
Ifan bangun Dan keluar dari kamar, Saat ingin menuju kamar kedua orang tua nya Ifan berpapasan dengan Adiyaksa Papa nya. terlihat murung wajah Adiyaksa, Ifan cuek tidak menegur masih kesal pasal pernikahan.
Ifan Masuk tampa Mengetuk pintu, Fifian menoleh ketika mendengar suara pintu di Buka. Ifan terdiam di tempat melihat wajah Fifian bersimbah air mata " Mama kenapa Ma ".... tanya Ifan menghampiri Dan langsung memeluk Fifian. yang Ada di fikiran Ifan pasti kedua orang tua nya bertengkar Karena Ifan menolak pernikahan.
Fifian menangis dalam pelukan anak semata wayang nya, Ifan membiar kan Mama nya menumpah kan segala tangis. Saat masih memeluk Fifian, hampir setengah jam Fifian menangis tampa henti merutuki kebidohan nya, kenapa terlalu percaya dengan laki-laki seperti Adiyaksa.
Ma... Ada apa Ma? "... tanya Ifan tak tahan mendengar tangisan pilu Fifian.
Fifian menatap putra nya dengan air mata berlinang , ingin Fifian menceritakan apa yang baru di dengar nya tadi. tapi Fifian memilih untuk menutupi nya, Fifian akan menyelidiki lebih jauh tentang perselingkuhan Adiyaksa.
Mama... gak pa-pa Sayang, Mama hanya sedih Kalau Papa terus paksa kamu untuk nikah sama si Jo padahal kan anak mama udah punya pilihan hati sendiri! ".... ucap Fifian berdalih.
Huh... sampai segitu nya Ma!? "... Ifan menarik nafas ternyata kedua orang tua nya bertengkar gara-gara pernikahan dada kan yang akan di atur Adiyaksa.
Iya Sayang!? "...jawab Fifian berusaha menekan sedih nya agar Ifan tidak bertanya lebih.
Ifan mulai bimbang harus nurut atau menentukan pilihan sendiri, melihat Fifian menangis sampe segitu nya berarti pertengkaran tadi berat fikir Ifan.
__ADS_1
Sayang Mama Minta kamu harus tentukan pilihan kamu sendiri Jangan turuti kemauan Papa mu, semua itu hanya demi bisnis Mama gak mau kamu terluka pilih lah yang menurut hati kamu yang terbaik ".... ucap Fifian seperti tau apa yang di fikir kan putra nya. teringat masa lalu di mana Adiyaksa itu hanya anak pengusaha yang bangkrut Dan menggelandang di jalanan .
Iya Ma, Ifan udah punya pilihan sendiri, Ifan mencintai nya Ma, Ifan juga udah memiliki nya seutuh nya "....ucap Ifan membuat Fifian menatap intens dengan mata bengkak kata-kata terahir Ifan yang buat Fifian menelisik wajah putra nya.
sedang Ifan cekikikan melihat Fifian sambil tersenyum Lucu, Fifian tau anak semata wayang nya tidak pernah berbohong.
Siapa dia Nak?!".....tanya Fifian masih terus memandang Ifan sambil Sesekali menghapus air hidung yang keluar.
Sarah.. Ma , Ifan sudah ambil yang paling berharga dari Sarah, Ifan gak mau kehilangan Sarah lagi Ma restui Ifan ya Ma?! ".... ucap Ifan merebah kan kepala di pangkuan Fifian dan memegang kedua tangan Fifian.
Fifian menelan ludah pahit ternyata sejak kecil Anak nya sudah menatap kan pilihan hati, tak bisa di pungkiri Fifian mendengar nama Sarah pasti sewaktu-waktu akan bertemu Rosita perempuan yang paling Ia benci. Demi kehidupan putra nya Fifian akan coba menerima Sarah beserta orang-orang di sekeliling Sarah.
