
"Kenapa kamu diam saja Levi? Jadi benar kamu memang benar benar mengetahuinya iya hahh?" Tanya Lara.
"Kak Lara, Levi benar benar minta maaf Kak. Jujur Levi sebenarnya juga tahu kalau Kak Viko menikah lagi dengan Kak Vani Kak hiks hiks," Levi dengan isak tangis dan merasa bersalah lalu memeluk Kakak iparnya.
"Terus kenapa kamu tidak pernah jujur dan tidak pernah mengatakan yang sebenarnya Levi? Salah ya bila Kakak mengetahui semua ini hah?" ucap Lara sambil menguraikan pelukannya dan menatap tajam Levi.
"Kak, Levi benar benar minta maaf Kak. Levi tidak bermaksud untuk menyembunyikan semua ini. Tapi Levi benar benar tidak ada hak bila harus memberitahu untuk semua ini jadi Levi pikir Kak Viko lah yang harusnya kasih tahu semua ini Kak hiks hiks," ucap Levi masih terisak tangis.
"Tapi kenapa Levi, Kakakmu tidak pernah mengasih tahu bahkan menyembunyikan semua ini Lev. Kakak sungguh kecewa dengan Mas Viko dan kamu tahu Levi, dia sudah melakukan kesalahan besar dan Kakak benci Mas Viko hiks hiks." Ucap Lara dengan tangisannya yang pecah.
"Kakak yang sabar ya Kak! Maafin Levi ya Kak dan Kakak jangan benci sama Levi sungguh Levi tidak bermaksud untuk-"
"Sudahlah Levi lagian kamu tidak bersalah kok. Sekarang Kakak harus menemui dulu Mas Viko dan kamu jaga Zahra ya Lev." ucap Lara sambil berjalan menuju parkiran mobil.
"Tapi Kak jangan sekarang biar tunggu Kak Viko saja pulang kerja Kak," ucap Levi sambil menyusul Kakak iparnya.
"Tidak bisa Levi, pokoknya Kakak harus sekarang menemui Mas Viko." ucap Lara yang masih berjalan menuju bawah tangga.
Namun tiba tiba seseorang datang dan masuk begitu saja.
__ADS_1
"Hello semuanya, selamat siang Bi Inah?" Ucap Vani yang tiba tiba masuk dan mendapati Bi Inah sedang bermain dengan Zahra.
tiba tiba Lara memberhentikan langkahnya tepat di depan Vani dan menatap tajam Vani.
"Hei Lara apa kabar? Sudah lama sekali kita tidak bertemu." ucap Vani basa basi.
"Baik. Kamu mau ngapain kesini hah?" ucap Lara dengan datar.
"Sa-saya kesini cuma mau mampir saja ke rumah kamu dan tadi kebetulan saya lewat jalan kerumah kamu makanya saya kesini Lara. Lagian kita sudah lama tidak bertemu," ucap Vani dengan nada kaku.
"Ck, dia sok akting segala. So pura pura bego lagi." ucap Lara dengan senyum sinis.
"Sudahlah kenapa sih kamu tidak berkata jujur saja sama saya kalau kamu sudah menikah dengan Mas Viko!" ucap Lara dengan emosi.
Suasana pun semakin mencekam dan kini Vani dan Lara saling menatap tajam dengan tatapan susah diartikan. lalu Levi dengan segera memberikan kode kepada Bi Inah agar membawa Zahra ke kamar dan dengan segera Bi Inah pun menurutinya.
"Ma-maksud kamu apa Lara hah? Siapa bilang saya sudah dengan Viko?" Bohong Vani.
"Ck, dia tidak mengakuinya juga. Terus ini apa hah?" ucap Lara sambil melempar buku nikah ke dada Vani hingga terjatuh ke lantai. Karena penasaran Vani pun langsung mengambilnya dan merasa tidak percaya dengan apa yang dilihatnya dan di dalam hati Vani merasa senang ternyata suaminya menyimpan buku nikahnya.
__ADS_1
"Emangnya kenapa kalau saya sudah menikah dengan Mas Viko hah?" tanya Vani dengan menatap tajam Lara.
"Sejak kapan kamu menikah dengan Mas Viko hah?" Tanya Lara dengan pertanyaan lain.
"Sejak kamu di rumah sakit koma. Saya segera melangsungkan pernikahannya dengan Mas Viko dan kamu tahu hasil dari pernikahan kita memiliki anak yang bernama Zahra Ainun Kusumajaya yang kamu adopsi itu Lara!" Bentak Vani.
Deg.
Lara benar benar lemah dia hampir saja pingsan dan terjatuh dengan sigap Levi menahannya Lara agar tidak terjatuh.
"Ini tidak mungkin Levi, Vani pasti bohongkan Levi? Katakan Levi kalau yang dikatakan Vani bohong Levi!" ucap Lara dengan tangis pecah.
"Kalau masalah anak Levi kurang tahu Kak. Yang Levi tahu kalau Kak Viko sama Kak Vani sudah menikah Kak." ucap Levi ikut menangis karena sedih melihat Kakak Iparnya.
" Ya sudah kalau kalian tidak percaya tanyakan saja Pada Mas Viko. Kalau Zahra itu anakku!" ucap Vani sambil tersenyum sinis.
"Sudahlah Kak Vani sekarang pergi dari sini! Dengan hadirnya Kak Vani rumah tangga Kak Lara dengan Kak Viko pasti bakal berantakan. Saya benci banget sama Kak Vani wanita yang sudah merebut suami Kak Lara!" ucap Levi sambil mendorong kasar Vani sampai keluar.
"Lepaskan tanganku lagian saya bisa berjalan sendiri kok," Ucap Vani sambil menginbaskan tangan Levi. Lalu berjalan menuju mobilnya dan pergi meninggalkan rumah kediaman suaminya.
__ADS_1
#Flash Back ON.