
Cinta kurengkuh dengan linangan air mataku, kebahagiaan menyelimuti hatiku saat ia mulai merespon kata kataku.
"Cinta buka mulutnya sayang",Cinta membuka mulutnya saat kusuapi dengan rasa cinta yg teramat sangat.
Air mata yg jatuh dipipinya kuusap dengan tanganku sendiri.mungkin karena terharu melihat sikapku yg begitu tulus merawatnya.
"Kak bagus", Cinta memanggil namaku,membuatku terperanjat karena rasa bahagia,sejak beberapa bulan yg lalu,baru sekarang Cinta memanggilku.
Cinta mulai bisa berjalan tanpa bantuan tingkat lagi,meskipun masih tertatih tatih.lambat lain kesehatan nya berangsur pulih.hingga membuatku tak sabaran lagi ingin mengajaknya duduk bersanding di pelaminan.
*******
Cinta kembali bekerja sebagai guru SMA, walaupun kondisi Nya belum terlalu memungkinkan,ia tetap ngotot bekerja karena merasa sudah terlalu lama berhenti.
Melihatnya sudah mulai pulih, membuatku kembali mengajaknya menikah,namun cinta sekali lagi menampiknya,alasan belum siap.akupun kembali memakluminya hingga setahun.
Cinta mengajakku ketemuan disuatu tempat yg sangat sepi,cinta menggenggam jemariku dan menciumnya,membuatku menjadi sangat heran,karena cinta sangat kukenal dengan sikap dinginnya.
"Cinta kamu kenapa?",tanyaku,ia hanya tersenyum setelah itu mulai bicara.
"Kak bagus,kita boleh menikah sekarang syaratnya,jangan pernah mengungkit tentang apapun disaat kita sudah bersama nanti", ucap cinta
"Cinta,kita sudah cukup lama saling mengenal,kurasa tak ada lagi yg perlu kita khawatirkan lagi ", kataku mantap .
Atas permintaan cinta,kamipun menikah dengan sangat sederhana,yg hanya dihadiri atasan beberapa rekan kerjaku sesama polisi dan ibunya cinta.
Aku dan Cinta hidup bahagia,tak pernah memiliki masalah yg serius,karena cinta juga menurutku sangat pengertian soal rumah tangga.
__ADS_1
Karierku makin menanjak semenjak menikah dengan cinta yg juga telah memberiku sepasang anak kembar yg makin melengkapi kebahagiaan dalam rumah tanggaku,namun badai itu selalu datang mengintai.mendadak aku tergoda wanita cantik yg bekerja di sebuah instansi swasta yg bergerak di bidang ekspor dan impor.
Sebut saja namanya Amanda,gadis itu selalu mengusik ketenangan hatiku,oleh wajahnya yg atau,yg mampu menggeser Cinta dari ruang hatiku.
Amanda ternyata memiliki perasaan yg sama denganku,ia yg mengetahui aku sudah punya anak isteri sepertinya tak mempermasalahkan hingga perselingkuhan pun terjadi.
"Mau kemana mas?", tanya cinta saat dilihatnya,aku sudah rapi dengan penampilanku yg memang selalu diacungkan jempol teman temanku.
Kulihat raut muka cinta agak lain,sepertinya menaruh curiga,hingga akupun berusaha menutupinya dengan senyuman yg kupaksakan.
"Malam ini ada seminar ma,aku harus hadir tepat waktu", ujarku beralasan.
"Gitu ya", cinta menjawab biasa saja.
Cepat cepat,aku menuju tempat dimana Amanda sudah menungguku dengan dandanan yg sangat cantik,meskipun masih jauh dibawah cinta yg memiliki kecantikan natural.
kukecup kening Amanda yg menyambutnya dengan ciuman hangat dibibirnya
"Ehmm enak", gumamku.
"Maaf ya agak lama,abisnya harus buat alasan dulu buat cinta", Ucapku yg ditanggapi dengan kerlingan nakal dari Amanda
Amanda betul betul pintar memikat hatiku,hingga membuatku makin jauh berhubungan Gela dengannya,yg sudah pasti tanpa sepengetahuan cinta .
Bagaimanapun juga,aku tak mau jika sampai kehilangan cinta.
"Kok lambat amat pulangnya,emang rapat apaan hingga tengah malam", Cinta menyambutku dengan ocehan dipintu,ia terus menggerutu,hingga kudaratkan ciuman dipipinya yg Merah jambu.
__ADS_1
Cinta sepertinya tidak merespon ciumanku,semaleman ia memilih tidur dikamar yg lain.
"Jangan jangan cinta mulai mencium perselingkuhan ku", ucapku dalam hati.
Aku sebenarnya 5berdosa telah melakukan dosa ke rumah tanggaku,tapi Amanda entah kenapa begitu mengusik perasaanku,ia malah terkesan sangat mencintaiku.
Aku mulai dihinggapi rasa takut,seandainya cinta tahu apa yg kulakukan,ia pasti tak segan segan minta cerai dariku,aku tau pasti sifat cinta.
"Mas bagus", tiba tiba Amanda sedang duduk didekatku,membuatku terkejut.
"Amanda apa yg kau lakukan disini,pergilah,cinta bisa mengamuk jika melihatmu disini", ucapku ketakutan melihat Amanda duduk tersenyum didekatku.
Amanda memelukku dan memaksaku berbuat intim ,seperti yg sudah sering kami lakukan.
"Amanda,tolong jangan disini,aku pasti mendatangimu,kapanpun yg kau mau", aku mulai bermain dengan halusinasi ku.
Plakk!!!
Sebuah tamparan keras mengenai pipiku,rupanya yg duduk didekatku cinta.
"Jadi ini yg selama ini kau lakukan padaku,jangan harap kau bisa permainkan hatiku bagus tunggulah pembalasanku", Cinta mencekiki leherku,hingga tercekat.
"Cinta!".
******
Ikuti selanjutnya jangan lupa tinggalkan like dan komentar nya.
__ADS_1
"