan melindungi kamu dari Randy. Bukan hanya dari Randy! Tapi dari semua yang ingin menyakiti kamu." Janji Bayu pada Maya.


"Aaahhh... So sweet banget Mas Bayu, pasti Mas Bayu suka atau lebih tepatnya jatuh cinta pada Maya. Harusnya aku tidak di sini dan jadi obat nyamuk." Batin Vero.


Sedari tadi mereka bicara dengan pelan agar tidak terdengar oleh Randy dan Priska. Tiba-tiba Bayu menegur Vero yang memperhatikan dia dan Maya. "Vero! Kamu sebaiknya perhatikan gerak-gerik Randy dan Priska di sana!"


"Ba-baik, Mas." Vero gelagapan karena ketahuan memperhatikan Bayu dan Maya.


Waiters datang menghampiri meja Bayu dan memberikan daftar menu.


"Kamu mau pesan apa, May?" Tawar Bayu.


"Minum aja deh, Mas! Sepertinya aku nggak mood buat makan." Jawab Maya.


"Tadi belum sempat makan 'kan? Entar sakit loh! Masa iya pergi sama aku tapi kelaparan, entar aku dimarahi sama ibu dong!" Sahut Bayu.


"Ibu?" Maya sontak melihat ke arah Bayu.


"Maksudku Bu Parmi, ibu kamu. Kalau Mimi tahu, Mimi juga bakal marah dan mengira aku tidak perhatian sama kamu." Bayu tersenyum canggung dan membawa-bawa miminya, padahal jelas dia berharap Bu Parmi jadi ibu mertuanya.


"Lain kali aja, Mas. Kalau sekarang aku beneran nggak mood makan karena suasananya sedang tidak memungkinkan." Tutur Maya.


"Ya udah, saya pesan latte macchiato-nya dua ya, Mbak." Bayu memesan.


"Kamu pesan apa, Ver?" Tanya Bayu.


"Caffe latte aja satu, Mas." Vero memesan.


Waiters telah pergi setelah mencatat pesanan mereka, meskipun sambil menggerutu karena mereka hanya pesan 3 minuman. Bayu langsung menginstruksikan Vero agar segera membayar pesanan mereka terlebih dahulu, takutnya setelah ini bakalan ada keributan dan mereka tidak sempat membayar. Bayu pun memberikan uang lebih pada Vero, sekalian untuk membayar pesanan bodyguard yang bertugas mengawasi kedatangan Randy.


Tidak lama kemudian minuman pesanan Randy datang. Mereka masih ngobrol sambil menunggu appetizers disajikan. Selang 5 menit minuman yang Bayu pesan pun juga sudah datang, mereka minum juga karena basa-basi karena tidak mungkin kalau tidak pesan sama sekali.

__ADS_1


Makanan pesanan Randy dan Priska datang dan mereka mulai makan appetizers, dengan tidak tahu malu Priska mulai menyuapi Randy dengan makanan yang dia pesan, bahkan kini mereka saling berpeganglah tangan seolah-olah di kafe itu hanya ada mereka berdua. Vero yang memperhatikan mereka segera memberitahu Bayu dan Maya.


Maya berjalan beriringan dengan Vero dan Bayu berjalan di depannya. Mereka pura-pura lewat di dekat meja Randy dan Priska. Maya berhenti di samping meja Randy senatural mungkin, sedangkan Vero dan Bayu masih pura-pura sedikit jalan dan berhenti jarak 0.5 m dari Maya.


"Loh! Mas Randy? Priska?" Menatap tangan Priska dan Randy yang saling menggenggam dan posisi pas sekali saat Priska hendak menyuapi Randy.


Randy buru-buru melepaskan tangan Priska dan sontak langsung berdiri. "May, ini tidak seperti yang kamu lihat!"


"Aku bisa jelaskan, Priska yang menggoda aku." Randy masih ingin menutupi hubungan mereka berdua.


"Aku tidak butuh penjelasan, Mas! Sudah jelas kalian dinner romantis di sini, kalian berdua selingkuh di belakang ku." Maya tidak dapat menahan air matanya, rasanya semakin sakit dikhianati teman dan pacar.


"Aku tidak selingkuh, May! Priska yang mengajak aku ke sini, katanya mau membicarakan tentang dirimu. Aku juga mau tanya ke dia kenapa kamu akhir-akhir ini sibuk dan jarang bertemu dengan aku." Randy berkilah.


"Aku bilang, aku tidak butuh penjelasan kamu, Mas!" Menunjuk muka Randy.


"Mulai detik ini juga, kita PUTUS 💔!" Maya berucap penuh penekanan.


"Tunggu! Kamu tidak bisa seenaknya ambil keputusan sendiri sebelum tahu kebenarannya. Aku tidak selingkuh dengan Priska!"


"Perkenalkan." Bayu mengulurkan tangan tapi tidak disambut oleh Randy.


"Okay, namaku Bayu dan ini temanku Veronika. Kami datang bertiga ke sini dan masih ada 2 orang lagi yang akan menyusul." Terang Bayu.


