CINTA KECIL CEO

CINTA KECIL CEO
BINTANG-BINTANG


__ADS_3

Jovanka benar-benar dilema dua tahun telah bertunangan , ternyata Ifan masih belum juga bisa menerima diri nya .


" ya Tuhan kenapa kak Ifan!? " pekik Jovanka tertahan , hati nya teramat sakit . ternyata Ifan benar dengan ucapan nya dahulu.


" baik lah Aku akan coba menyukai kamu , tapi jika suatu Saat Aku bertemu dengan cinta masa kecil Ku , Ku harap kamu mengerti jadi Jangan coba membuat aku jatuh cinta Karena itu tidak akan pernah " kembali terngiang kata-kata Ifan di malam pertunangan mereka.


Jovanka tau Kalau Ifan terpaksa , awal juga Jovanka sangat menjaga hati nya agar tidak jatuh cinta pada Ifan. tapi seiring berjalan nya waktu , benih cinta itu tubuh di hati Jovanka tampa bisa di tolak.


Jovanka memjatuh kan diri nya ke atas ranjang , nangis melepas kesal kenapa Ia mulai mencintai Ifan.


Ifan menceritakan siapa Jovanka, Sarah mendengar dengan detak jantung berpacu. Sarah merasa cemburu , berarti Ifan sempat menyayangi orang lain setelah sekian lama mereka berpisah .


Sarah menunduk meneteskan air mata, hati nya begitu kecewa Ifan yang selalu di impikan ternyata akan jadi milik orang lain . Ifan melirik Sarah, Ifan tau pasti Sarah terluka.


bahu Sarah bergetar, Ifan merangkul membawa Sarah kedalam pelukan nya. Ifan melabuh kan ciuman di kening Sarah , Sarah tidak lagi menangis tampa suara melain kan teriak di dada Ifan.


sudah Jangan nangis , Kakak hanya mencintai kamu Sarah"... ucap Ifan menenangkan Sarah.


Sarah gak pernah suka atau merindukan orang lain, kenapa Kakak bisa dekat bahkan sampe tunangan dengan orang lain".... ungkap Sarah di dada Ifan.


Ifan merasa serba salah , Ifan mengerti Sarah terluka dan cemburu . Ifan semakin memper erat pelukan nya, apapun yang terjadi Ifan tidak akan melepas kan Sarah itu janji Ifan pada dirinya sendiri .


Sayang percaya lah Kakak cinta Mati dengan kamu "....ucap Ifan, berhasil buat Sarah menengadah menatap nya. Ifan menangkup kedua pipi Sarah, perlahan Ifan mencium jejak air mata di pipi Sarah.


rasa Sayang Dan takut kehilangan itu yang di rasa kedua nya , " Jangan menangis ya? gak akan Ada orang lain selain kamu di hati Kakak"....ucap Ifan.

__ADS_1


mendengar ucapan Ifan, mata basah Sarah mengerjab berulang Kali. Ifan gemas dengan tingkah Sarah, gadis kecil yang sangat Ia cintai akan Tetap jadi kecil yang Lucu dan manja.


Janji Kakak gak akan ninggalin Sarah!? " Tanya Sarah sambil menatap kedalam mata Ifan.


kamu mau bukti hhmm "....Ifan juga menatap intens Sarah, Sarah menggangguk. Ifan melabuh kan ciuman Manis, sesaat Sarah diam tampa reaksi kemudian Sarah mengimbangi dengan kaku ciuman yang mulai panas.


Ifan mulai kerasukan ingin memiliki Sarah seutuh nya , Ifan tidak ingin lagi berpisah dari Sarah. Ifan semakin menggila Karena Sarah tidak ada reaksi menolak.


Ifan menarik diri mengatur nafas menatap wajah merona Sarah. " Ijin kan Kakak memiliki mu Sayang "... ucap Ifan dengan pandangan berkabut .


Tampa di duga Ifan, Sarah terdiam sesaat lalu menggangguk setuju. Ifan tidak tau lagi harus bagaimana meluap Kan rasa.


