CINTA KECIL CEO

CINTA KECIL CEO
TUNTUT CULIK GADIS


__ADS_3

setelah melalui pertentangan hati ahir nya Ifan luluh dengan bujukan Sarah, cukup nasehat dari Ifan agar Sarah pulang ke panti, tapi Sarah Tetap keras hati tidak mau pulang. bagi Ifan yang sudah lelah membujuk ahir nya mengalah.


mereka kembali ke rumah sakit tempat Rini di rawat, Ifan turun sendiri sedang Sarah menunggu di dalam Mobil. Sarah ingin menciptakan Kalau Ia hilang di telan bumi, bagi Sarah lebih baik gak pernah Ada itu lebih baik dari pada Ada tapi gak pernah di anggap.


empat puluh Lima menit Ifan sudah menyelesaikan kan semua biaya administrasi pengobatan Rini, mengatas nama kan Sarah.maksud Ifan agar Rosita tau Kalau Sarah benar membantu tampa harap balasan.


" sudah kak?, pasti Capek ya ?" ucap Sarah Saat Ifan kembali duduk di balik kemudi.Ifan melirik Sarah " buat kamu gak Ada yang Capek " jawab Ifan sambil menoel hidung mancung Sarah dengan telunjuk.mereka tertawa bersama.


Heru serba salah jalan salah duduk juga tak tenang, Heru berharap Sarah kembali tapi tidak juga tampak. lorong lumayan ramai tapi Sarah tidak kelihatan juga.


lelah mondar mandir Heru duduk untuk sekedar menghilang kan pegal di betis, dalam diam Heru gak Habis fikir kenapa Rosita selaku orang tua mereka blom juga datang. sementara tadi pagi waktu Heru pulang Mandi, Rosita berjanji akan menemani rini dalam ruangan oprasi. Heru semakin gelisah Rosita tidak datang Sarah juga tidak nampak batang hidung nya.


Ifan menemui Reka teman satu kampus nya dulu, gak mungkin bagi Ifan bawa pulang Sarah ke Jakarta. tidak lama lagi Sarah harus ujian ahir, sampai di rumah Reka. Ifan Dan Sarah di sambut seorang perempuan cantik, Sarah terpana melihat kecantikan wanita yang menyambut mereka. Ifan tau Kalau Sarah terpana dengan kecantikan shiren tunangan Reka.


" lebih cantik kamu " bisik Ifan sambil menyenggol bahu Sarah, terbit senyum di wajah Sarah Saat mendengar bisikan Ifan.

__ADS_1


" ayo silakan masuk" ucap shiren dengan ramah, Sarah tak henti-henti nya memandang wajah shiren. " Kakak cantik sekali " puji Sarah spontan Karena sangking terpana nya dengan wajah shiren.


shiren tersenyum, " kamu lebih cantik alami " shiren balik memuji Sarah. Sarah tersenyum malu mendengar ucapan shiren.


" ayo silahkan duduk mas Ifan tunggu dulu ya?, paling Lima menit lagi mas Raka nyampe " ucap shiren meninggal kan tamu menuju dapur buat kan minum untuk kedua tamu nya.


setelah shiren meninggal kan mereka, Ifan menggeser duduk nya agar lebih dekat dengan Sarah. " kak Ih malu tau nanti Kakak cantik tadi lihat".... Sarah memarahi Ifan dengan suara nyaris tak terdengar. Ifan tersenyum ternyata Sarah masih sangat polos.


"tenang aja gak akan Ada yang lihat " ucap Ifan mencuri cium pipi Sarah, " Ih Kakak " Sarah melotot gak nyangka Ifan main sosor. " kamu lupa kita udah pernah lebih dari ini" ucap Ifan membuat pipi Sarah berwarna kemarahan.


" oh mas Reka udah sampe toh"....ucap shiren muncul dengan napan di tangan. Kini mereka duduk berempat obrolan ngalur ngidul, hingga Reka Tanya maksud Ifan datang ke kota nya.


