
Hello kakak semuanya, apa kabar semuanya? Semoga selalu sehat selalu ya dan selalu dalam lindungan Allah swt. Terima kasih semuanya, kepada teteh, kakak, emak2 yang sudah berkenal membaca karyaku. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih banyak.
Sekalian, saya mau promo nih, karya saya yang baru netas! Jangan lupa kakak semuanya mampir yuk ramaikan, kasih dukungan dengan like dan komentarnya.
Blurn:
Suamiku, jika kamu bahagia bersamanya. Maka Izinkanlah aku pergi. Aku sungguh tidak sanggup bertahan seperti ini terus! Kamu sekarang sudah berubah, tidak seperti dulu lagi. Kamu sekarang melupakan kewajibanmu,memberikah nafkah dan batin kepadaku. Jika di rumah, tidak pada lagi surga untukku. Maka izinkanlah aku pergi dari hidupmu,agar kamu tidak menanggung dosamu karena kelalaianmu!
Akankah Chandra melepaskan Tika,saat istrinya meminta untuk pergi dari kehidupan suaminya? Atau justru Chandra mempertahankan Tika, dan berubah menjadi suami yang bertanggung jawab?
Yuk mampir, ceritanya disini .
Part 1.
__ADS_1
Disebuah kamar dengan desain minimalis, seorang wanita cantik dengan rambut terurai panjang serta memakai baju oblong berwarna putih dengan celana jeans berwarna nevi kini sedang menangis meratapi kehidupannya yang sedang di alaminya. Wanita tersebut merasa ingin menyerah dengan rumah tangga yang dijalaninnya, tetapi wanita tersebut sadar ada anaknya yang masih kecil masih berusia 4 tahun. Jadi dia memilih untuk bertahan menyakitimu suaminya karena tidak mau egois demi anak. Tetapi wanita tersebut merasa suaminya telah berubah dan selalu main tangan dan menyakiti perasaannya sehingga bingung harus apa? Dan haruskah, menghakhiri rumah tangga dengan suaminya?.
Wanita tersebut, bernama Tika Lestari, wanita yang masih berumur 23tahun dan memiliki seorang anak berjenis kelamin perempuan yang kini berusia 4 tahun, bernama Chika Sanjaya.
Hiks, hiks, hiks ... 'Sampai kapan aku harus bertahan seperti ini? Aku suka tidak sanggup, menjalani semua ini hiks, hiks. Apa salahku terhadap suamiku? Kenapa suamiku lebih percaya dan sayang terhadap Bapaknya serta adiknya di bandingkan aku. Mereka di depan suamiku begitu baik, tetapi ketika suamiku tidak ada mereka begitu brengsek dan selalu bikin cari masalah! Aku benci hidupku sekarang hiks, hiks .... ' tangis Tika sambil menundukan kepalanya diatas bantal dan disertai genangan airmata membasahi batal tersebut.
Datanglah seseorang, memasuki kamar tanpa mengetuk pintu. Lalu menatap Tika dan berjalan menghampiri Tika.
"Tika kamu kenapa menangis? Apakah ada orang yang menyakitimu?" tanya Chandra, suami Tika.
"Tika! Jawab dong pertanyaanku? Aku tidak suka, jika aku bertanya. Kamu tidak menjawab dan malah mendiamkan aku!" Chandra dengan menatap kesal istrinya.
Namun lagi-lagi Tika pun tidak menjawab perkataan suaminya. Karena merasa kesal, dengan segera Chandra pun menarik tubuh istrinya sehingga terjatuh ke bawah lantai.
__ADS_1
"Mas ini benar-benar gila ya hah? Kenapa melakukan tindakan kasar seperti ini!" bentak Tika, sambil mengusap pantatnya yang sakit dan menatap tajam suaminya.
"Makanya suami bertanya jawab dong. Bukannya pura-pura tuli!"
"Terus kalau aku menjawab perkataamu, kamu akan peduli sama aku iya? Tidak kan, jadi percuma saja aku menjawab perkataanmu," ucap Tika merasa kesal dan menatap tajam suaminya.
"Kamu benar-benar kurang ajar ya Tika! Plakk .... " Chandra menampar pipi istrinya sehingga memerah.
"Mas, apa yang sudah kamu lakukan terhadapku hah? Kenapa kamu malah menamparku?" Tika sambil memegang pipinya yang sakit karena tamparan suaminya.
"Itulah hukuman untuk istri yang kurang ajar dan selalu membantah ucapan suaminya!"
*** penasarankan\, cerita selanjutnya kayak gimana? Yuk langsung mampir ke karya baruku. Jangan lupa kasih dukungan\, kritis\, saran dan like\, komennya. Terima kasih.
__ADS_1