
Please, jangan lupa jempol, komentar, vote dan tambahkan ke favorit ya... Kalau suka ceritanya, boleh 'lah sekalian kasih hadiah biar author makin semangat nulis. Terima Kasih 😘💕
...***...
Maya POV:
Sejak aku terbangun dan kembali ke masa-masa awal sekolah SMA dan masa-masa awal pacaran sama Mas Randy, perasaan ku padanya mulai memudar. Rasa cinta berubah menjadi benci, hati ini sakit sekali saat melihat dia bermesraan dengan teman dekatku sendiri. Ingatan kehidupan lalu selalu menghantuiku dimana dia mengkhianati cintaku, dengan sengaja membiarkan aku dilecehkan oleh teman-teman gengnya, dan tidak mengakui anak yang ku kandung.
Di kehidupan lalu aku begitu buta akan pacar dan cinta pertama, bahkan aku sampai lalai dan berani terus pacaran sembunyi-sembunyi. Aku tidak mendengarkan teguran dan nasihat dari orang tuaku hingga aku terjatuh pada gaya pacaran yang bebas.
Rasa sakit hati dan dendam membawaku berlabuh ke Perguruan Macan Emas hingga akhirnya aku diterima sebagai murid khusus. Awalnya aku hanya fokus ingin menjadi kuat agar bisa melawan dan balas dendam pada Mas Randy dan gengnya, namun Ki Sopo dan Nyi Yanti menyadarkan ku bahwa dendam hanya akan menimbulkan perselisihan tiada akhir.
Aku berusaha berlatih dengan giat tanpa memikirkan pacar atau lelaki, namun seiring waktu tetap saja ada beberapa lelaki yang hadir di sekitarku. Aku dimusuhi dan dijahati oleh perempuan-perempuan yang merasa aku telah merebut gebetan mereka. Aku sadar semua yang aku miliki hanyalah pemberian Tuhan dan aku sadar tidak semua orang bisa menerima kelebihan orang lain.
Terkadang aku merasa hati dan pikiran ini lelah, aku tidak merasa merebut namun selalu dituduh merebut perhatian dan cinta semua orang. Banyak yang bilang aku sok cantik, sok pintar, sok paling berbakat meskipun aku berusaha untuk tetap rendah hati. Aku pun bersikap sedikit arogan agar tidak dianggap sengaja cari perhatian dan sok baik, tapi tetap saja pada akhirnya yang iri tetap iri dan menganggap ku selalu salah.
Semula aku hanya kagum padanya setelah aku tahu bagaimana dirinya, namun ternyata semakin hari malah tumbuh rasa cinta dan ingin memiliki. Aku sempat berpikir diriku ini terlalu serakah dan tidak tahu diri, namun tidak bisa dipungkiri dia begitu mempesona. Meskipun awal pertemuan aku sedikit kesal padanya yang terlalu over percaya diri, ku pikir Mas Bayu pria yang sombong karena kedudukan dan ketampanannya, namun ternyata aku salah menilai. Dia percaya padaku meskipun aku sering berdebat dengannya, dia berlaku adil dan bijaksana saat menyelesaikan masalah.
Kini aku sudah terbebas dari Mas Randy juga berkat bantuan Mas Bayu. Hatiku semakin terluka saat mengetahui ternyata Mas Randy dan Priska bersekongkol untuk menghancurkan aku. Aku tidak habis pikir kenapa Priska menyalahkan aku atas kegagalan hubungannya dengan Dimas, padahal aku tidak pernah menanggapi Dimas ataupun menerima pernyataan cintanya.
Awalnya hati ini sangat sakit dan ingin balik mendendam, tapi aku sadar selama hidup di dunia pasti ada orang yang akan terus iri dengki. Aku tidak ingin mendendam, meskipun aku ingin. Aku tidak ingin menjadi sama jahatnya dengan Priska dan Mas Randy.
__ADS_1
Jika dituruti air mataku belum kering dan hatiku belum sepenuhnya pulih, apalagi baru 2 minggu aku putus dari Mas Randy. Namun aku memutuskan membuka hati dan memberikan kesempatan pada Mas Bayu. Aku sempat khawatir keputusan ku salah, aku masih takut kalau saja Mas Bayu sama saja dengan Mas Randy yang mempermainkan aku. Tapi mungkin itu hanya ketakutan ku saja, kalau benar hanya ingin mempermainkan perasaan ku, seharusnya dia tidak sampai memberitahu bapak dan ibunya kalau dia menyukaiku.
Aku putuskan untuk mempercayai Mas Bayu setelah apa yang dia lakukan untukku sampai aku bisa putus dari Mas Randy. Aku tidak munafik, awalnya aku hanya berharap perlindungan darinya, tapi ternyata pesonanya terlalu kuat hingga akhirnya hatiku tak mampu bertahan untuk tidak jatuh hati padanya.
Aku melihat bayanganku dan Mas Bayu mengenakan baju pengantin, entah itu hanya khayalan ku atau akan benar-benar menjadi kenyataan.
...***...
Randy POV:
Aku merasakan hal yang berbeda pada Maya, dia berbeda dengan koleksi perempuan friend with benefits-ku. Aku ingin sekali berubah dan menjadikan dia satu-satunya, namun aku masih terjebak dengan Priska. Awalnya aku memang hanya ingin menuruti Priska dan sekaligus bersenang-senang demi hasrat ku sendiri, namun ternyata aku justru benar-benar jatuh hati pada Maya.
