
Malam panjang telah berganti pagi,Nayna mengerjap kan mata beberapa kali,ia merasa ada benda besar yang menindih perut nya,ia mendongak kan kepala dan melihat wajah tampan suami nya yang masih terlelap.
Nayna mulai mengabsen setiap inci wajah Arga dengan jemari lentik nya,perlahan dari mata,hidung hingga bibir Arga yang tipis,dengan pelan ia memindai seluruh wajah suami nya agar tak membangun kan nya.
"Kakak sangat tampan saat tidur..!" Gumam Nayna pelan sambil tersenyum,sampai akhir nya Nayna merasa kan pergerakan Arga ,ia pura-pura memejamkan mata kembali.
Arga melenguh kecil sembari merenggangkan otot-otot yang terasa nyeri,kemudian pandangan nya beralih menatap gadis cantik yang masih terlelap di samping nya.
Arga tersenyum,kemudian dengan pelan ia membelai pipi Nayna yang lembut,mendekat kan wajah nya .
Cup
Hanya kecupan singkat,namun membuat mata Nayna terbuka sempurna.
"Apa yang kakak lakukan..?" Tanya Nayna dengan malu.
Arga tersenyum sambil menumpu wajah nya dengan satu tangan.
"Apa kau sudah lama bangun dan mengelabui kakak jika kau masih tidur..?" Tanya Arga balik.
__ADS_1
Nayna menyembunyikan wajah nya di balik selimut,ia sangat malu ,Arga terkekeh melihat itu,ia menarik selimut itu,namun Nayna menahan nya dengan sekuat tenaga.
"Kenapa harus malu,bukan kah tadi malam kita sudah saling terbuka..?" Goda Arga mengingatkan tentang pertempuran panas mereka tadi malam.
Sungguh Nayna di buat malu mendengar penuturan Arga.
Arga mendekat dan berbisik di telinga Nayna yang masih tertutup selimut.
"Sayang,kakak sangat suka dengan ******* mu tadi malam,suara mu sangat sexy " Goda Arga yang di akhiri dengan gigitan kecil di telinga Nayna yang masih terbungkus selimut itu.
Dengan cepat Nayna membuka selimut nya,namun Arga lebih dulu berlari menuju kamar mandi sebelum dapat amukan dari Nayna pagi itu karena sudah menggoda nya.
Arga tertawa melihat tingkah Nayna pagi itu,sungguh demi apa pun dia sangat menikmati tadi malam,dan ******* Nayna membuat nya ingin terus mengulang nya kembali.
Arga mandi dengan hati yang begitu baik,ia bersiul ria di bawah pancuran shower,ia tersenyum saat merasakan goresan-goresan kecil pada pundak nya,ia sangat ingat bahwa Nayna yang melakukan itu tadi malam saat terjadi pergulatan panas itu.
Arga mematikan shower dan memakai handuk untuk menutupi bagian bawah nya,ia menatap ke cermin ,pundak nya yang kekar itu penuh dengan goresan kuku akibat ulah Nayna .
"Sayang..." Teriak Arga dari dalam kamar mandi.
__ADS_1
Nayna yang bingung mendengar teriakan Arga,ia menyusul nya,namun hanya sampai depan pintu.
"Apa yang terjadi,apa kakak baik-baik saja..?" Tanya Nayna yang khawatir.
"Masuk lah dan lihat sendiri,seperti nya kakak sedang sakit..!" Ucap Arga dari dalam
"Sakit,yang benar saja,bukan kah tadi baik-baik saja..!" Gumam Nayna dengan pelan
Dengan sedikit kesusahan,Nayna yang masih memakai selimut menutupi tubuh nya,ia membuka pintu kamar mandi dengan pelan,ia begitu terkejut mendapati punggung dan pundak Arga yang banyak goresan.
"Apa kakak jatuh..?" Tanya Nayna yang masih khawatir,ia mengusap goresan itu dengan sedikit merasa nyeri.
"Kenapa bisa seperti ini,,?" Tanya Nayna yang masih bingung..
🌹🌹🌹
Jangan lupa like dan vote serta komentar nya kakak..
Terus dukung karya ini sampai akhir🙏🙏
__ADS_1