Sarah diam meraba hati nya, harus pertahan kan cinta sedari kecil atau melepas kan Karena sudah cukup lama mereka berpisah. tidak aku harus pertahankan cinta ku, batin Sarah.


mereka kembali berpangutan, setiap sentuhan di rasa dengan begitu indah oleh kedua nya. Ifan membopong Sarah keatas kasur tampa melepas kan pangutan mereka.


sekali lagi Ifan melihat wajah Sarah yang Kini berada di bawah kungkungan nya , mata Sarah terpejam dengan tubuh gemetar menahan gejolak.


Ifan mengukuh kan hati untuk memiliki Sarah, baik lah Sayang aku akan bertanggung jawab atas mu sampai ahir hayat ku"... ucap Ifan dalam hati kemudian Ifan menyatukan mereka dengan perlahan.


air mata mengalir di sudut mata Sarah Saat mereka benar-benar menyatu, terselip bahagia Karena Sarah menyerah kan pada laki-laki yang sangat Ia cintai .


Ifan mengecup kedua mata Sarah, mereka tidak lagi berfikir tentang lain , hanya Ada cinta Dan cinta di kedua nya.


Ifan tidak takut lagi kehilangan Sarah , sudah cukup sepuluh tahun lebih kehilangan Dan Ifan tidak mau lagi memendam rindu seakan tak berujung. Kini Sarah sudah benar-benar Ia miliki.

__ADS_1


sore tepat pukul enam belas , Ifan dan Sarah Cek out dari penginapan. biar Sarah terlihat seok waktu jalan, tapi senyum di wajah kedua nya memancar kan kebahagiaan.


Ifan mengantar Sarah ke Panti , di perjalanan Ifan terus memberi Sarah pengertian agar tidak membenci Marini atau Rosita . Sarah mendengar semua nasehat Ifan tampa membantah.


mereka sudah sampai di halaman panti, Sarah engan turun, tapi Ifan terus memberinya semangat untuk tidak Lari dari masalah.


Ifan menggenggam jemari Sarah sampai ke teras panti, " yakin Sayang Jangan takut ya? " ucap Ifan kembali semangati Sarah.


Sarah mengetuk pintu yang tertutup rapat, tidak lama pintu terbuka, Rosita berdiri di tengah pintu menatap Ifan dan Sarah secara bergantian.


Ifan maju untuk menyalami Rosita, dada Sarah berdebar takut kalau-kalau Rosita meledak marah lagi.


masuk lah ".... ucap Rosita bergeser dari tengah pintu , Ifan dan Sarah masuk. Kini mereka duduk di ruang tamu.


Dari mana kalian "....tanya Rosita sambil melihat Ifan dan Sarah. Ifan terdiam untuk Cari alasan agar Rosita tidak memarahi Sarah.


kami nginap di penginapan Bu ".... jawab Sarah , Rosita mengamati Sarah. Ifan tau jawaban Sarah bisa membuat Rosita marah.


kami nginap di kamar yang berbeda tante"....ucap Ifan agar Rosita tidak berfikir jauh dan memarahi Sarah.


Ingin Rosita menampar Sarah , Karena kurang ajar sudah berani berduaan dengan laki-laki yang bukan muhrim , tapi Rosita juga tidak dapat berbuat apa-apa sebab Sarah sudah menolong membayar biaya oprasi Rini.


Rosita diam , sebagai seorang ibu Rosita merasa tidak punya arti bagi Anak-anak nya. Sarah melirik Ifan , ingin Sarah Minta Ifan untuk tinggal.


biar bagaimanapun Sarah masih takut dengan marah nya Rosita , Tapi Sarah gak mungkin memaksakan kehendak sebab Ifan harus pulang.

__ADS_1


Sarah Ibu mengucap kan terimakasih, Karena berkat Kamu.....Rini bisa di selamat kan " ucap Rosita disela diam mereka.


Ibuk... bukan Sarah yang bayar biaya oprasi Rini,... tapi kak Ifan Buk "....jawab Sarah, Rosita melihat Ifan. Ada rasa gak enak pernah bersikap kasar Saat Ifan pertama Kali antar Sarah. " terimakasih ya? Nak Ifan "... ucap Rosita berat, Ifan hanya tersenyum yang penting Rosita tidak memarahi Sarah.


__ADS_2