
Sarah dan Ifan menjalin hubungan jarak jauh, hanya ponsel sebagai penghubung mereka. terkadang keduanya merasakan rindu, ingin kembali merasa manis nya ciuman , mereka tidak tinggal satu kota hingga tidak mungkin bagi mereka untuk bisa ketemu langsung seperti yang mereka ingin kan.
tak terasa sudah dua bulan mereka berpisah, ahir-ahir ini Ifan sudah jarang memberi kabar karena terlalu sibuk. Sarah selalu menunggu kabar dengan gelisah, tapi tak Ada satu pesan pun yang masuk di ponsel nya. Sarah mengira Ifan sudah melupakan nya , sering Sarah menangis di Saat teringat canda dan ciuman Ifan . Sarah benar-benar merasa sakit, sarah rindu suara notif di ponsel nya berbunyi. tapi kenapa tidak juga berbunyi, sarah sedih dan kecewa.
ingin sarah membanting ponsel pemberian ifan," buat apa kasih handphone kalau untuk memberi kabar saja gak bisa".... ucap sarah dengan segumpal kesedihan terus menatap ponsel di atas tempat tidur.
Ifan duduk dalam mobil penat capek seluruh tubuh , ifan mengendur kan dasi yang terasa mencekik leher nya. jadwal hari ini buat Ifan gak sempat mikir lain selain kerja dan kerja.
Ifan mengambil ponsel di saku jas nya, foto Sarah terpampang di layar sangat merindukan Sarah di sela lelah nya." sedang apa Kamu sayang ?!".... ucap Ifan sambil meraba foto Sarah menggunakan ibu jari nya.
Ifan memejam kan mata, ingin rasa nya segera menemui Sarah." tok tok tok" suara ketukan di kaca mobil membuyar kan fikiran Ifan, " ada apa ?!"....Ifan menurun kan kaca samping, " maaf pak saya pikir bapak kenapa napa !".... jawab satpam, yang sempat khawatir karena sudah sekian lama Ifan dalam mobil tapi mobil nya tidak juga bergerak, satpam takut sudah terjadi sesuatu.
oh saya gak apa- apa "....ucap Ifan tersenyum ternyata masih satpam perduli pada nya, " ok Saya harus pulang " ucap Ifan lagi sambil menaikan kembali kaca samping.
__ADS_1
dalam perjalanan pulang Kfan menghidup kan musik dari album vagetoz dengan judul menua bersama mu, Ifan ikut menyanyikan bait demi bait, hingga rindu dengan cinta kecil nya menyeruak ruang hati nya.
Ifan memperlambat laju Mobil di jalanan sepi untuk menghubungi cinta nya, Sarah yang tadi nya sempat kesal. beranggapan kalau ifan sudah melupakan nya, kembali semangat setelah melihat no kontak yang menghubungi nya.
Kak kemana aja !?"....ucap Sarah, udah gak sabar ingin tau apa saja yang Ifan lakukan sejak jauh dari nya. " ada kok Sayang cuma lagi sibuk aja "...jawab Ifan, menepikan mobil agar lebih leluasa memandang wajah Sarah. " ini kakak di mana ? ".... tanya sarah sedikit kepo, " di hati kamu sayang ".... jawab Ifan asal tapi menggoda, " ih kakak ".... pipi Sarah udah merona terkena gombalan ala Ifan .
Ifan merasa semua lelah nya hilang senyum Sarah seperti fitamin," sayang kangen gak"... tanya Ifan ingin tau hati Sarah." kenapa tanyak gitu ya kangen lah " ucap Sarah mencebik dengan mata mengembun bahagia ahir nya Ifan masih mengabari nya." kenapa sedih jelek tau ?!".... ledek Ifan , Sarah bersungut karena Ifan ngatain jelek." ya memang jelek kok "....jawab Sarah langsung menangis gak dapat lagi nahan air mata sebab tadi sudah kesal.
Ifan menatap dalam wajah sembab Sarah ingin rasa nya Ifan memeluk Sarah saat ini juga, gak bisa di bohongi Ifan kalau Sarah sudah punya tempat sejak dulu di hati nya." sayang liat sini !"... ucap Ifan ingin menjelaskan , Sarah menatap wajah laki-laki yang sangat ia rindukan ahir-ahir ini.
jangan nangis lagi ya?, saya bukan melupakan kamu, saya sibuk ahir-ahir ini"... ucap Ifan sadar kalau ia hampir menyakiti hati Sarah dengan tidak memberi kabar , Ifan menjelas kan agar Sarah mengerti kalau ia juga sibuk dan tidak berniat mengabaikan Sarah.
iya Kak Sarah minta maaf" ucap Sarah setelah mendengar penjelasan Ifan, " jangan menangis lagi hati Saya sakit kalau liat Kamu nangis"....Ifan bikin Sarah melayang senang. " gak lama lagi libur panjang kan?" Sarah mengangguk, " doa kan urusan Saya cepat selesai, biar kita bisa liburan dan Saya akan buat kamu satu-satu nya perempuan dalam hidup Saya"....ucap Ifan buat Sarah senyum sambil mikir apa maksud nya.
__ADS_1
tau kalau Jfan masih belum sampe rumah " Kakak udah makan ?!".... tanya Sarah kerena perut nya lapar, dua hari Sarah tidak nafsu makan karena Ifan. " belum Sayang"... Ifan tersenyum manis, " Sarah tutup ya? laper nih" Sarah menunjukan perut nya, " yaudah kamu makan, saya jalan pulang abis itu Saya telephone lagi ya?"...Ifan memberi beberapa kiss jarak jauh, Sarah tersenyum dan sambungan telephone mereka terputus.
Sarah keluar dari kamar, hati nya senang ternyata Ifan memang laki-laki yang sangat ia harap kan. setelah sampai di ruang tengah, Sarah heran kenapa suasana di panti seperti perkuburan sepi.
ah mungkin udah pada tidur"....fikir Sarah, melangkah kedapur untuk mengisi perut nya. sedang asik makan Sarah mendengar suara Rosita di salah satu kamar, Sarah mempercepat makan nya ingin menemui Rosita.
setelah selesai Sarah mencari Rosita , ternyata Rosita berada di kamar Rini, anak asuh nya juga tapi Rini sering sakit-sakitan, Sarah gak pernah tau apa penyakit Rini sebenar nya. Sarah masuk duduk di samping rosita" Rini kenapa buk ?"... Rosita menatap Sarah, tampak air mata menggenangi pelupuk mata Rosita.
Rini sakit parah Sarah, Ibu gak punya uang untuk bawa dia berobat !"....ucap Rosita mempersalah kan diri nya. Sarah diam karena gak tau harus bantu pake apa, sesaat Sarah termenung kemudian Sarah ingat kalau ia punya uang tabungan pemberian Ifan yang tidak pernah ia gunakan sama sekali.
Buk boleh Sarah bicara sebentar !?"...Sarah mengajak Rosita keluar, Rosita mengikuti Sarah keluar dari kamar Rini. " Buk Sarah punya tabungan "... ucap Sarah ketika mereka sudah di luar kamar Rini, Rosita menatap Sarah curiga. Sarah tau pasti Rosita berfikir yang tidak-tidak, " dari mana kamu dapat uang?".... tanya Rosita dengan raut muka tidak senang.
Ibu jangan marah ya?, "...Sarah takut Rosita marah kalau tau uang itu pemberian Ifan. " apa yang kamu lakukan Sarah..!?"....Rosita mendesak agar Sarah berkata jujur, Rosita berfikir kalau Sarah nakal.
__ADS_1