"Pasti kamu cuma bohong 'kan, May? Jadi kamu selama ini jaga jarak dengan aku karena sudah ada laki-laki lain." Randy balik menuduh Maya yang selingkuh.


"Jangan banyak omong, Mas! Mendengarnya saja aku sudah muak. Bukan 'kah kamu bersekongkol dengan Priska untuk menghancurkan aku?" Maya mengumpulkan keberanian dan kekuatan hingga akhirnya berani membentak Randy.


"Salahku apa sampai kamu tega berbuat seperti itu, Pris?" Maya beralih membentak Priska.


"Kamu yang pacaran dengan Dimas, bahkan aku tidak tahu menahu kenapa kalian putus. Aku juga tidak pernah menerima Dimas meskipun dia berulang kali menyatakan cinta padaku, bahkan aku tidak pernah menanggapi pesan dan telepon darinya. Aku menghormati kamu, memikirkan perasaan kamu, tapi kamu malah seperti ini! Mataku sudah buta ternyata kamu hanyalah serigala berbulu domba!"


"Mas Randy ini pacarmu 'kan? Dan kamu dengan teganya menyuruh dia berpacaran dengan ku, membohongi aku untuk menghancurkan hatiku dan masa depanku!" Maya masih membentak Priska.


"Aku selalu baik padamu, aku menganggap kamu seperti saudara ku. Tapi ini balasan kamu haaah?" Maya meluapkan emosinya sampai pengunjung lain memperhatikan mereka.

__ADS_1


"Gila loe! Loe mau mempermalukan gue di depan umum?" Priska teriak.


"Loe yang gila! Dasar teman tidak tahu diuntung! Liat aja nanti, tanpa aku, nilaimu akan anjlok semua! Aku yakin teman-tekan di sekolah tidak akan ada yang mau berteman denganmu, apalagi kamu terkenal berselingkuh dan merebut Mas Randy dari aku. Mereka selama ini cuma diam dan tidak berani bicara. Pasti mereka akan takut berteman dengan mu, sama seperti mereka takut berteman denganku karena takut pada Mas Randy."


"Loe yang harusnya malu, perempuan nggak ada akhlak! Menyuruh pacar sendiri pacaran dengan temannya demi dendam yang nggak jelas. Harusnya loe ngaca kenapa Dimas mutusin loe! Bukan malah nyalahin orang lain! Siapa yang tahan pacaran dengan perempuan busuk kaya loe! Kecuali laki-laki itu sama busuknya! Bahkan aku sampai bingung siapa yang disebut selingkuhan!" Maya menatap tajam pada Priska dan Randy.


Byuuur... Maya menyiram Priska dengan ice coffee yang dia pesan hingga ternganga tidak menyangka Maya akan berani berbuat seperti itu.


Byuuur... Saat semua kehilangan fokus, Maya pun menyiram Randy dengan ice coffee juga.


"Dasar cewek gila! Harusnya loe merasa beruntung, karena loe dipacarin sama gue Randy Prasetyo Wibowo." Randy mulai arogan dan ingin menampar Maya.


Dengan sigap Bayu menghalau tangan Randy lalu mendorong Randy ke belakang. "Dia akan lebih beruntung berpacaran dengan aku. Perkenalkan namaku Bayu Soponyono. Ingatlah namaku Bayu Soponyono!" Ucap Bayu penuh penekanan.


"Kalau kalian berdua berani mengganggu Maya lagi, maka kalian akan berurusan dengan Andrepati dan Macan Emas." Bayu menunjuk pada Randy dan Priska, memberikan ancaman pada mereka berdua.


"Aku benci padamu, May! Bahkan sekarang kamu dibela oleh Bayu Soponyono. Dasar perempuan gatal!" Rutuk Priska dalam hati.


"Sebaiknya kamu hati-hati dan jangan sampai salah langkah! Atau keluarga mu akan bernasib sama seperti keluarga Bobby anak buah mu itu!"


Bayu menggandeng Maya meninggalkan Randy dan Priska. Randy hendak mengejar Maya namun dihadang oleh 2 bodyguard Andrepati.


"Tunggu! Apa maksud mu? Apa yang Bobby lakukan?" Teriak Randy.


"Tanya saja pada kekasih gila mu itu!" Sahut Bayu.


"Sialan! Apa yang dilakukan Bobby? Pasti ini karena kamu 'kan?" Randy membentak Priska karena dia yakin pasti Priska yang menyuruh Bobby.


Randy yang emosi tidak peduli banyak orang yang melihatnya. Orang-orang pun seakan takut mendekat untuk ikut campur. Di luar dugaan, ternyata Bayu menyuruh 10 bodyguard bersiap di dalam kafe dan mengkondisikan para pengunjung kafe agar tidak kaget dan tidak ikut campur. Benar-benar persiapan yang matang dan tidak tanggung-tanggung untuk mengawal Maya agar segera putus dari Randy.


...***...


Jangan lupa ikuti update cerita selanjutnya ya…


Please, jangan lupa jempol, komentar, vote dan tambahkan ke favorit ya… Terima Kasih 😘💕

__ADS_1


__ADS_2