Cinta Lara

Cinta Lara
89. Masih siang, Mas.


__ADS_3

"Lara? Andri?" tanya Viko saat pintu sudah terbuka dan melihat istrinya bersama Andri di kamar.


"Mas Viko?" Lara merasa kaget, saat suaminya datang.


"Apa yang sudah kalian lakukan hah?" tanya Viko sambil menatap Lara dan Andri bergiliran.


"Mas Viko jangan salah paham dulu ya, Lara bisa jelasin ini semua ini sama Mas Viko," ucap Lara sambil berjalan menghampiri suaminya.


"Lagian, saya tadi di suruh Lara untuk membenarkan gorden jendela yang terputus. Tuh, kamu bisa lihat sendirikan," ucap Andri.


Kemudian, Viko pun menatap gorden yang dimaksud Andri.


"Ya sudah, biar saya saja yang benarin gorden jendela itu."


"Baiklah Viko, kalau begitu saya permisi." ucap Andri.


"Iya." jawab Viko.


"Sayang, kenapa kamu malah menyuruh Andri untuk membenarkan gorden jendelanya. Kan, ada pak Ozan. Kenapa kamu, tidak menyuruh dia,"


"Iya, maaf Mas. Habisnya tadi ada angin kencang, jadi takut masuk ke dalam rumah," bohong Lara.


"Iya kah, tadi ada angin kencang?"


"Iya Mas. Sekarangkan, lagi musim hujan sama angin kencang nih Mas,"


"Emm, iya juga sih. Apalagi, suasana kayak gini enaknya tengokin baby kita sayang," bisik Viko.


"Iss, apaan sih Mas. Mesum mulu ah pikirannya," gerutu Lara.


"Kok langsung sewot ya, bukannya asyik ya?"

__ADS_1


"Sudahlah Mas, sekarang kamu benerin tuh gorden jendelanya," ucap Lara.


"Oke sayang." Viko sambil berjalan untuk membenarkan gorden jendela yang putus.


"Hati- hati Mas," ucap Lara sambil melihat suaminya, sedang mengambil kursi lalu naik ke atas kursi untuk membenarkan gorden jendela.


"Iya sayang," jawab Viko.


Setelah semuanya selesai, Viko pun turun dari kursi tersebut. Tiba-tiba kakinya tergelincir saat turun ke bawah.


"Aww, sayang." ucap Viko meringis kesakitan.


"Mas Viko?" Lara sambil berjalan menghampiro suaminya.


"Mas, baik-baik sajakan?" tanya Lara merasa khawatir.


"Baik-baik saja gimana sayang, sakit, kaki Mas tahu." Jawab Viko.


"Punya istri malah ngomel lagi, bantuin dong," ucap Viko.


"Ya sudah ayo, sama Lara bantuin nih," Lara sambil membantu membangunkan suaminya.


"Mas berat sekali tubuhmu, Lara mana tahan membantunya."


"Coba sekali lagi, bantuin Mas bangunin nih," ucap Viko.


Kemudian Lara pun mencoba untuk membantu suaminya, yang ada Lara malah ikut terjatuh juga.


Dan kini posisi mereka, Lara berada diatas tubuh suaminya.


"Tuh kan, Lara jadinya ikut terjatuh juga. Mas berat sekali sih." Lara mencoba bangkit kembali. Namun Viko menahannya dan menariknya kembali sehingga kini wajah mereka saling berdekatan, hidung mancung mereka bersentuhan. Kemudian Viko pun langsung, mencium lembut bibir istrinya dan Lara pun membalas dan merespons setiap ciuman yang suaminya berikan. setelah cukup lama berci*man, dengan segera Viko pun, bangkit dan segera menggendong istrinya dengan perlahan-lahan menuju kasur.

__ADS_1


"Mas, bukannya tadi kaki Mas sakit ya?" tanya Lara.


"Iya. Tapi sakitnya hilang tiba-tiba sayang," jawab Lara.


"Mas bohongin Lara ya? Mas keterlaluan sekali."


"Sudahlah sayang, jangan banyak bicara. Mas sudah tidak tahan lagi nih." Viko sambil membuka baju miliknya.


"Mas mau ngapain sih, ini masih siang loh Mas." ucap Viko.


"Tidak peduli sayang, masih siang juga. Sudahlah jangan banyak protes," Viko sambil membuka baju milik istrinya.


Kini mereka pun dalam keadaan tubuh polosnya, tanpa sehelai benang pun. Karena hasratnya sudah memuncak, Viko pun dengan segera melakukan penyatuannya. Kini meraka pun sedang menikmati indahnya surga dunia.


*Jangan lupa tinggalkan jejak ya kak dan terima kasih yang sudah mampir🙏.


***


Mau promosi lagi nih kak, karya punya teman saya yang kece badai nih, ceritanya bikin baper dan ngakak. penasaran kan? yuk mampir dikaryanya.


Judul : Istri kecil Dosen Muda.


Napen : Susi similikity.


Seoarang mahasiwi polos, cengeng dan juga manja harus menerima perjodohan yang telah di rencanakan oleh kedua orang tuanya yang tak lain dengan dosennya sendiri yang begitu dingin. Tapi siapa sangka di balik kepolosannya gadis itu menyembunyikan jati dirinya yang sebenarnya.


Bagaimanakah sikap mereka di kampus?


Akankah mereka saling mencintai?


Apakah sang Dosen akan menerima jika dia tau jati diri gadis itu yang sebenarnya?

__ADS_1



__ADS_2