
Please, jangan lupa jempol, komentar, vote dan tambahkan ke favorit ya... Kalau suka ceritanya, boleh 'lah sekalian kasih hadiah biar author makin semangat nulis. Terima Kasih 😘💕
...***...
Setelah Maya masuk ke dalam sekolah bersama Ratih, Bayu masih terdiam di atas motornya sambil memandangi tangannya yang tanpa sadar dicium oleh Maya. Raut wajah bahagia Bayu tidak bisa disembunyikan, Bayu senyum-senyum nggak jelas ciri khas orang jatuh cinta.
Deg... Deg... Deg...
"Orangnya sudah pergi dari tadi, tapi aku tidak bisa mengontrol debar jantung ini." Pikir Bayu.
Bayu mencium punggung tangannya sendiri, punggung tangan yang tadi dicium oleh Maya waktu salim.
"Anggap saja ini kita ciuman tidak langsung, May." Batin Bayu, masih jelas terasa saat Maya mencium tangannya tadi.
"Jangan-jangan dia salim dan cium tangan karena menganggap aku ini bapaknya yang nganterin sekolah!"
"Apa mungkin dia menganggap aku pacarnya? Tapi kan nggak mungkin cium tangan pacar!"
"Atau mungkin aku dianggap seperti suaminya? Tapi 'kan masih sekolah, baru kelas 1 SMA nggak mungkin mikir suami!" Pikiran Bayu terus berlarian gara-gara memikirkan Maya yang salim dan cium tangannya.
"Aaahhh... Lama-lama aku bisa gila kalau tidak segera mengutarakan perasaan ku ini. Bagaimanapun juga aku manusia biasa yang ingin cintanya berbalas. Sepertinya aku termakan omongan ku sendiri! Aku menuduh Maya mengikuti aku dan mencari perhatian ku, tapi nyatanya aku yang lebih dulu jatuh cinta padanya."
Bayu menstater motornya setelahnya puas mencium punggung tangannya sendiri, bahkan dia tidak peduli orang lewat memperhatikan dirinya. Apalagi Bayu sudah mengenakan helm dan tidak banyak siswa-siswi yang mengenali dia. Bayu teringat sesuatu, ia mengambil slayer di saku jaketnya lalu mengikatnya di tangannya untuk menutupi bekas punggung tangan yang dicium Maya tadi.
"Sayang kalau kena debu atau dicuci." Bayu senyum sendiri karena kelakuan konyolnya.
"Main tumhe zindagi bhar pyar karoonga aur marte dam tak pyar karoonga... Aur uske baad bhi."
"I'll love you forever and I'll love you till I die... And even after that."
__ADS_1
"Aku akan mencintaimu selamanya dan aku akan mencintaimu sampai aku mati... Dan bahkan setelah itu."
"Kamu membuat ku jatuh cinta untuk pertama kalinya dan membuat ku sepuitis ini, May."
"Main aankhen band karta hoon toh tumhe dekhta hoon. Aankhen kholta hoon toh tumhe dekhna chahta hoon. Tum paas nahi hoti ho toh tumhe chaaron taraf mehsoos karta hoon. Har pal, har ghadi, har waqt."
"When I close my eyes I see you. When I open my eyes then I want to see you. If you're not around then I feel you everywhere. Every second, every minute, all the time."
"Saat aku memejamkan mata, aku melihatmu. Ketika aku membuka mata ku, maka aku ingin melihat mu. Jika kamu tidak ada, maka aku merasakan kehadiran mu di mana-mana. Setiap detik, setiap menit, setiap saat."
Bayu melajukan motornya balik ke padepokan, ke rumahnya untuk mengambil berkas dan segera ke kampus.
...***...
Jam pelajaran diakhiri lebih cepat, Maya masih dikelas menunggu bel istirahat yang masih kurang 15 menit lagi. Dia membuka ponselnya dan berselancar di star-gram yang begitu ramai, banyak yang mention dan kirim direct messenge ke akunnya. Maya tersenyum melihat foto Bayu yang ada di star-gram.
"Iiihhh... Aku kan cuma penasaran, ini star-gramku jadi ramai banget gara-gara kejadian semalam." Maya mencubit Ratih.
"Kalaupun kamu sama Mas Bayu juga tak mengapa, ganteng dan baik. Jauh lebih baik dari Mas Randy." Bisik Ratih.
Maya tak menanggapi Ratih, ia serius melihat kehebohan di sosial media miliknya, Bayu, Randy dan juga Priska.
