
Sore hari saat Arga pulang dari kampus,dia melihat Nayna yang duduk di teras sendiri .
Arga turun dari mobil nya berjalan mendekati Nayna "apa yang kau lakukan disini sendiri" tanya Arga sambil duduk di kursi seberang Nayna.
"Nay,menunggu Abang yang ingin menjemput,tapi entah sejak dari tadi Abang belum sampai juga" jawab Nayna menatap Arga yang di seberang nya.
"Kenapa tidak kau telpon saja" tanya Arga kembali.
"Nay,sudah menelepon beberapa kali,tapi tidak tersambung " jawab nya kembali
"Memang kalian ingin pergi kemana" tanya Arga dengan penasaran.
"Abang ingin mengajak Nay ke beberapa rumah makan milik ayah,memberi tahu pengelola di sana bahwa untuk sementara Nay yang akan membantu Abang melihat perkembangan sehari-hari di tempat itu" Jawab nya jujur .
Arga hanya mengangguk kan kepala menandakan paham apa yang terjadi saat ini.
Kring..kring... handphone Nayna berdering,tertera nama Renaldi yang menelpon nya.
"Abang kemana saja, Nay sudah sejak tadi menunggu Abang"
".........."
"Baik lah,kalau begitu Nay naik taxi saja,baik lah Nay tutup Sekarang bang"
Nayna mematikan telepon nya dan memasukan handphone itu kembali ke tas nya,saat akan beranjak pergi,Nay menoleh pada Arga untuk berpamitan.
"Kak, Nay pergi dulu menyusul Abang,tadi Nay sudah izin dengan Bu Marsya di dalam" Nayna berdiri dari duduk nya,tapi tangan nya di tahan oleh Arga.
__ADS_1
"Kenapa kau ingin naik taxi,bukan kah Abang mu akan menjemput mu" tanya Arga
"Abang tidak bisa menjemput Nay,ban mobil Abang kempes ,jadi Nay akan naik taxi saja di depan" jelas Nayna.
"aku akan mengantarmu,tunggu lah sebentar disini,aku mandi sebentar dulu" kata Arga sambil menatap Nayna.
"Apa kakak tidak lelah,kakak baru saja pulang,aku bisa sendiri kak.." tolak Nayna pada Arga.
"Tidak, pokoknya kau tunggu saja sebentar disini" Arga berkata sambil berdiri dan masuk kedalam tanpa peduli dengan tolakan Nayna.
~~
Arga turun setelah 20 menit berlalu,dengan baju kaos santai nya dan celana panjang jeans,memakai kaca mata hitam,sungguh sempurna lelaki yang berdiri di depan Nayna ini.
Arga berjalan mendahului Nayna dan membukakan pintu di sampingnya "masuk lah ,nanti keburu malam"
Nayna masuk ke dalam mobil ,dia melihat Arga sedikit berlari kesamping untuk masuk ke mobil,mereka duduk bersampingan.
"Nay,di mana alamat rumah makan kalian itu..?" Tanya Arga saat menghidupkan mesin mobil nya.
Nayna terlihat mengambil handphone dari tas nya,dan menunjukkan sebuah alamat pada Arga yang dikirim Kaka nya sebelum Arga turun tadi.
Hening saat di jalan menuju tempat Renaldi berada. Arga melirik pada Nayna disamping nya,sebelum akhir nya mengeluarkan suara
"Ekheemm.. Nay,kau sekarang sudah kelas berapa..?" Tanya nya
__ADS_1
"Nay,sudah mau kelas 2 kak,," jawab Nay dengan menatap Arga yang sedang fokus menyetir.
"Selain Abang mu Aldi,apa kau tak memiliki saudara lain Nay.." tanya Arga kembali
"Tidak kak,Nay hanya berdua dengan Abang setelah ayah dan ibu pergi" Nayna terlihat menunduk.
"Nay,maafkan aku jika pertanyaan ku membuat mu sedih " sesal Arga
"Tidak kak, Nay tidak apa-apa.. Nay masih punya Abang" jawab Nay sambil tersenyum.
Deg... jantung Arga tiba-tiba berdetak tak biasa saat melihat senyum Nayna dari jarak dekat,dia mengelus dada nya dengan berdialog sendiri dengan batin nya.
"Jangan macam-macam Arga,dia anak kecil,dia seperti adik mu sendiri " kata nya di dalam hati.
-
-
-
Hayyy Kaka semua, terimakasih sudah mampir di karya pertama aku,mohon maaf jika masih banyak kata yang kurang pas..mohon tinggalkan jejak Kaka dan komentar nya..
Tolong dukungan Kaka semua yaa hingga karya ini END dan dapat membuat karya-karya yang lain
Sekali lagi bantu vote🙏🙏
__ADS_1