Cinta Lara

Cinta Lara
48.Kejutan


__ADS_3

Keesokan Harinya


"Selamat pagi semuanya?" Tanya Viko yang tiba tiba datang dan menghampiri Istrinya, levi dan  orang tuanya. Kebetulan orangtua Lara langsung pulang ke kampung setelah acara kemarin selesai karena ada keperluan mendadak.


"Loh Mas Viko, Sudah pulang Mas?" Tanya Lara sambil mencium punggung tangan suaminya.


"Sudahlah sayang makannya Mas ada disini. Oya sayang maaf ya Mas kemarin tidak bisa menghadiri ulang tahun kamu, soalnya Mas kemarin ada pertemuan mendadak bersama duta Malaysia." Ucap Viko.


"Iya tidak apa apa kok Mas. Lagian Lara ngerti kok," ucap Lara sambil tersenyum pada suaminya.


"Terima kasih ya sayang kamu sudah ngertiin Mas. Oya sebelumnya Mas mau ngucapin selamat ulang tahun Istriku semoga panjang umur, sehat selalu dan semoga apa yang kamu inginkan segera dikabulkan terutama ini," ucap Viko sambil mengusap perut Istrinya.


"Aamiin. Terima kasih Mas. Oya Mas mau makan tidak?" Tanya Lara pada suaminya.


"Mau dong sayang, lagian tadi Mas tidak sempat makan dijalan," ucap Viko sambil duduk dikursi dekat dengan Istrinya.


"Oke  Mas," jawab Lara sambil mengalaskan makanannya untuk suaminya.


"Terima kasih sayang," ucap Viko saat Lara sudah selesai mengalaskan makanannya.


"Ya Mas, ya sudah silahkan Mas dimakan," ucap Lara sambil tersenyum pada Viko.


"Baik Sayang," jawab Viko.


Lalu mereka pun menikmati sarapan pagi bersama.


"Oya sayang, Mas punya kejutan buat kamu?" Ucap Viko.


"Kejutan? Emangnya Mas mau kasih kejutan apa?" Tanya Lara.


"Ada deh rahasia, kan namanya juga kejutan sayang," ucap Viko.


"Paling juga kejutan kasih boneka dan kue ulang tahun," sindir Levi.


"Iss... punya Adik sok tahu lagi. Itukan kalau kasih ulang tahun sama kamu. Tapi sama Istriku beda kayaknya ini kado yang diharapkan oleh Istriku," ucap Viko sambil menatap Lara.

__ADS_1


"Ya sudah jangan banyak bicara, kasihan Istrimu tuh penasaran!" Ucap Bu Ria.


"Iya bentar Bu. Oya Bi  bawa kesini!" Perintah Viko pada Bi Inah sang pembantu di rumah.


"Iya baik Den," ucap Bi Inah lalu berjalan menuju tempat dan mengambilnya apa yang diucapkan Viko.


"Oya kalau boleh tahu emangnya Mas Viko mau ngasih apa sih?" Tanya Lara semakin penasaran.


"Sudah tunggu saja, nanti juga kamu bakal tahu sendiri kok." Ucap Viko.


Eak... eak.. eak.. Suara tangisan bayi


"Ini Den bayinya malah menangis," ucap Bi Inah sambil mengendong bayinya lalu Viko langsung memangkunya bayi tersebut hingga bayi tersebut ada dipangkuannya.


"Bayi?" Ucap  Lara, Levi dan Bu Ria merasa terkejut.


"Iya sayang bayi. Bukankah kamu menginginkan mengadopsi anak? Inilah bayi yang waktu dulu Mas bilang." Ucap Viko yang kini sedang mengendong bayi tersebut.


"Iyalah Mas? Dia sudah melahirkan dan ini anaknya?" Tanya  Lara.


"Iya sayang," jawab Viko.


"Gimana sayang suka?" Tanya Viko.


"Iya suka banget Mas. Terima kasih Mas.  Oya Bu tidak apa apakan Lara mengadopsi anak ini? Tanya Lara pada Bu Ria.


"Iya tidak apa apa kok Nak, malahan Ibu ikut senang kok bila kamu bahagia," ucap Bu Ria.