Hari ini sosial media star-gram milik Randy, Priska, Maya, dan Bayu sangat ramai diserbu netizen. Banyak dari netizen yang menghujat Priska dan kini Priska harus membatasi kolom komentar di postingan-nya, namun banyak direct messenge yang masuk ke star-gramnya dan tidak bisa dihentikan. Pada akhirnya Priska membuat akunnya menjadi privasi.
Star-gram Randy pun tidak kalah heboh dari punya Priska, banyak netizen yang menghujat ketidaksetiaan Randy dan menuduh Randy bodoh karena mau berbuat jahat atau dimanfaatkan oleh Priska. Tuan Andi Prasetyo Wibowo sebenarnya sudah meminta pihak Bibir Gossip dan Berita Pos untuk men-take-down atau menghapus berita tentang percintaan anaknya, namun kedua belah pihak tersebut lebih memilih mendukung kubu Bayu Soponyono. Bibir Gossip dan Berita Pos tidak memiliki kasus suap maupun pajak, jadi keduanya tidak merasa takut pada Tuan Andi.
Akun star-gram Bayu pun sangat ramai karena banyak yang bertanya mengenai perwakilan Perguruan Macan Emas yang akan maju ke pertandingan 3 bulan lagi. Banyak netizen cewek-cewek yang mengikuti akun Bayu dan menjadi fansnya, bahkan banyak yang bertanya status Bayu, apakah masih single atau sudah taken alias sudah ada yang punya.
Bayu tidak sedikitpun menanggapi pertanyaan dari para netizen, meskipun dia cukup senang karena ada yang berkomentar kalau dia terlihat cocok dengan Maya karena yang satu ganteng dan yang satu cantik. Bayu hari ini ke kampus hanya untuk menyelesaikan pengumpulan berkas skripsinya yang sudah selesai revisi, kini dia hanya tinggal menunggu acara wisuda dan setelah itu ijazah baru dibagikan.
__ADS_1
Maya jadi terkenal, star-gramnya juga diserbu para netizen. Banyak yang mendoakan Maya dan menguatkan Maya karena dialah pihak yang dikhianati. Maya men-silent ponselnya karena tidak tahan mendengar getaran ponselnya karena notifikasi dari star-gramnya. Banyak yang kagum pada Maya karena menjadi murid khusus Ki Sopo dan Nyi Yanti. Mereka mendukung jika Maya akan ikut tanding di pertandingan tahunan. Bahkan mereka mendoakan Maya agar menjadi ahli silat yang cocok untuk jadi pendamping Bayu.
Komentar netizen yang menjodohkannya dengan Bayu, membuat pikiran Maya justru melayang mengingat bagaimana Bayu menolongnya saat diserang oleh orang suruhan Bobby. Teringat pula saat Bayu melindungi dirinya dari Randy yang hendak menyerangnya.
Terlintas di benaknya bagaimana dia menangis di pelukan Bayu, seperti masih terasa begitu nyamannya berada dalam pelukan Bayu, rasanya aman dan seakan semua masalahnya telah teratasi. Senyuman Bayu yang begitu manis dan memporak-porandakan hatinya jelas selalu terbayang di pelupuk matanya. Hati Maya serasa ingin meledak mengingat tadi pagi dia tanpa sengaja juga salim dan cium tangan Bayu.
Terdengar lagu cinta di benak Maya. "Na jaane mere dil ko kya ho gaya? Abhi toh yahin tha abhi kho gaya... Na jaane mere dil ko kya ho gaya?"
"I don't know what has happened to my heart? It was just here and now it's lost... I don't know what has happened to my heart?"
"Aku tak tahu apa yang terjadi pada hati ku? Hati ku hanya di sini dan sekarang hilang... Aku tak tahu apa yang terjadi pada hati ku?"
Bahkan Maya sampai membayangkan Bayu duduk di kursi sampingnya dan menyahut lagu cintanya.
"Ho gaya hai tujhko toh pyar sajna. Lakh karle tu inkaar sajna. Ho gaya hai tujhko toh pyar sajna."
"You've fallen in love sweet heart. No matter how much you deny it sweet heart. You've fallen in love sweet heart."
"Sayangku, kamu sudah jatuh cinta. Sekeras apapun kamu menyangkalnya, sayangku. Kamu sudah jatuh cinta, sayangku."
"Braaakkk..."
Lamunan Maya buyar seketika karena pintu kelasnya dibanting oleh Randy.
...***...
Author sampai halu ngebayangin Mas Bayu dan Maya nyanyi lagu cinta-cintaan kaya film India. 🤭🥰 Author nulis sambil senyum-senyum sendiri.
Please, jangan lupa jempol, komentar, vote dan tambahkan ke favorit ya... Kalau suka ceritanya, boleh 'lah sekalian kasih hadiah biar author makin semangat nulis. Terima Kasih 😘💕
__ADS_1