CINTA KECIL CEO

CINTA KECIL CEO
TAK UBAH NYA SAMA


__ADS_3

Ferdy mengungkapkan semua kekesalan hati, Ferdy menyampaikan rasa cinta yang masih terus bersemayam dalam lubuk hati nya. Fifian termangu mendengar penuturan Ferdy, sungguh Fifian merasa sangat menyesal setelah tau apa yang sebenar nya terjadi.


" Fi...coba kamu rasakan detak jantung ku masih terus berpacu kalau dekat kamu Fi sungguh Aku masih mencintai kamu seperti dulu"...ucap Ferdy menatap sayu sambil mengarah kan telapak tangan Fifian ke dadanya.


Rasa hangat yang tersalur dari telapak tangan membuat Fifian memejam kan mata, masih dapat di rasakan nya dada hangat Ferdy seperti dulu. mengingat Itu semua kesedihan melanda hati Fifian. " Fer...."..desah Fifian tampa sadar dengan mata masih terpejam.


Ferdy menatap dalam wajah wanita tercinta nya, mata mereka bertemu tidak dapat dipungkiri Ferdy sangat merindukan apa yang ada pada Fifian. " Fi..boleh Aku cium Kamu"...pinta Ferdy dengan jarak wajah mereka hanya beberapa inci, Fifian mengangguk tampa sadar seolah memberi harapan baru untuk Ferdy.


harum nafas Fifian menerpa wajah Ferdy, membangkit kan sesuatu di bawah sana. harus kah seperti dulu menekan kuat-kuat keinginan, tidak kali ini setelah melihat lagi Fifian. Ferdy berfikir lain untuk tidak lagi menahan diri, rindu menahun sudah cukup menyiksa batinnya.


Kali ini Ferdy akan menumpah kan segala rasa juga kerinduan nya, perlahan Ferdy menyatukan kembali api asmara mereka yang sempat terputus karena ada pihak ketiga yang memang sengaja ingin memisah kan mereka.


Mereka kembali mengulang percintaan yang dulu sempat tertunda, rasa manis mereka reguk bersama. Fifian hanyut lupa status, karena di kuasai haluan masa lalu yang memang pernah sangat manis di lalui.


Perjaka yang selama ini memang Ia jaga hanya untuk Fifian benar-benar di berikan untuk Fifian, tampa rasa menyesal Ferdy terus memacu hingga ke titik indah dengan lenguhan panjang yang belum pernah Ia rasakan.

__ADS_1


Walau tidak di malam pengantin seperti impian mereka, tapi manis itu mereka nikmati dengan segenap rasa saling cinta layak nya seperti dulu. Fifian yang memang sering tidak di nafkahi batin oleh Adiyaksa, terpancing dan membalas Ferdy dengan penuh gairah.


Mereka mengulang berkali-kali, mereka lupa diri. nuansa pertemuan benar-benar membuat jiwa kedua nya kembali ke masa silam, peluh membanjiri tubuh kedua nya. dengan penuh keni****** mereka mencapai puncak hingga Fifian tidak berdaya dan tertidur dalam pelukan Ferdy.


Pukul tiga sore kedua nya terbangun, Fifian masih merasa hangat dalam pelukan Ferdy. " udah bangun "...tanya Ferdy membelai pipi putih yang masih berada dalam pelukan nya, " hhmm udah "...jawab Fifian menenggelam kan wajah di tengah dada yang kini semakin kekar.


" Fi... ijin kan Aku menikahi Mu Fi... "....ucap Ferdy sambil melabuh kan ciuman bertubi-tubi di kening Fifian, sesaat Fifian merasakan pelukan dan ciuman Ferdy yang penuh cinta mampu membawa nya terbang kelangit ke tujuh.


Tapi setelah Ferdy mengutarakan keinginan nya Fifian menarik diri dari pelukan Ferdy, perlahan Fifian bangkit lalu turun dari ranjang sedangkan Ferdy menatap punggung tela***** Fifian dengan kerutan di dahi karena Fifian turun tampa menjawab.


