Cinta Nayna

Cinta Nayna
Menutupi


__ADS_3

Arga kini tengah menunggu Nayna yang beberapa saat lalu ijin pada nya untuk membeli es jeruk,namun hingga setengah jam,Nayna tak kembali menemui nya di parkiran.


"Kau kemana ..!!" Gerutu Arga mencoba menelpon Nayna ,namun belum sempat tersambung,mata Arga menangkap seorang wanita yang tengah duduk sendirian di kursi ujung parkiran itu dengan termenung.


"Apa yang dia lakukan..?" Gumam Arga mengerutkan kening nya kemudian berjalan menghampiri Nayna di sana.


"Nay...?" Panggil Arga sambil menyentuh pundak Nayna.


"Kakak...!" Ucap Nayna sedikit kaget.


"Apa yang kau lakukan di sini..?" Tanya Arga yang kemudian ikut duduk di samping Nayna.


"Tidak ada,hanya saja Nay teringat ayah..!" Bohong Nayna pada lelaki di samping nya itu.


"Kau ingin ke makam ,kakak akan mengantarmu..!" Tawar Arga dengan menggenggam tangan Nayna.


Nayna menggeleng pelan kemudian dia menarik tangan yang berada di genggaman Arga.


"Bagaimana bisa kakak menggenggam tangan ku seperti itu,sedang kan di sisi lain tadi pagi kakak juga menggenggam tangan wanita lain..!" Batin Nayna .


Mungkin salah karena Nayna hanya diam dan tak bertanya semua,dia hanya tak ingin kecewa seperti malam pertama pernikahan nya Arga tak menjawab pertanyaan yang ingin di ketahui nya.

__ADS_1


Arga merasa ada yang tak beres pada Nayna saat ini,karena Nayna menolak diri nya secara halus.


"Nay ingin pulang..!" Hanya itu kata yang bisa Nayna ucap kan,ia tak mampu untuk bertanya lebih banyak.


Arga mengiyakan dan mengikuti langkah Nayna yang lebih dulu beranjak dari kursinya.


"Apa yang terjadi pada nya,apa dia marah karena aku terlambat..?" Gumam Arga seorang diri.


Di sepanjang perjalanan Nayna hanya diam dan menatap ke luar jendela,sesekali dia memejamkan mata nya menahan sesak di dada.


Arga yang terus melirik Nayna dari samping,dia tak mengerti mengapa Nayna jadi berubah.


Sampai di depan pekarangan rumah,Nayna masih memejamkan mata,Arga berinisiatif ingin menggendong Nayna,namun belum sempat membuka pintu,Nayna lebih dulu membuka nya kemudian berjalan cepat masuk ke rumah melewati ruang tengah dan dapur hingga tak melihat ibu Marsya yang berpapasan dengan nya.


"Apa yang terjadi,kalian bertengkar lagi..?" Tanya Bu Marsya


"Aku juga tidak mengerti,dia tak mengatakan apa pun sejak di parkiran kampus..!" Jawab Arga yang juga merasa bingung dengan sikap Nayna yang berubah menjadi dingin.


Arga berlalu menyusul Nayna,dia membuka kamar nya pelan,tidak ada siapapun di sana,kemudian dia beralih ke kamar mandi,tapi Nayna juga tak di sana.


"Ada apa dengan nya..!" Ucap Arga yang mulai kesal sambil membanting tas nya di kasur.

__ADS_1


Arga merebah kan diri di kasur nya,mencoba meredam emosi nya saat ini,dia tak ingin Nayna melihat diri nya saat sedang marah,hampir setengah jam dia mengontrol emosi nya,dia bangun dan mendatangi Nayna yang di yakini nya berada di kamar Nayna sendiri.


Tok tok tok


"Nay,ini kakak...!" Ucap Arga


Namun tak ada jawaban apa pun dari dalam.


"Nay,buka...kakak ingin bicara..!" Tambah Arga.


Bagaimana pun dia khawatir Nayna yang hanya diam saja,takut Nayna melakukan sesuatu di luar nalar nya.


"Nay,kalau kau tidak mau membuka,kakak akan mendobrak kamar mu sekarang..cepat buka..!" Ucap Arga sedikit keras hingga membuat Bu Marsya mendatangi Arga yang berada di depan pintu Nayna.


"Kenapa mesti teriak-teriak..?" Tanya Bu Marsya yang kesal dengan Arga.


"Coba mamah yang bujuk menantu kesayangan mamah itu,aku khawatir mah,dia belum makan siang sejak tadi...!" Jelas Arga yang sedikit luluh oleh Bu Marsya.


🌹🌹🌹🌹


Mohon maaf lahir batin semua

__ADS_1


Selamat hari raya Idhul Adha bagi yang merayakan nya.


Maaf teman-teman baru bisa update,saya lagi sakit,jadi ga bisa konsentrasi buat menulis,sekali lagi maaf dan do'a kan saya lekas sembuh teman-teman.


__ADS_2