
Bu Marsya bergegas menghubungi pa Hendrawan yang saat ini sedang menghandle pekerjaan Arga di kantor.
"Apa yang terjadi...?" Tanya pa Hendrawan yang melihat Bu Marsya di luar ruangan Nayna .
"Pah, Nay meringis dan menangis, sekarang masih di periksa dokter di dalam...!" Jelas Bu Marsya.
"Lalu Arga ..?" Tanya pa Hendrawan kembali yang di sambut gelengan kepala oleh Bu Marsya.
Ini sudah 4 hari sejak kejadian itu,mereka seperti tertidur panjang ,Nayna beberapa kali telah menunjukkan reaksi ,namun Arga tak sekali pun bergerak,banyak alat yang di pasang di tubuh nya.
Dokter keluar dengan raut wajah yang sulit di artikan.
"Nyonya bisa melihat nona di dalam,seperti nya nona begitu syok,namun keadaan tubuh nya tidak menunjukkan hal yang berbahaya,hanya di perlukan istirahat dan perawatan agar tubuh nya lebih kuat lagi ..!" Jelas dokter.
Bu Marsya masuk melihat Nayna yang masih berbaring sambil menatap Arga yang setia dengan tidur nya.
"Sayang,apa ada yang sakit..kata kan pada mamah..!" Ucap Bu Marsya lembut sambil mengusap air mata yang mengalir dari pipi Nayna.
"Mah,kakak...kenapa kakak masih tidur..?" Tanya Nayna dengan sesak di dada,hati nya hancur saat melihat Arga yang terbaring dengan luka yang cukup parah pada kepala .
"Dia akan baik-baik saja,kau harus menjaga kesehatan mu,jangan berpikir banyak,ingat ada bayi kalian di sini yang harus kau jaga ..!" Ucap Bu Marsya mengingat kan Nayna akan kandungan nya.
Nayna mengelus perut nya sambil mengucap rasa syukur atas kebaikan Tuhan yang masih mempercayakan untuk kandungan ini.
"kau mau makan sesuatu..?" Tanya Bu Marsya .
Nayna menggeleng dan memandang memohon pada Bu Marsya.
"Nay ingin ke sana sebentar saja..ijin kan Nay..!" Ucap Nayna memohon dengan harap.
Pa Hendrawan membantu Nayna dengan mendudukkan di kursi roda.
"kakak...!" Lirih Nayna yang menyentuh tangan Arga di depan nya.
__ADS_1
Nayna tertunduk dengan tangan Arga sebagai bantalan nya,ia menangis perih melihat pria di depan nya terbaring lemah.
"sudah,jangan menangis..kau harus pilih,harus sehat..untuk bayi mu dan suami mu..kau mau kan..!" Tambah pa Hendrawan yang mengusap punggung Nayna, sebenarnya tubuh rentan nya pun begitu rapuh saat melihat anak semata wayangnya terbaring dalam kesakitan,namun beliau harus kuat.
****
Sudah seminggu setelah kejadian itu,Arga belum juga menunjukkan kemajuan,ia masih terbaring lemah tak sadar kan diri.
Lain lagi dengan Nayna yang sudah mulai pulih,ia lebih sehat ,di temani Aldi yang selalu menjaga nya di rumah sakit,di tambah dengan perhatian dari ke dua mertua nya yang membuatnya bersemangat.
"Nay,apa kau ingin jalan-jalan ke luar..?" Tanya Aldi yang berusaha menghibur Nayna .
"Tapi kakak ..Nay di sini saja ,Abang saja..!" Tolak Nayna,ia tak mau meninggalkan Arga sedetik pun,bahkan setiap pagi,ia bersikeras membersihkan tubuh Arga sendiri.
"Hanya sebentar,lagian mamah sebentar lagi akan tiba,kita bisa keluar sebentar..!" Tambah Aldi, seperti Nayna ,Aldi pun memanggil Bu Marsya mamah
Karena itu permintaan dari Bu Marsya langsung untuk menganggap mereka orang tua nya.
