CEO Tampanku Ahli Silat

CEO Tampanku Ahli Silat
Gossip Di Awal Pernikahan


__ADS_3

Please, jangan lupa jempol, komentar, vote dan tambahkan ke favorit ya... Kalau suka ceritanya, boleh 'lah sekalian kasih hadiah biar author makin semangat nulis. Terima Kasih 😘💕


...***...


Sore hari setelah acara pernikahan di rumah Ki Sopo berjalan dengan lancar. Bayu membawa Maya masuk ke kamarnya. Kamar Bayu yang sebelumnya bernuansa abu-abu, kini berubah menjadi bernuansa emas atas permintaan Maya.


"Kamu mau mandi duluan, May?" Tanya Bayu.


"Atau mau mandi berdua?" Tersenyum na-kal.


Bugh… Maya melempar Bayu dengan bantal sofa.


"Baru jam segini udah genit banget! Masa iya first time mau di kamar mandi sih, Mas!"


"Kan nggak lucu!" Maya manyun.


"Jangan manyun gitu dong, Ma… Godain Papa, ya? Cium ni...h!" Bayu masih terus menggoda Maya, bahkan menggunakan sebutan mama dan papa.


Maya menutupi bibirnya dengan tangan kanannya, wajahnya bersemu merah, salah tingkah karena dipanggil mama oleh Bayu.


"Mama Maya…"


"Emmm… Mama sayang…" Panggil Bayu, sambil merapatkan duduknya dengan Maya.


"Mas, berhenti menggodaku! Kenapa Mas Bayu segampang itu memanggil ku mama?" Protes Maya.


"Loh… Kita kan harus membiasakan diri mengganti panggilan. Nggak mungkin aku tetap memanggilmu Maya! Bagaimana kalau nanti anak kita menirukan dan memanggilmu Maya?"


"Maya… Maya…"


"Harusnya kan! Mama… Mama…" Bayu menirukan suara anak kecil.


"Belum punya baby, udah mikirin dipanggil mama papa." Sahut Maya.


"Ya udah, ayok bikin!" Memeluk Maya dan menci-umi puncak kepala Maya.


"Mas, kamu pengen segera punya anak?" Maya tiba-tiba bertanya dengan serius.


"Bagaimana kalau aku ingin kuliah dulu dan belum pengen punya anak? Apa Mas Bayu akan melarang?" Maya bertanya dengan suara amat pelan karena takut.


"Suara mu boleh lembut, tapi jangan pelankan suaramu seperti takut padaku!"


Bayu sadar kalau Maya merasakan ketakutan tersendiri, mungkin saja dia belum siap menjadi ibu. Apalagi kalau mengingat bayangan masa depannya jika terus bersama Randy, bayangan Randy yang tidak mengakui anak yang Maya kandung. Mungkin itu menjadi trauma tersendiri bagi Maya, meskipun itu tidak nyata dan hanya bayangan masa depan saja. Kini masa depan itu pun telah berubah.

__ADS_1


"Kamu, jangan takut sayang! Kalau belum siap punya anak, ya nggak apa-apa. Aku akan mengikuti mau mu. Nggak perlu khawatir juga dengan bapak dan Mimi!"


"Beliau pasti juga paham karena kamu masih sangat muda. Misalkan kamu mau lanjut kuliah, kan bapak juga mau membiayainya."


"Salah! Aku yang akan membiayai, kan sekarang kamu istrinya CEO Andrepati dan Ketua Perguruan Macan Emas." Bayu menyombongkan diri di depan sang istri.


"Ya, ampun! Mas Bayu juga bisa sombong nih!" Sahut Maya.


"Awas aja kalau dipakai pamer ke perempuan-perempuan di luar sana!" Ancam Maya.


"Paling penting komunikasi yang baik dan saling percaya. Aku akan berusaha untuk selalu mencintaimu dan setia padamu. Ku harap kamu pun begitu." Menjawab ancaman Maya dengan lembut tanpa kemarahan.


"Aku juga sudah berencana mengalihkan kepemilikan Perguruan Macan Emas pada mu. Jadi kalau aku sampai tak setia, aku sendiri yang rugi." Terang Bayu.


"Kamu nggak takut kalau aku yang nggak setia, Mas? Gimana kalau aku cuma mau ambil semua harta mu?"


"Di kehidupan pernikahan kita pasti akan ada cobaan, namun itu tidak akan membuat ku pesimis. Aku percaya kamu, sayang."


Cup... Cup... Cup... Menci-umi kening dan pipi Maya.


"Kalau nanti bertengkar, Mas Bayu tidak akan memukul aku kan? Nggak akan K-D R-T kan? Kalau aku manja, Mas Bayu juga nggak akan marah kan?"


"Kalau aku nggak mau masak, nggak mau nyuci, nggak mau ngepel, bawaannya cuma mau rebahan, Mas Bayu nggk akan marah atau ninggalin aku kan?" Cerocos Maya.


"Kapan aku marah sama kamu, sayang ku? Kamu tuh ratu di sini. Aku menikahi kamu juga bukan ingin menjadikan kamu seperti pembantu rumah tangga."


