
Hari liburan tiba,aku dan ke 4 sahabatku sepakat akan mengisi waktu liburku dengan berkunjung ke Toraja,yg terkenal dengan sebutan negeri di atas awan.
Keindahannya menjadi tujuan utama para siswa dan mahasiswa yg berdiam di wilayah sulawesi selatan
Kenalkan namaku lara dan ke 4 temanku yaitu Kevin,Andri,Lingga dan Dani,kami tergabung dalam kelompok siswa pecinta alam yg keren dan selalu menjadi incaran para cewek cewek cantik.
Karena medan ke Toraja yg cukup ekstrim membuat kami memilih naik mobil angkutan dari makassar ke toraja yg alamaaaakkk,jauhh sekali!
"Kira kira,siapa ya diantara kita yg dapat gebetan d toraja nanti", ucap Andri yg diantara kami terkenal paling play boy
"Dasar andri,diotaknya cewek aja terus", ucapku
"apa tidak puas,cewekmu dimakassar ada setiap tikungan", seloroh dani yg ikutan bercanda
"Hati hati di toraja ndri,bisa bisa nanti kecantol cewek disitu,malah gak bisa pulang lagi,dengar dengar orang orang disitu magicnya masih kental", ucap dani yg dari tadi cuma terdiam.
"kalau ceweknya cakep sih gak masalah", ujar andri dengan santainya
Merekapun semua terdiam,menikmati peejalanan yg cukup jauh,kata pak sopir 9 jam kedepan,baru tiba di toraja
"Busyet,jauh amat", ucapku
Kulihat teman temanku sudah terlelap tidur semua,akupun tertidur.
Aku terbangun saat seseorang membangunkanku
"Dek,sudah sampai toraja", ucap bapak itu
"bangun bangun", kubangunkan semua teman temanku
"bangun semuanya,udah sampai toraja nih!",ujarku
Merekapun terbangun semua,dan kami turun ke makale yg menjadi tujuan utama kami
"Apa kita langsung mendirikan tenda atau gimana?", tanya dani
"Kita cari penginapan aja dulu dan,inikan dah malam juga", saranku
Ketiga temanku menyetujui saranku,kebetulan aku dipilih menjadi ketua regu selama dalam perjalanan
"Berapa sewa penginapan semalam pak?",tanyaku pada seorang lelaki tua penjaga penginapan
"250 ribu nak", jawab penjaga penginapan itu.
"Mahal amat pak", ujarku keheranan
Tapi kumaklumi,toraja menjadi tujuan destinasi wisata yg sudah go international,wajarlah para pemilik penginapan memasang target yg mahal untuk penginapan yg dikelolanya.
"baiklah pak", ucapku menyetujui tarif itu,juga ketiga temanku sudah ingin istirahat,karena kecapean,sehari semalam dalam goncangan bus
"wahh,ternyata toraja betul betul indah dan menyenangkan ya", ucapku seraya merebahkan tubuhku di kasur yg empuk.
"lebih indah kalau ada cewek yg menemani", ucap andri yg konyol.
"tinggal disinipun aku rela ra,asalkan ceweknya secantik amanda manopo", ujar andri yg sedari tadi ngomongin cewek melulu.
"Husshh,disini gak boleh sembarangan ngomong ndri,disini masih kental adat dan tradisinya juga mistis masih sangat kuat disini", ucapku .
"Daripada ngelantur mending tidur",ucap kevin yg kelihatan sudah mengantuk berat
Dinginnya toraja membuat kami tidur sangat pulas,dan baru menyadari saat sinar matahari pagi,masuk melalui celah celah jendela.
"Dingin banget nihh,padahal matahari bersinar terang",ucap lingga yg masih dalam selimutnya.
"ayo,bangun semua terus mandi,terus kita keluar cari makanan baru minta izin ke aparat setempat,dimana kita bisa mendirikan tenda", ucapku
Kulihat ketiga temanku sepertinya sangat malas bangun karena pengaruh dingin,yg memang terasa menembus ke tulang tulang saking dinginnya.
"Nanti dinginnya hilang juga saat sudah menggerakkan tubuh", ucapku
Selesai mandi,ketiga temanku berganti pakaian,dan kami keluar dari penginapan setelah pamit pada penjaga penginapan.
"toraja betul betul menyenangkan ya,ayo kita mengabadikan moment ini dengan berfhoto bersama", ujar lingga
__ADS_1
Kamipun segera berpose,gaya anak muda yg lagi trend.
