CINTA KECIL CEO

CINTA KECIL CEO
AMBRUK


__ADS_3

Sarah dan Ifan ikut liburan ke kebun binatang, kebahagian dan kegembiraan tidak dapat di lukis kan dengan kata-kata. ifan sangat bahagia kala melihat Sarah penuh dengan kegembiraan, tak henti-henti nya Ifan memuji senyum indah yang terus terukir di wajah Sarah.


"Mas... sini kita makan! "...ajak Sarah setelah menyusun bekal di atas tikar yang sudah di bentang lebar, Ifan duduk di samping Sarah. suasana kebahagian dapat di lihat Ifan di wajah-wajah para penghuni panti. jauh di dalam hati Ifan terus berdoa agar penguhuni panti terus merasakan kebahagiaan.


" Aakk...".. Sarah menyodorkan suapan ke mulut Ifan, Ifan yang sedang melamun kaget. " Mikirin apa sih Mas kok melamun cepet bukak mulut nya"...omel Sarah manyun karena Ifan bukan nya buka mulut terima suapan malah ngeliatin wajah nya.


" Aakk...hhmm.. "...Ifan membuka mulut menerima suapan agar Sarah tidak lagi bawel, Ifan melihat sekeliling. ternyata Ia saat ini jadi bahan tertawaan anak-anak panti, " Yank Mas makan sendiri aja"...bisik Ifan gak enak karena jadi bahan tertawaan.


" Gak usah Mas nanti tangan nya kotor biar Sarah aja suapin Mas"...jawab Sarah sambil ngacungin sendok berisi nasi lagi, Ifan hanya bisa menarik nafas dengan terpaksa harus rela jadi perhatian adik-adik panti. Ifan gak mau merusak mod Sarah, walau enggan tetap terima suapan sampai ahir nya Ifan nolak karena perut nya sudah begah kekenyangan.


Rosita merasa hati nya hangat melihat kemesraan Sarah dan Ifan, jauh di dasar hati Rosita berdoa untuk kebahagiaan Sarah dan Ifan.


Beda dengan Heru yang harus menelan ludah pahit, bukan karena cemburu pada kemesraan Ifan dan sarah. tapi untuk melalui kebahagiaan seperti Sarah dan Ifan itu sungguh tidak mungkin bagi Heru, Cinta yang membara untuk Rosita tidak mungkin terwujud


" Ini Mas.. "..Sarah menyodor kan sebotol air kineral, Sarah tersenyum baru kali ini merasakan jadi Istri seutuh nya.


" napa senyum-senyum?"...tanya Ifan kembali menutup botol air mineral setelah meminum setengah isi botol dan mengembalikan pada Sarah, " gak kok Mas seneng liat Mas makan banyak"...jawab Sarah menerima botol air mineral yang di berikan Ifan.

__ADS_1


Mendengar jawab Sarah fikiran Ifan tafeling tentang ronde nanti malam, " Yank ntar malam Mas nagih jatah ya? "...bisik Ifan, mata Sarah melebar dengan wajah sedikit berubah pucat setelah mendengar bisikan Ifan.


Sarah terdiam fikiran nya menerawang kembali ke kamar nya di panti, Memang apa yang di minta Ifan adalah satu kewajiban bagi nya untuk melayani, permintaan suami memang gak boleh di tolak. tapi Sarah takut untuk melakukan nya di tempat tidur di panti selain goyang dan berbunyi Sarah takut tempat tidur itu ambruk.


Sarah tercenung memikir kan alasan apa yang tepat, agar Ifan mau ngerti dan tidak menuntut nya lagi soal jatah. Sarah terkejut saat Ifan tiba-tiba merangkul bahu nya, sesaat Sarah menoleh melihat Ifan yang saat ini sedang tersenyum lebar. " Mas... malu loh"..ucap Sarah lalu bergeser sedikit alasan malu dengan Ibu dan adik-adik nya.


"Ayo... kak Ifan... "...seru Heru sambil jalan mengikuti adik-adik dari belakang, " Mas itu di ajak Heru"...ucap Sarah. " iya sayang "...jawab Ifan mengerling kan mata lalu bangkit pergi nyusul Heru.