"Terima kasih ya Bu," ucap Lara pada Ibunya.


"Iya sama sama Nak," ucap Bu Ria sambil tersenyum.


"Wah cantiknya ponakan Aunty. Hello dede cantik perkenalkan saya Levi Kusumajaya sebagai Rich Aunty cantik yang baik hati dan tidak pernah sombong," ucap Levi seolah olah mengajak ngobrol bayi tersebut.


"Iss... so kepedean banget ini anak ngaku ngaku sebagai rich Aunty segala," ucap Viko sambil menatap adiknya.

__ADS_1


"Ye.. biarain saja Kak, so syirik banget nih punya Kakak. Hati hati De tuh punya Ayah galak banget dan sombong tuh," ucap Levi sambil menatap bayi tersebut.


"Ini anak suka bicara sembarangan ya, tidak mungkin kalau sama anak sendiri galak yang ada tuh penuh kasih sayang dan cinta," ucap Viko menatap sinis Levi.


"Iss.. lebay deh," ucap Levi menatap kembali Kakaknya.


"Sudah.. sudah kalian ini gimana sih mulai lagi adu mulut hah? Dan kamu Viko sekarang kamu akan menjadi seorang Ayah coba sedikit saja bersikap dewasa dan harus selalu mengalah sama Adikmu." Ucap Bu Ria sambil menatap Viko.


"Iya ya deh Bu," ucap Viko.


"Oya kalau menurut kalian apa yang pantas untuk nama bayi ini? Ada yang punya ide tidak?" Tanya Lara.


"Aku punya Kak, gimana kalau kasih nama saja Zahra Ainun Kusumajaya. Gimana?" Ucap Levi sambil menaikan dua alisnya.


"Wah nama yang bagus juga tuh Levi. Gimana Mas, Bu setujukan?" Tanya Lara.


"Boleh juga tuh. Ya sudah sekarang nama kamu adalah Zahra Ainun Kusumajaya." Ucap Viko sambil menatap bayi mungil tersebut.


"Ya sudah Levi berangkat kerja dulu Bu, Kak ." Pamit Levi.


"Iya Nak, hati hati dijalannya." Jawab Bu Ria.


"Baik Bu, ya sudah Zahra cantik Aunty Levi berangkat kerja dulu ya. Nanti kalau sudah pulang kerja kita main bareng sama Aunty ya cantik," ucap Levi mengajak berbicara pada mungil tersebut.


"Baik Aunty, hati hati dijalannya. Zahra disini akan selalu menunggu Aunty pulang agar bisa main bareng." Jawab Lara menirukan suara anak kecil seolah olah yang berbicara bayinya.


"Ya sudah semuanya, Levi pamit ya." Ucap Levi sambil menyalami tangan punggung Ibunya dan Kak Viko dan Lara. Dan pergi meninggalkan rumah.


"Akhirnya saya punya anak meski hanya mengadopsi. Tapi bagiku tidak apa apa yang penting saya tidak kesepian lagi sekarang karena ada bayi mungil yang akan selalu menemaniku setiap hari." Ucap Lara sambil tersenyum pada Viko. Lalu Viko pun membalas senyuman Istrinya.


Kini kebahagian pun sedang dirasakan oleh Lara yang kini akan menjadi seorang Ibu meskipun bayi tersebut bukan lahir dari rahim sendiri. Tapi baginya tidak mempermasalahkan itu. Yang penting dia sekarang bisa merasakan menjadi seorang Ibu dan menyibukan diri dengan mengasuh anaknya setelah keluar dari toko butik tersebut.


.


.

__ADS_1


Disinilah kisah Lara berawal . Akan kah Lara menerima Vani sebagai Istri keduanya Mas Viko? Dan bagaimana reaksinya kalau Lara tahu ternyata anak yang diadopsi adalah anak dari istri keduanya Viko!!


Tetap tunggu kelanjutannya ya Kak. Dan terima kasih yang sudah mau mampir kekarya recehku ini. Jangan lupa kak tinggalkan jejak kasih Like, comen dan Votenya biar tambah semangat updatenya terima kasih kakak semuanya i love you😙😙😘😘😊


__ADS_2