"Ayo kita pose depan rumah adat tongkonan yg unik itu", ajak andri
Setelah itu kami menuju pasar bolu yg menjadi pasar andalan di wilayah makale,disitu banyak penjual makanan yg berasal dari daerah daerah lain yg tersebar du sulawesi selatan.
"yuuk masuk ke warung kecili itu kayaknya penjual nasi kuning", ucap dani
"Bu nasi kuningnya 4", ujar lingga
"Dibungkus apa makan sini nak?", tanya ibu itu
"Makan sini bu", ucap kami serentak
Kamipun segera melahap nasi kuning yg sudah dihidangjan,ibu pemilik warung tersenyum senyum melihat kami makan yg seperti sangat kelaparan
"Kalian dari mana nak?", tanya penjual itu
"Dari makassar bu", ucapku
"Ooh jauh sekali,disini harus hati hati ya nak,apalagi ibu lihat kalian sepertinya mau ca mping", kata ibu itu
"Maksudnya ibu,hati hati bagaimana?", tanyaku serius
"Ibu juga sebenarnya pendatang disini,makanya ibu mengingatkan,maksudnya ibu hati hati dalam bertindak dan mengucapkan suatu kata kata,apalagi disini hal hal yg berbau mistis masih sangat kental", ucap ibu itu
"terima kasih banyak ya bu,udah mengingatkan kami,Insya Allah kami akan hati hati bu?", ucapku
selesai makan,kamipun pamit je ibu penjual nasi kuning yg telah mengingatkan kami,sebetulnya orang tuaku juga sempat memberi perhatian saat akan berangkat
"lara harus hati hati ya di Toraja,jaga adab dan sikap,karna toraja itu masih berlaku adat dan budaya yg religius", pesan bapakku
"Iyya pak,insya allah", jawabku
Kamipun mendapat lokasi mendirikan kemah di sebuah lembah yg diapit 2 desa,setelah minta izin kepala desa.
Ternyata sambutan warga disitu betul betul membuat kami terkesan,keramahan dan kekeluargaan yg tulus dari mereka,tidak seperti kebanyakan orang kota yg full akting.
"Maaf pak,bukannya menolak,tujuan kami kesini memang ingin camping,kami ingin bersatu dengan alam,maaf ya pak", ucapku menolak dengan halus
"Iya,nak kalau demikian,cuma pesan bapak kalau ada apa2 cepat hubungi bapak ya,ini nomor hp ku", ucap pak kepala desa memberikan nomor hp nya
Setelah itu pak kepala desa pamit,tapi sungguh tak kuduga,datang 2 warga yg mengantar kayu bakar yg banyak sekali,buat api unggun,juga membawakan mie instant,kopi sachet dan makanan ringan yg banyak sekali
"Wahh,kami merepotkan sekali jadinya pak", ucapku merasa tak enak,dibawakan kayu dan makanan yg banyak sekali
"Hubungi kami ya nak kalau ada apa2", ucap 2 lelaki itu yg sepertinya petuga keamanan disini
Imej tentang orang toraja yg kaku,dingin hilang seketika dipikiranku,mereka ternyata sangat baik dan begitu menghormati orang yg menjadi tamunya
Malam semakin larut,untuk membunuh rasa kantuk,kamipun memutar musik dari ponsel dan mengikuti lagunya sambil memetik gitar
Sungguh indah dan damai berada di wilayah toraja yg dikelilingi pegunungan yg menjulang tinggi dan pemandangannya yg seolah mata tak bosan bosannya memandang
********
Pagi yg indah di bumi lakipadada yg mempesona,ku nyalakan api,untuk menjerang air panas buat menyeduh kopi,aku sebagai ketua regu yg paling banyak terjun sendiri bekerja untuk mberi contoh pada ketiga temanku yg sepertinya sangat malas,mungkin pengaruh cuaca dingin membuat mereka jadi malas
"Kak,ini kiriman dari mama", suara perempuan itu mengagetkanku karna tiba tiba muncul di belakangku.
"Kok repot repot sih dik", ucapku sambil mengambil bungkusan itu ditangannya yg sekilas kulihat sangat mulus
"Terima kasih ya", ucapku
"Iya kak sama", jawabnya
Kupandangi cewek yg berumur sekitar 17 tahun itu,meskipun hanya gadis desa tapi ia mempunyai kecantikan yg sempurna,menurutku ia akan jauh lebih cantik bila dipoles sedikit apalagi di dandani layaknya gadis kota tentu tak kalah menarik bahkan gadis ini,punya keistimewaan yg lebih.