"Maaas… Sana mandi dulu!" Melepaskan pelu-kannya Bayu.


"Mandi di kamar mandi luar aja sana! Kamar mandi sini, aku yang pakai." Mendorong Bayu agar segera beranjak pergi mandi.


"Kok gitu sih, Ma! Kan lebih efisien waktu dan tempat kalau mandi bareng." Mengerlingkan mata.


"Besok, jangan sekarang!" Sahut Maya tanpa pikir panjang.


"Fix, janji tidak boleh diingkari, besok mandi bareng." Sahut Bayu cepat.


"Oke Mama sayang, papa mandi di luar. Mama buruan mandi yang bersih dan wangi, siap-siap Papa pengen lanjutin yang waktu liburan." Bisik Bayu.


Wajah Maya bersemu merah, karena sudah tahu apa yang Bayu maksud.


...***...


Suasana rumah masih ramai karena keluarga masih kumpul setelah tadi siang pesta pernikahan Maya dan Bayu di rumah Ki Sopo. Malam ini makan malam bersama keluarga besar dari Ki Sopo dan Nyi Yanti. Maya pun cepat akrab dengan yang lain karena pada dasarnya Maya memang mudah bergaul.

__ADS_1


Acara ngobrol-ngobrol berlanjut di ruang keluarga. Banyak yang menggoda kedua pengantin baru yang masih malu-malu, namun keceriaan itu tak berlangsung lama. Ponsel Bayu, Maya, dan Ki Sopo terus saja berbunyi tanda ada notifikasi masuk. Banyak mention di akun sosial media Bayu dan Maya, beberapa orang kolega Ki Sopo pun juga penasaran dan bertanya-tanya pada Ki Sopo.


"CEO Muda Andrepati merebut kekasih Randy Prasetyo Wibowo."


"Hot News Istri CEO Muda Andrepati adalah mantan pacar Randy Prasetyo Wibowo."


"Istri CEO Muda Andrepati mencampakkan kekasihnya demi kekuasaan."


"Siapakah Maya Hadi Suwarno yang diperebutkan oleh Bayu Soponyono dan Randy Prasetyo Wibowo?"


"Hubungan istri Bayu Soponyono dengan Randy Prasetyo Wibowo."


"Istri Bayu Soponyono pernah merebut Randy Prasetyo Wibowo dari teman dekatnya sendiri."


"Mengapa Bayu Soponyono memperistri anak SMA?"


"Istri Bayu Soponyono hamil di luar nikah."


"Istri Bayu Soponyono belajar silat hanya untuk menggaet Bayu Soponyono."


Begitu 'lah beberapa judul yang ditulis oleh akun Lambe Gossip dan beberapa akun gossip lainnya.


Bayu sangat shock begitu melihat berita gossip yang menjadi viral atau tranding topik di sosial media. Sebelum Maya menyadari dan membuka ponselnya, Bayu memberi kode pada Ki Sopo.


"Maya dan Bayu kalian kan lelah habis jadi raja dan ratu dua hari berturut-turut, kalian segera istirahat sana!" Titah Ki Sopo.


"Tapi, Ki! Maksud saya, Pak." Sahut Maya.


"Tidak apa-apa, kalian pasti lelah kan! Istirahat duluan aja!" Sambung Nyi Yanti.


"Kalau masih ada tamu atau keluarga, biar bapak yang menangani." Imbuh Nyi Yanti.


Tanpa Maya sadari, Bayu mengambil ponsel Maya. Sementara Maya harus jauh dari ponsel itu, jelas Maya yang akan merasa paling terluka dengan berita-berita itu.


Ki Sopo mengirim pesan pada Bayu. "Tidak perlu ambil pusing dengan gossip murahan itu! Biar bapak yang menanganinya. Kamu fokus bikinin cucu buat bapak dan Mimi, ya! 😁😊🤭"


Bayu hanya bisa geleng-geleng kepala membaca pesan dari bapaknya.


"Jangan sampai Maya mencari ponselnya dan tahu berita ini, atau... Kamu akan gagal malam pertama lagi, hahaha 😂😂😂. Kemarin habis resepsi di rumah Maya, sudah gagal malam pertama kan? 🤭🤭🤭" Ki Sopo mengirim pesan lagi.


Bayu tak habis pikir, kenapa bapaknya begitu suka meledeknya. Keakraban bapak dan anak itu memang tidak bisa dipungkiri, tapi Bayu juga masih punya sopan santun dan rasa hormat pada bapaknya. Dia tidak bercanda dengan bapaknya di sembarang tempat yang bisa menurunkan wibawa bapaknya.


Maya deg-degan karena akan melewati malam pertama dengan Bayu, hingga ia tidak sadar dengan gelagat Bayu dan Ki Sopo yang sedikit aneh karena gossip itu.

__ADS_1


...***...


Please, jangan lupa jempol, komentar, vote dan tambahkan ke favorit ya... Kalau suka ceritanya, boleh 'lah sekalian kasih hadiah biar author makin semangat nulis. Terima Kasih 😘💕


__ADS_2