CINTA KECIL CEO

CINTA KECIL CEO
GAK ADA URUSAN


__ADS_3

Sarah bangun lebih awal merasa lebih enakan dan berenerji, setelah tadi malam mengkonsumsi vitamin dari Dokter. melihat Fifian masih tidur Sarah turun perlahan dari ranjang.


hari ini masih ada ujian, selesai mandi Sarah bergegas mengenakan seragam sekolah." udah siap anak Mama "...ucap Fifian mengaget kan Sarah, " i.. iya Ma".. jawab Sarah tergagap.


sebentar biar Mama bangunin Ifan"...Fifian ingin turun dari ranjang, " gak usah Ma biar Sarah aja yang bangunin Kak Ifan"...Sarah melarang Fifian turun dari ranjang. Fifian tidak jadi turun dari ranjang, membiar kan Sarah yang membangun kan Ifan.


tok.. tok... Kak"...Sarah mengetuk dan memanggil halus, Ifan yang memang sudah bangun dari tadi langsung membuka pintu dan menarik sarah masuk.


Ifan langsung mencium rakus bumil yang kini sudah lengkap dengan seragam sekolah, Sarah mendorong dada ifan." Kak nanti Sarah telat"...ucap Sarah setelah ciuman terputus, " Ok baik Mommy Baby twin"...jawab Ifan bikin Sarah mendelik.


Ifan mengambil kunci mobil lalu mengikuti Sarah jalan keluar, " makin **** aja nih"...Ifan menepuk halus bokong Sarah. " apaan sih Kak"...Sarah mendelik, sedang Ifan tertawa.


suasana pagi masih sepi Ifan lagi-lagi ngusilin Sarah cup satu ciuman di pipi Sarah, " kak nanti di liat orang"...Sarah mencubit sayang perut Ifan. " aduh ih sayang sakit "...rintih kesakitan bohong karena cubitan Sarah, "makanya jangan jahil"...ucap Sarah sambil ngusap bekas cubitan di balik baju Ifan.


Ifan tersenyum ternyata Sarah begitu perhatian padanya, " yank sekalian kebawah lagi elus nya"....bisik Ifan, Sarah menarik tangan nya. langsung jalan cepat ninggalin Ifan, sedang Ifan terkikik geli.


Sarah kesel karena terus di ganggu, sampe dalam mobil pun Sarah malas lihat wajah Ifan. " manyun terus biar gak jadi sekolah"...ancam Ifan karena Sarah mengacuh kan nya, Sarah menoleh melihat Ifan.

__ADS_1


Nah gitu liat calon suami yang ganteng Ini"...ucap Ifan lagi, Sarah tertawa gak nyangka Ifan bisa senarsis ini.


mereka sudah sampai di depan pintu gerbang sekolah, Ifan gak langsung lepas Sarah turun. " one more morning kiss"...ucap Ifan mendekat kan pipi nya "cup cup" Sarah mencium pipi Ifan, dari pada gak bisa turun fikir Sarah kemudian mencium punggung tangan Ifan.


belajar yang rajin ya sayang jaga anak Kita baik-baik, Ifan melabuh kan ciuman hangat di perut dan kening Sarah. mendengar kata-kata jaga anak Kita hati Sarah terharu, selesai menuruti kemauan Ifan Sarah turun dari mobil, Ifan gak langsung pergi menunggu Sarah masuk dulu.


"Hayy cantik makin montok aja nih"...Rian yang baru datang mensejajari langkah Sarah, "ngomong dong sayang pelit amat dengan suara merdu nya"...lagi-lagi Rian berceloteh melontar kan rayuan receh.


Sarah mengabaikan gombalan playboy cap gincu, Sarah tau Ifan masih memperhatikan nya dari dalam mobil. " Rah sombong amat sih Lo"... tiba-tiba aja Rian mencekal pergelangan tangan Sarah karena terlalu kesal Sarah tidak menanggapi ocehanya.