"Kok jadi kepikiran gadis itu ya,padahal kenal aja,tidak",gumamku
Ternyata aku sama aja konyolnya si andri saat liat cewek cantik,maha sempurna
"Untung andri belum bangun saat cewek itu datang", ucapku dalam hati
__ADS_1
"bisa bisa ia yg nyosor duluan", bathinku
Aku sudah menyeduh kopi saat ketiga temanku bangun
"Wahh rajin amat nih,pak ketua", ucap lingga meledekku
"Ada pisang goreng dan bakwan nihh,beli dimana ra?", tanya kevin yg sudah mengambil pisang goreng dan memakannya.
"Enak juga nih", celetuk dani
Tadi ada cewek yg datang mengantarnya,katanya kiriman dari mamanya
"Cewek,cantik gak raa?", tanya andri yg kalau dengar tentang cewek jadi semangat 45
"Gak tau juga tuh ndri,gak nanya ", jawabku
"Pantesan,kamu gak punya cewek ra,,lambat loding sekali", ucap andri
"Udah,minum kopi dan makan gorengannya,setelah itu kita ke pancuran mandi", ucapku
Setelah kopi dan gorengan ludes,kamipun segera ke pancuran mandi.
"Segaaaarrr!",teriak kevin
Andri dan dani asyik berensng,sementara aku sehabis mandi,naik ke batu besar duduk duduk,dari jauh kulihat 2 cewek yg berjalan beriringan menuju pancuran,mungkin ia mau mandi juga.
Tapi aku sedikit melihat keanehan pada 2 gadis itu,tatapannya kosong,jalannya seperti robot dan tak terlihat kaki kedua gadis itu berpijak ke tanah
"Inikah yg namanya makhluk halus", ucapku
Tapi aku tetap terdiam,aku tak boleh mengusiknya,siapa tau mereka penghuni wilayah disini karena aku sering mendengar cerita tentang toraja yg nasih kental dengan mitosnya yg kadabg membuat bulu kudukku berdiri
"Kak lara", sapa cewek yg rupanya sudah berdiri di depanku
"Upps,maaf aku tak melihat kedatanganmu dek,maaf ya", ucapku penuh sesal
"gpp kak,kulihat kakak dari tadi melamun,lagi pikirain apa sih?", tanya cewek yg tadi pagi mengantarkan gorengan ke kemahku ini
Aku tersenyum,cewek ini begitu polos dan lugu
"Lagi liat liat teman temanku dek yg lagi mandi mandi disana", aku menunjuk ke arah pancoran
"Kak sebaiknya,jangan dibiarkan teman2 nya mandi lama lama,disitu kan tempat mandinya para dedemit,mskanya sangat jarang warga kesitu", ucap Cewek cantik dihadapanku ini
"Kenalkan namaku Cinta kak", ucapnya sambil tersenyum
"Tadinya,aku mau kenalksn diri juga dek,tapi kok namaku udah adek hafal",ujarku
"kan kakak udah perkenalkan diri ke ibuku", jawabnya tak berhenti tersenyum
"Tolooooooong,laraaaaa!!", teriakan lingga kudengar sangat jelas
Aku langsung melompat dari tempat dudukku menghampiri pancoran,Cinta mengikutiku dari belakang sambil berlari lari pula
"Ada apaaa!", teriakku
"Andri kesurupan raa,lihat tuhh", ucap lingga
Kulihat mata andri sudah menyala nyala,ia terlihat sangat beringas seolah olah mau menerkam apa yg dilihatnya.
"Kak laraa,cinta panggil dukun ya", cinta menawariku jasa mencarikan dukun
"Iya dek,silahkan jangan lama lama ya", ucapku
Cinta berlari lari menuju barat,sekitar 5 menit
Ia sudah datang kembali bersama seorang wanita yg berpenampilan seperti maestro itu
Wanita hebat itu tiba tiba memukulkan cemetinya ke tubuh andri,seketika andri menggelepar seperti kerbau yg sudah disembelih.
"Jangan mengganggu ketenanganku disini wahai para anak muda",Ucap andri yg sudah kerasukan makhluk halus
Rupanya yg dikatakan cinta benar,kawasan itu milik para dedemit,setelah kami mengadakan perjanjian ghaib,andri sadar seperti semula lalu kami membawanya pulang istirahat di kemah.
__ADS_1