Cinta Lara

Cinta Lara
menjadi tahanan politik


__ADS_3

Lara,gelisah dalam kamarnya,matanya sepertinya sangat tidak mau bersahabat lagi,berulang kali mencoba,memejamkan matanya.


Nyatanya tak bisa tidur tidur,padahal sudah berulangkali menguap.


Brakkk!!


Tiba tiba pintu kamarnya di dobrak,ia menjadi kaget,saat empat orang bertopeng,telah berdiri di depannya,lara berusaha mengadakan perlawanan,tapi tak bisa,ia justru berhasil dilumpuhkan dan diikat,lalu dibawa paksa ke sebuah mobil yg terparkir,agak jauh dari kontrakan lara.


"Mmmmhhh", lara berusaha melepaskan diri,tapi tak bisa.


Mulutnya telah dibekap kain,dan matanya diikat,agar tak bisa melihat.


"Ya Allah,apa sebenarnya yg terjadi denganku", ucap lara dalam hatinya.


"Tolonglah hambamu ini ya Allah,hamba hanya ingin menjadi pejabat yg jujur,kenapa harus dihadapkan pada situasi begini", ucap lara pada hatinya yg merintih memohon pertolongan Allah.


"Apa yg harus kita lakukan pada pak jaksa ini pak?", tanya seorang laki laki yg kurasa sedang membawaku ke atasannya.


"Masukkan saja ke kamar kosong itu cun,bagaimanapun juga,kita harus memperlakukannya dengan baik,kita hanya membutuhkan bantuannya", jawab orang itu.


"Puihh,bantuan apa yg kalian butuhkan dariku,aku tak sudi bekerja sama dengan manusia,seperti kalian", bathinku.

__ADS_1


Rupanya mereka ingin bekerjasama denganku,untuk kasus yg sangat besar didaerah ini,terkait pembunuhan seorang bendahara yg dimutilasi,yg selama tiga tahun,tak terungkap kasusnya.


"Maaf pak,saya tidak bisa melakukan hal yg serendah itu,sebaiknya bapak meminta tolong ke jaksa yg lainnya,saya rela kehila gan nyawa,daripada menukar harga diriku dengan tumpukan uang", tambahku.


"Pak lara jangan sombong,apa pak lara tidak ingin kaya seperti yg lainnya,lihatlah teman teman pak lara yg mengendarai mobil dan tinggal dirumah mewah,sedangkan pak malarana,masih setia dengan motor butut dan tinggal dikontrakan yg kumuh", ucap seorang lelaki yg bersuara bariton,sementara ikatan mataku belum dibuka,hanya membuka bekapan mulutku,agar bisa berbicara dengan mereka.


"Itu tidak masalah buatku pak,tolong berhenti mempengaruhiku,saya lebih baik meletakkan jabatan,bila harus dipaksa berbuat curang", jawabku.


"Anda sangat keras kepala pak malarana,tapi saya beri kesempatan untuk berpikir,pikirkanlah baik baik permintaan saya", ucap lelaki itu.


Terdengar derap langkah kaki keluar dari kamar ini,kuyakin mereka keluar lagi dari ka.ar yg kutempati ini.


Saya tidak menjawabnya,bagiku tidak penting bicara dengan orang orang seperti ini.


Mereka yg bekerja alasan untuk rakyat,ternyata hanya untuk kepentingan pribadi.


Aku membaringkan tubuhku diatas hamparan kasur yg empuk ini,saat pintu kamar terasa dibuka sangat pelan.seolah sangat takut terdengar siapa pun.


"Pak lara,ayo kita keluar dari sini", kata orang itu.


"Kamu siapa?", tanyaku

__ADS_1


"Ssstt", orang itu melarangku bicara dan melepas tutup mataku


"Bapak!", ucapku kaget saat melihatnya,ia bapaknya kaila


Ia menuntunku keluar dari rumah ini dengan hati hati,entah kenapa,ia begitu hafal letak rumah ini secara terperinci padahal memiliki banyak ruangan dan pintu pintu rahasia.


Akhirnya pak sudirman,bapaknya kaila berhasil membawaku keluar dari rumah itu,ia membawaku ke rumah seorang polisi yg ternyata sudah mendengar perihal diriku,yg selalu menjadi incaran para mafia.


"Selamat datang pak lara,kenalkan nama saya Bagus Santosa,pindahan dari jawa,saya sangat salut dan bangga pada,pak lara yg ternyata memperjuangkan nasib rakyat kecil", ucapnya sambil menepuk pundakku.


Ia menjabat tanganku dengan erat.


"Mari kita sama sama berjuang bersama pak,kita akan menjadi pertner kerja yg baik", ucapnya.


"Sama sama pak,saya juga sangat bangga dan merasa terhormat,pak bagus,memilih saya menjadi patrner kerja yg baik", ucapku pula.


Malam itu saya terpaksa menginap di rumah pak bagus dan mengobrol hingga larut malam,rupanya ia juga mendengar kecurangan yg dilakukan beberapa polisi ke keluarga kaila,dan ia tersentuh mendengarnya.


"Hidup dipedalaman,memang rada rada susah pakkita tegas sedikit salah,lembut malah dijadikan kesempatan orang untuk mengelabui kita", ucapnya sambil tertawa.


Untuk pertama,aku merasa tak sendiri lagi

__ADS_1


__ADS_2