"Kak,Nay tinggal sebentar..!" Ujar Nayna yang sudah siap dengan kursi roda nya.
"Kau harus tetap menjalani hidup mu,jangan bersedih terus,percaya lah jika Arga bisa melewati ini dan akan berkumpul bersama kita lagi..!" Ucap Aldi memberi nasehat pada Nayna ,ia bahkan membelai lembut Surai cantik milik Nayna adik nya.
Seperti yang Aldi liat,selama seminggu ini Nayna juga kehilangan selera makan dan jarang sekali tersenyum,ia lebih banyak diam sambil menemani Arga,bahkan terkadang ia menangis .
"Abang, terimakasih sudah menemani Nay di sini selama seminggu ini,jika besok Nay sudah bisa pulang,Abang bisa kembali untuk mengurus resto ..!" Ucap Nayna ,karena ia paham betul jika Aldi memiliki tanggung jawab besar mengurus resto.
"Abang akan di sini dulu menemani mu sampai kau sehat kembali,jangan memikirkan banyak hal,fokus pada kesehatan dan kandungan mu saja..!" Balas Aldi dengan lembut,ia begitu menyayangi Nayna ,karena setelah kematian ke dua orang tua nya,kini Nayna menjadi prioritas utama nya dalam hidup,ia harus memastikan kebahagiaan Nayna .
Setelah hampir sepuluh hari,Nayna di nyatakan sehat dan di perbolehkan pulang,Aldi bisa kembali ke kota K untuk mengurus resto yang sudah lama di tinggalkan nya.
Meski Nayna di nyata kan sehat dan bisa pulang,ia tidak langsung senang karena pulang,ia tetap di ruangan itu menjaga Arga suami nya
"Kau pulang saja,kau harus istirahat dengan benar..!" Ucap Bu Marsya.
__ADS_1
"Nay akan di sini menemani kakak,mamah dan papah pulang dan istirahat lah,pasti kalian lelah sudah seminggu ini menemani Nay dan kakak,mamah tenang lah,di sini ada suster dan penjaga yang akan menemani Nay..Nay akan menelpon jika perlu sesuatu,mamah pulang lah,kasian papah juga perlu istirahat karena lelah dari kantor mengganti kan kakak..!" Jelas Nayna yang tidak bisa di bantah.
Nayna masih setia duduk di samping Arga sambil membaca kan buku,sesekali ia mengusap tangan Arga dengan lembut,berharap sang suami bisa merasakan sentuhan hangat nya.
hingga pukul 1 dini hari Nayna merasa lelah dan tertidur dengan posisi tertelungkup pada tangan Arga ,namun belum lama ia tertidur,Nayna seperti mendengar helaan nafas panjang dan terdengar seperti berbisik.
"air....!"
deg
Nayna menengadah kan wajah nya melihat Arga yang membuka mata dengan sayu sambil berkata.
"air...!" sedikit terbata dan terdengar pelan ,namun Nayna paham akan itu,dengan cepat ia meminum kan air dengan sendok kecil .
"kakak...!" lirih Nayna dengan berurai air mata sambil meminumkan Arga air putih.
"penjaga,panggil kan dokter cepat ..!" ucap Nayna sedikit berteriak pada orang yang menjaga di depan pintu.
Nayna menggenggam tangan Arga yang masih terlihat lemah .
"apa ada yang sakit...?" tanya Nayna masih di samping Arga ,dan di jawab dengan gelengan kepala.
"sebentar lagi dokter akan tiba..!" tambah Nayna .
Segerombolan dokter dan suster masuk ke ruangan Arga ,Nayna di minta keluar sebentar agar tim dokter bisa memeriksa Arga .
"semoga semua berjalan baik,ya Tuhan sembuh kan lah kakak,aku akan melakukan apa pun agar kakak sehat seperti dulu..!" ucap Nayna memanjat kan do'a dalam hati nya.
🌹🌹🌹🌹
Senin tiba,di tunggu vote nya
like
__ADS_1
komentar
hadiah yang banyak