Cinta Lara

Cinta Lara
69. Bertemu Adik Ipar.


__ADS_3

"Pak Raffi?"


"Lara?"


Ucap Raffi dan Lara bersamaan saat mereka saling menatap.


"Hei apa Lara, sudah lama kita tidak bertemu." Ucap Raffi basa basi.


"Baik kok Pak Raffi. Bapak sendiri gimana kabarnya?" Tanya Lara.


"Sama baik kok Lara." jawab Raffi.


"Ya sudah, silahkan masuk ke dalam Pak Raffi. Oya sendiri saja kesininya Pak?" Tanya Lara.


"Tidak. Saya kesini bersama Sekretaris. Kebetulan tadi masuk lagi ke dalam mobil ada yang ketinggalan katanya." Jawab Raffi.


"Oh gitu ya Pak." Jawab Lara saat menatap mobil Pak Viko tapi orang tersebut tidak kelihatan karena terhalang ada orang lain dibelakang.


"Ya sudah mari masuk Pak." Ajak Lara.


"Iya Lara terima kasih." Ucap Raffi sambil berjalan menuju ballroom.


"Oya Bu Inanya kemana ya?" Tanya Raffi.


"Beliau lagi ada kepentingan dengan rekannya, dan Saya disuruh menggantikan posisi beliau dan menyuruh untuk menyambut tamu. Ternyata Pak Raffi tamunya ya." Ucap Lara sambil tersenyum.


"Oh.. Iya Lara. Oya kamu sendiri lagu ngapain disini?" Tanya Raffi.


"Saya sekarang tinggal disini membantu mengajar anak anak panti disini. Lagian Saya merasa senang bila harus berbagi ilmu kepada mereka. Dan tidak ada salahnya juga kan mengajarkan mereka supaya seperti orang lain yang bersekolah." Ucap Lara.


"Saya salut banget sama kamu, Lara. Selain cantik kamu baik juga ya dan mau berbagi ilmu." Ucap Raffi sambil menatap Lara.


"Itu mah harus Pak." Lara kembali menatap Raffi.

__ADS_1


Tiba tiba seseorang pun masuk ke dalam ballroom.


"Pak Raffi, Saya sudah-" ucapan Levi tergantung saat menatap seseorang yang sangat dirindukan selama ini dan di cari.


"Kak Lara?"


"Levi?"


Ucap Lara dan Levi bersamaan. Mereka tidak percaya bagaimana bisa mereka bertemu disini secara kebetulan.


"Kak Lara kemana saja? Levi sangat merindukan Kakak." Ucap Levi sambil berjalan mendekati Kakar Iparnya


"Kakak baik kok Levi. Kamu sendiri gimana kabarnya?" Tanya Lara.


"Tentu saja Levi baik Kak." Ucap Levi sambil memeluk Kakak Iparnya.


"Syukurlah kalau begitu." Ucap Lara sambil menguraikan pelukannya.


"Kakak untuk sementara tinggal disini Levi." Jawab Lara.


"Apa? Kakak tinggal disini? Yang benar saja, kenapa Kakak tidak tinggal di apartemen saja." Ucap Levi.


"Maaf Kakak tidak bisa Levi. Kakak sengaja lebih memilih menghindar dan orang tidak tahu keberadaan Kakak. Tapi Kakak gagal, ternyata kamu menemui Kakak." Ucap Lara sambil menatap Levi.


"Kakak jangan bicara begitu dong. Levi janji kalau emang ini terbaik buat Kakak, Levi tidak akan kasih tahu orang lain kok." Ucap Levi.


"Benar ya janji." Tanya Lara.


"Iya Kakak janji." Ucap Levi langsung memeluk Kakak iparnya.


Ekhmzz... Suara deheman menyadarkan mereka. Kalau disana ada dirinya.


"Eh Pak Raffi,  maaf ya jadi lupa kalau disini ada pak Raffi." Ucap Lara sambil menguraikan pelukan Levi.

__ADS_1


"Iya tidak apa apa kok. Oya kalian saling kenal?" Tanya Raffi.


"Tentu saja, kita saling kenal. Dia kan Kakak ipar aku Pak." Jawab Levi.


"Oh. . Jadi Kamu adik Iparnya Lara? pantesan saja, kalian begitu akrab." Ucap Raffi.


"Iya Pak hehe." Ucap Levi cengengesan.


"Oya, saya sampai lupa kedatangan Saya kesini untuk memberikan uang buat anak anak panti asuhan. Kebetulan Saya sedikit ada rezeki." Ucap Raffi sambil menyodorkan uang tersebut.


"Terima kasih ya Pak. Semoga kebaikan Pak Raffi dibalas sama sang maha kuasa dan semakin berlimpah rezekinya." Ucap Lara.


"Aamiin.. Ya sudah, kalau begitu saya permisi ya Lara." pamit Raffi.


"Iya silahkan Pak." Jawab Lara.


"Kak Lara baik baik disini ya. Kalau ada apa apa nanti kabarin Levi dan Levi pasti bakal main kesini lagi kalau ada waktu Kak." Ucap Levi sambil menatap Kakak Iparnya.


"Iya Levi." Jawab Lara.


"Ya sudah, saya pamit pulang ya Kak." Ucap Levi.


"Ya Levi, silahkan." Ucap Lara.


"Assalamuaikum... " ucap Raffi dan Levi kebetulan secara bersamaan.


Lalu Levi pun menatap atasannya dan cengengesan.


"Walaikumsalam.." jawab Lara sambil tersenyum kepada Levi dan Raffi.


Lalu Raffi dan Levi pun pergi meninggalkan Yayasan Panti Asuhan Bunda. Dan berjalan memasuki mobil.


Kini Raffi merasakan ada masalah yang terjadi antara Lara dan Suaminya sehingga Lara meminta Levi untuk merahasiakan keberadaannya. Raffi pun ingin bertanya pada Levi tapi diurungkan niatnya. Karena Raffi merasa dirinya tidak berhak tahu.

__ADS_1


__ADS_2