Fifian berusaha tersenyum menutupi segala luka kepahitan hati, sebenar nya Fifian masih ingin menangis semua yang di ucap kan Herlambang masih terngiang-ngiang. Fifian berusaha mati-matian menahan semua gejolak hati , gak mau Ifan tau dan akan membuat keadaan tambah sulit.
Ma... udah dong sedih nya Jangan nangis lagi ya Ma? , Mama Tetap perempuan No satu di hati Ifan tempat Mama gak akan Ada yang bisa gatikan ".... ucap Ifan, Fifian menunduk mencium kening putra semata wayang nya.
Adiyaksa duduk termenung di pinggir kolam, fikiran nya menerka-nerka apa yang akan Ia hadapi selanjut nya. ingin rasa nya Adiyaksa membuat perhitungan dengan Herlambang, Karena sudah terang-terangan membeber kan semua rahasia. di Sela pemikiran nya Adiyaksa tersenyum, Bukan kah Herlambang sama seperti dirinya. sama-sama berselingkuh Adiyaksa menyesal kenapa tadi tidak membongkar juga kebusukan Herlambang, Adiyaksa sangat Menyesal Karena tadi cuma diam Saat Herlambang dengan terang-terangan membuka semua kebusukan nya.
__ADS_1
Ifan turun menuju dapur untuk membuat kan segelas Teh hangat agar Fifian lebih tenang, Saat akan masuk ke pintu dapur Ifan dapat melihat Adiyaksa duduk dengan wajah murung .
Hhhmm heran dictator bisa juga termenung"... monolok Ifan sendiri lalu masuk kedapur. sepeninggal Ifan, Fifian terus memikir kan langkah apa yang harus Ia ambil selanjut nya. kenyataan yang di beberkan Herlambang terlalu menyakit kan bagi Fifian, sungguh Adiyaksa sangat pintar menyimpan bangkai. baik lah berarti kamu ingin bebas, aku akan membebas kan mu.. Papa, Mama maaf kan Fifi yang gak dengar nasehat Papa, Mama ".... jerit hati Fifian menyesal sudah terlalu percaya pada Adiyaksa.
selesai dengan segelas Teh Ifan kembali naik kelantai dua, hati nya senang Karena sudah mendapat Restu dari Fifian. sambil bersenandung Ifan tiba di kamar Fifian, " Mama ini teh nya, Mama minum ya? ".... ucap Ifan meletakan gelas di atas nakas.
Fifian keluar dari kamar Mandi dengan wajah lebih fres, Ifan kagum biar sudah menginjak kepala Lima Fifian masih awet muda. Duh cantik nya cinta ku ini, Ifan rebah di pangkuan dan memeluk pinggang fifian . Fifian menepuk-nepuk Halus pundak putra nya.
ma... apa sih rahasia nya mama kok cantik terus?! "... tanya Ifan sambil membenamkan muka di perut Fifian tempat ternyaman sejak lahir.
Mama gak Ada rahasia apa-apa Sayang!? ".... jawab Fifian membelai kepala Ifan. Fifian bersyukur masih ada Ifan yang akan merawat nya nanti Kala sudah tidak bisa apa-apa lagi. keharuan menyeruak tampa bisa di bendung air mata Fifian jatuh tepat mengenai pipi Ifan.
Ifan bangun dan menatap wajah Fifian, " Mama nangis?! "...tanya Ifan sambil menghapus air mata Fifian yang tadi menetes di pipi nya.
Ya Sayang mama bahagia Karena punya kamu".... jawab Fifian singkat. Ifan ikut larut menatap fifian.
Ibu dan anak itu saling berpelukan merasakan kasih Sayang yang tiada Tara, hingga malam mereka masih saling bertukar cerita. tidak lupa Fifian menyampai kan nasehat di setiap ucapan nya.
__ADS_1
Adiyaksa berdiri di depan pintu kamar Menguping apa yang terjadi di dalam, tapi setelah mendengar senda guraw anak istri nya Adiyaksa berdoa semoga masih ada tempat untuk diri nya di hati dan rumah mewah milik Fifian.