" bro gua nanya nih apa lo gak ada kerjaan balik lagi kemari!? ", Ifan bangkit mengajak Reka menjauh dari ruang tamu, " apaan sih lo narik-narik emang kangen ya sama gua mau cium gitu.. " ucap Reka ngebanyol ngikutin langkah Ifan. " ya gua kangen beri lo ini" Ifan mengacungkan tinju, mereka terbahak bedua.


Ifan menceritakan apa yang terjadi pada Sarah, " hhhmm... menurut gue ini masalah berat bro Napa gak lu nikahin aja sekalian".... Reka asal mangap setelah dengar cerita Ifan. " Ihhh memang lo teman gak Ada prihatin nya asal aja Kalau ngomong !" Ifan kesal dengan saran Reka.

__ADS_1


" ehh lu denger dulu ye, bukan nya elo suka tuh ama Sarah?, kenapa lo gak nikah sama dia kalian serasi menurut gue".... Reka lagi-lagi bikin Ifan kesal. Ifan membuang nafas kasar kenapa saran Reka Malah suruh nikah.


" Ka, Sarah itu masih SMA bentar lagi dia ujian, trus lo kan tau gua udah di tunangin ama si Jo " ucap Ifan lesu. "ckk. baru tunangan bro belum nikah kan?, atau lo mau jadiin dua-dua nya juga boleh" kelakar Reka hingga Ifan melayangkan sikut di perut Reka.


"hahaha Aduh... sadis amat lu jadi temen sakit tau " Reka mengaduh berhenti tertawa sikutan Ifan berhasil menimbul kan rasa sakit. " gua serius Ka..! " OK baik gini aja, Kalau memang bener Sarah udah gak mau pulang, sementara biar Sarah tanggal di kos-kosan shiren gimana " Reka memberi solusi. " ya lo atur aja lah Ka, gimana baik nya.. lo tolong gua, biar Sarah selesai ujian setelah itu urusan gua ! " Ifan menyerah kan urusan Sarah sementara pada Reka.


" tapi tunggu dulu Fan., bukan nya lu punya beberapa apartemen, takut nya Kalau Sarah Tetap di kota ini ketahuan ama ibu panti gua yang berabe Fan bisa di tuntut culik anak orang nanti "ucap Reka. " ya jugak ya Ka !? Duh tambah pusing gua" Ifan memijat tengkuk nya.


"saran gua lu ngomong dah lagi baik-baik sama Sarah Kali aja dia mau pulang lagi kepanti, kita juga kan gak mau di tuduh melarikan anak gadis orang " ucap Reka Dan Ifan tidak menjawab sebab apa yang di katakan Reka benar.


baru saja Reka Dan Ifan bangun dari duduk untuk masuk kedalam, shiren muncul permisi untuk pulang. " mas Aku pulang dulu kasian tuh Sarah sendirian " Reka mengangguk mengikuti shiren kembali kedalam begitu juga Ifan.


"Sarah Kakak pulang dulu ya? " pamit shiren, " ya kak hati-hati "ucap Sarah memeluk shiren , bahagia nya Kalau punya seorang kakak" desah Sarah dalam hati. setelah kepergian shiren, mereka tanggal bertiga Ifan atau Reka gak tau harus mulai dari mana untuk membujuk Sarah. Ifan dan Reka takut Sarah salah mengartikan nasehat mereka.


" hhhmm sepi amat kayak kuburan " ucap Sarah setelah ruangan itu cukup lama sepi, "Yaudah lo ngomong dulu bedua gua mau Mandi gerah nih " Reka langsung meninggal kan kedua tamu nya. Ifan tau Reka memang sengaja menghindar, tapi Ifan juga gak bisa protest masalah Sarah harus Ia tangani sendiri.Sarah duduk diam memain kan jari-jari nya

__ADS_1


__ADS_2