Setelah Ifan berlalu Sarah menarik nafas dalam tau apa maksud dari kerlingan mata Ifan tadi, " Rah kok ngelamum?.. pamali tau orang hamil ngelamun "...tegur Rosita karena melihat Sarah berdiam diri.


Sarah menjawab Rosita dengan senyum manis meski saat ini hati nya sedang kalut mikirin permintaan Ifan, Sarah bangkit membantu Bu janah dan Rosita ngeberesin bekas-bekas bekal makan mereka tadi.


" Sarah.. bu Janah kita kesana yuk".. ajak Rosita pada Sarah dan Bu Janah, " nanti kalau adik-adik balik gimana Buk? "...tanya Sarah yang memang lagi malas kemana-kemana.


" Heyy... Sarah.. ".. suara teriakan memanggil Sarah mengalihkan pandangan Rosita Bu janah dan Sarah kesumber suara, " Hey.. Des.. ".. jawab Sarah melambai kan tangan setelah tau kalau yang memanggil nya Desi.


Desy setengah berlari menuju tempat Sarah dan yang lain nya, Sarah hanya tertawa di tempat menunggu Desy tiba di depan nya. "Des jatuh nanti"...peringatan dari Rian karena Desy langsung lari gitu aja, Desy tidak menggubris.

__ADS_1


Rian hanya bisa geleng kepala melihat tingkah Desy yang masih saja seperti anak kecil, "untung Gue udah cinta kalau gak bye bye lo Des".. ucap Rian kesal nyusulin Desy.


" Sarahhh.. Gue kangen banget sama elo Rah". ucap Desy setelah sampai di hadapan Sarah, Desy langsung memeluk Sarah.Rosita dan Bu Janah terharu melihat Sarah dan Desy, begitu juga Rian yang kini masih jalan menuju tempat Sarah dan Desy saat ini.


" Apa kabar Lo Rah, trus Lo kemari sama siapa? "...tanya Desy bertubi, " Lo tu ya gak ada ubah nya masih aja tetap bawel, Gue sama Ibuk juga adek-adek Gue "...jawab Sarah sambil menunjuk kebelakang Desy.


Desy berbalik untuk menyalami Ibu Rosita dan Ibu Janah, begitu juga Rian yang baru tiba ikutan salam. " Kalian berdua teman sekolah Sarah"...tanya Rosita, " Iya Buk "...jawab Desy dan Rian secara bersamaan.


" Yeee.. yang makin kompak"...ucap Sarah sambil tertawa, Rian dan Desy saling lihat satu sama lain gak ngerti kok bisa mereka menjawab secara barengan.


" Yaudah Rah, Ibuk sama Bu Janah kesana ya? ".. ucap Rosita, tau kalau Sarah ingin bercengkrama dengan teman-teman nya. " Ya Buk"...jawab Sarah, Rian dan Desy sama-sama membungkuk hormat saat Rosita pamit juga pada mereka.


" Makin cantik aja Lo Rah".. celoteh Rian memuji setelah Bu Janah dan Rosita pergi, " emang Gue gak cantik"....timpal Desy jutek bersungut seolah cemburu.


" Ya Lo tiap hari cantik di mata Gue "....jawab Rian langsung menggenggam jemari Desy tau bakalan merajuk, " eh seneng liat Lo bedua ".. ucap Sarah tertawa lucu melihat interaksi kedua teman nya.


" Iya Rah kalau Gue salah omong ntar bakalan di diamin ama dia berhari-hari"...ucap Rian seolah sedang mengadu tentang sikap Desy yang kekanakan, " Curhat Lo ya".. bentak Desy langsung nyeplos sambil melotot.

__ADS_1


Sarah jadi gak enak hati, " Udah ah Lo bedua sekalinya ketemu Gue Lo bedua malah berantem gak akur gini"...ucap Sarah memarahi kedua nya. Rian dan Desy saling lihat


__ADS_2