Setitik air mata lolos begitu saja dari mata indah berbulu lentik, Fifian merasa sangat berdosa sekarang dirinya tak ubah nya sama seperti Adiyaksa. sambil diam Fifian kembali mengenakan pakaian nya satu persatu, sangat menyesali tapi tidak mungkin merubah karena itu sudah terjadi dan Ia lakukan nya tampa paksaan.


Ferdy bergegas turun lalu ke kamar mandi ambil handuk untuk menutup bagian tubuh bawah, kali ini Ferdy tidak rela melepas Fifian lagi asmara yang beru beberapa jam mereka reguk sama-sama masih dapat Ferdy rasakan.


" Fi..jangan pergi lagi "... Ferdy memeluk Fifian dari belakang, tidak ingin lagi terpisah Ferdy kembali menyerang Fifian bagi nya sudah kepalang tanggung tau nikmat bersama Fifian dan Ferdy tidak mau rasa itu berahir.

__ADS_1


" Fer..lepasin Aku Fer "...pinta Fifian berontak kecil, " tidak Fi kamu sudah cukup buat Aku tersiksa bertahun-tahun Aku memendam perasaan kali ini ijin kan Aku terus memiliki Mu sayang"....jawab Ferdy kembali menguasai Fifian.


Fifian tidak punya tenaga untuk melawan Ferdy, dalam hati Fifian menangis karena tubuh nya berhianat mengingin kan lebih dan lebih dari Ferdy. Fifian kembali terlena karena Ferdy memang lebih perkasa di banding Adiyaksa, Fifian juga salut dengan kekuatan Ferdy yang terus memacu nya tampa kenal lelah.


pendakian terahir Ferdy sengaja menyiram kebun Fifian berharap benih nya tumbuh di dalam taman milik Fifian, Ferdy sadar sepenuh nya dengan apa yang Ia perbuat.


Pukul lima sore Ferdy baru melepas kan Fifian dari bawah kungkungan nya, rasa perih dan nikmat jadi satu rasa yang tidak akan di pungkiri Ferdy seumur hidup nya.


" Mandi yuk.."...ajak Ferdy tampa rasa bersalah, Fifian hanya melirik karena terlalu lemas. kenikmatan yang di sodor kan Ferdy benar-benar telah membuat Fifian merasa tubuh nya tampa tulang, " maaf kan Aku sayang"...ucap Ferdy mengangkat tubuh Fifian ke kamar mandi.


Fifian tidak menjawab melain kan membiar kan kemana Ferdy membawa nya, Ferdy dengan penuh kasih sayang memandikan hingga Fifian tidak mampu menolak uluran tali kasih yang di berikan Ferdy.


" Kalau Kamu masih capek tidur lah, Aku juga di sini "...ucap Ferdy tau Fifian kecapean. tapi tidak mungkin bagi Fifian terus berada di samping Ferdy. " Fer sebaik nya Aku pulang, terimakasih telah membuat Aku bahagia"...ucap Fifian bangkit dari pangkuan Ferdy, " Fi.... sssstt"...ucapan Ferdy terputus karena Fifian menutup bibir Ferdy dengan telunjuk nya.


" Biar kan Aku pulang"...ucap Fifian kemudian mencium lembut bibir Ferdy, sebagai dua orang yang pernah menjalin hubungan Fifian cukup tau bagaimana tabiat Ferdy. Fifian tau betul cara apa yang bisa buat Ferdy tidak berkutik, " hhmm kamu masih nakal Yank"...ucap Ferdy tertawa sambil menghapus sisa ciuman mereka di sudut bibir Fifian dengan ibu jari nya.

__ADS_1


" Yaudah Aku pulang ya? "...ucap Fifian meraih tas di atas meja, " Fi tunggu dulu"...cegat Ferdy saat Fifian hendak berlalu kepintu. " apa lagi hhmm"...Fifian berbalik menatap Ferdy, " kapan kita ketemu lagi Fi"...tanya Ferdy yang sudah terlanjur merasakan indah nya senggama. " Nanti pasti ketemu jaga diri Kamu baik-baik"...ucap Fifian membelai pipi Ferdy sebelum pergi.


__ADS_2