Ifan yang melihat dari jauh hampir turun. tapi kemudian Ifan mengurungkan niat nya untuk turun, karena Ifan liat ada murid perempuan yang membela Sarah.


Sarah di tarik Desy menuju kelas, " Banci tu si Rian berani nya sama perempuan "....omel Desy sambil jalan. " Des makasih ya? udah bela Gue tadi"....ucap Sarah. " udah lah Rah gak perlu berterima kasih Lo sahabat Gue wajar kan Gue jaga dari Bangsat-bangsat kayak Rian"...ucap Desy.


Sarah tersenyum ternyata Desy memang bener Sahabat yang baik, " yaudah Gue kekelas ya"....ucap Sarah karena mereka harus berpisah. " ya ntar Lo bagi contekan buat besok ya? "...Desy mengedip-ngedip kan mata.


Sarah tertawa " Iya besok ya"....jawab Sarah sambil ketawa liat tingkah Desy yang memang selalu minta contekan, mereka masuk ke kelas masing-masing. jam pertama kedua di lalui dengan mudah oleh Sarah, tampa rasa pusing atau mual.

__ADS_1


tapi di jam ketiga pusing dan mual bersamaan datang nya, Sarah coba terus menahan sampe jam pelajaran selesai. setelah mengumpulkan soal terahir, Sarah buru-buru ambil tas dan langsung berlari keluar.


Sarah udah gak kuat nahan rasa mual berlari menuju parit dekat gerbang sekola, Sarah merasakan perut nya perih. " ini nak di minum dulu biar reda mual nya "...Sarah melihat sekilas lalu menerima botol AQua pemberian si bapak penjul somai di depan sekolah.


setelah minum benar seperti yang di bilang Bapak penjual somai, mual yang tadi sangat mendera perlahan mulai hilang. Sarah duduk di beton pinggiran parit, lamat-lamat terdengar suara ribut-ribut adu mulut.


Sarah bangun dari duduk untuk melihat siapa yang ribut, karena jelas terdengar salah satu suara mirip suara Ifan. Sarah jalan sambil menahan rasa pusing yang sudah gak terlalu, benar ternyata memang Ifan sedang Ribut dengan Rian.


karena jarak lumayan jauh Sarah gak ada tenaga untuk panggil Ifan, perlahan Sarah melangkah agar lebih dekat." ehh bang Aku gak ada urusan ya sama Abang"....ucap Rian menyeka pinggir bibir yang perih, " apa kau bilang gak ada urusan, kalau kau mau gak ada urusan dengan Saya jangan ganggu Sarah"....ucap Ifan bertepatan dengan tiba nya Sarah.


Sarah sempat lihat memar disudut bibir Rian, " kenapa Kak!? "...Sarah memegang pergelangan tangan Ifan. " udah ujian nya!? "...suara Ifan melunak, Sarah mengangguk sambil nahan pusing. " cihhhh"...Rian mendecih berlalu seolah jijik melihat kedekatan Sarah dan Ifan.


Ifan kepancing lagi, decihan Rian satu hinaan bagi ifan. melepas tangan Sarah, Ifan mengejar Rian yang memang baru beberapa langkah menjauh. langsung menarik kerah belakang Rian, satu pukulan telak lagi diterima Rian. semua begitu cepat, Sarah jatuh saat Ifan memukul Rian.


Rian menahan rasa sakit langsung berlari karena lihat Sarah sudah tergeletak, Ifan menoleh karena Rian menyebut nama Sarah. Rian ingin mengangkat Sarah, tapi langsung Di tolak Ifan hingga terjengkang kebelakang.


Ifan menggendong Sarah dengan perasaan bersalah dan takut , beberapa pasang mata melihat mereka saat itu termasuk Desy yang menutup mulut dengan telapak tangan. Desy gak tau apa yang terjadi tapi Desy mendo'a kan Sarah supaya baik-baik saja.

__ADS_1


Sedang Rian menyemat kan dendam dalam hati akan merebut Sarah dari Ifan suatu saat.


__ADS_2