Aku kira dia masih mencintai ku, aku kira dia masih tidak tahu kelakukan ku di belakangnya. Namun ternyata aku salah, aku sungguh tak menyangka dia tahu semuanya. Aku heran darimana dia tahu semuanya, padahal semua siswa-siswi di SMA 2 pasti tidak ada yang berani mengusik urusanku.
Aku tidak tahu sejak kapan Maya mengetahui semuanya, aku pun tidak menyadari sejak kapan Maya berubah. Mungkin saja Maya tahu semuanya sebelum masuk SMA, makanya dia memutuskan untuk ikut ekskul bela diri. Aku sungguh tidak menyangka kenapa dia bisa diterima menjadi murid khusus Perguruan Macan Emas, dulu dia hanya perempuan polos yang rajin dan pintar di sekolah, namun sekarang dia menjelma menjadi perempuan yang lebih dewasa dan penuh kehati-hatian, bahkan sekarang Bayu Soponyono sepertinya tertarik padanya. Kalau saja dulu aku melarangnya ikut bela diri, mungkin saat ini ceritanya akan berbeda.
Sekarang kesempatan ku untuk menjadikan dia satu-satunya pacarku sudah hilang dan sangat sulit untuk merebutnya kembali. Bahkan orang tuaku tidak berani mengusik Perguruan Macan Emas dan Andrepati. Namun aku tidak akan menyerah secepat ini, aku akan merebutnya kembali karena dia hanya boleh jadi milikku saja. Bayu hanyalah orang baru di kehidupan Maya, aku yakin Maya masih mencintai ku.
...***...
Bayu POV:
__ADS_1
Awal pertemuan yang tidak disengaja, ada gadis cantik berpakaian SMP yang menabrak ku saat aku bersepeda. Dia membuat ku tertarik di pandangan pertama, namun sayangnya di pertemuan pertama itu diriku terlalu angkuh dan mengira dia fansku yang sengaja menarik perhatian ku. Awal pertemuan justru bertengkar, begitu pula di pertemuan kedua. Rasanya aku ingin memaki diriku sendiri yang terlalu sombong dan arogan, bahkan bapak bilang mungkin saja aku akan termakan oleh omongan ku sendiri.
Dan benar saja apa yang bapak bilang, aku termakan omongan ku sendiri, justru akulah yang jatuh cinta padanya terlebih dahulu. Siapa sangka dia gadis cantik yang memiliki tekad kuat untuk menjadi pesilat yang jago, perjuangannya begitu keras dan tidak tergoyahkan demi diterima menjadi murid bapak. Lucunya, dia tidak tahu bapakku atau Ki Soponyono itu orangnya yang mana. Dia bilang kalau bapak lebih pantas jadi guru muda yang ganteng. Ah... Ternyata dia jadi fansnya bapak juga, aku kalah.
Dia berjuang dengan gigih hingga Mimi, ibuku menerimanya sebagai murid, tak lama kemudian bapak pun menerimanya menjadi murid. Dia punya cara untuk melawan fansku yang berusaha menjatuhkannya, namun sayang saat itu dia sudah punya pacar. Siapa yang akan mengira kalau murid baru akan mengalahkan murid lama, dia benar-benar baddas dan aku suka itu.
Aku sempat frustasi dan menyerah dengan perasaan ku yang baru tumbuh, setelah tahu kalau dia sudah punya pacar. Beruntung sekali dia dekat dengan Mimi, hingga aku dengar dari cerita Mimi kalau dia ingin putus dari pacarnya. Semangat ku bangkit lagi namun setelah itu, aku ingin menyerah lagi dan menjauhinya karena gara-gara fansku dia difitnah dan hampir saja celaka. Aku tidak ingin dia terluka karena aku.
Di luar dugaan dia mampu membawa perdamaian, dia bahkan berteman dengan mantan musuhnya, lebih tepatnya dia memaafkan orang yang menjahatinya dan mampu membuat lawannya menjadi temannya. Aku saja sudah pusing menghadapi Fira, tapi ternyata dia mampu menaklukkannya.
Aku putuskan untuk memberinya perlindungan, mendekatinya lagi dan berharap dia mengerti isi hatiku. Sebuah kesempatan akhirnya datang, dengan kekuatan dari Perguruan Macan Emas dan Andrepati aku mampu membantunya putus dari Randy kekasih Maya yang kurang ajar itu.
Aku telah menumbangkan semua musuh yang mengancam Maya-ku. Awalnya aku hanya ingin memendam perasaan ku sampai dia lulus sekolah. Tapi ternyata rasa ingin melindungi, rasa cemburu, dan rasa ingin memiliki membuatku tak mampu bertahan hingga akhirnya aku menyatakan perasaan ku padanya.
Aku ingin memastikan dia menjadi milikku, aku akan berusaha meyakinkan orang tuaku dan orang tuanya agar merestui hubungan kami dan mengikat hubungan ini dengan perjodohan atau pertunangan. Meskipun aku tahu hatinya masih terluka, dia masih trauma, namun aku yakin aku bisa menyembuhkannya. Aku tidak akan pernah melepaskannya lagi, aku akan berusaha melindunginya dan membahagiakan dia. Pesonanya terlalu kuat sebagai gadis muda, semoga saja perasaan ku dan perasaannya semakin kuat seiring berjalannya waktu.
Semoga kita berakhir di pelaminan dan langgeng sampai ajal menjemput.
...***...
Please, jangan lupa jempol, komentar, vote dan tambahkan ke favorit ya... Kalau suka ceritanya, boleh 'lah sekalian kasih hadiah biar author makin semangat nulis. Terima Kasih 😘💕
__ADS_1