Cinta Nayna

Cinta Nayna
Nando


__ADS_3

"apa yang terjadi...?" Tanya Arga pada Bu Marsya saat tiba di depan rumah nya,terlihat semua orang tengah berkumpul di ruang tengah dengan tatapan tajam menuju pada Arga.


"Apa kau masih berhubungan dengan Jesika..?" Tanya pa Hendrawan kembali,yaa pagi ini mereka di kejutkan dengan kedatangan seorang anak kecil yang menanyakan mommy nya .


"kenapa bertanya seperti itu,bukan kah kalian tau aku sudah membenci wanita itu..!" Jawab Arga.


"Lalu siapa anak kecil itu..?" Tanya Bu Marsya menunjuk seorang anak kecil yang duduk sambil memegang tas kecil nya.


"Aku tak mengerti,katakan dengan jelas,apa yang terjadi..!" Ucap Arga


"Dia mencari mommy nya,dia mengatakan jika mommy nya sedang bersama Daddy nya ,dan kau tau,dia membawa foto mu yang di yakini nya sebagai Daddy nya, sekarang jelas kan semua nya .!" Bentak pa Hendrawan yang merasa emosi.


Arga terperangah kaget mendengar itu semua,ia tak mengerti kenapa Jesika bisa melakukan ini pada nya,ia akui dulu Arga dan Jesika begitu dekat,namun ia tak pernah melakukan hal di luar batas,apa lagi sampai membuat Jesika hamil,jelas itu bukan anak nya,namun bagaimana ia menjelaskan semua itu.


"Kenapa dia sampai ke sini...?" Gumam Arga pelan.


"Dia di antar sopir Jesika ke sini,kau simpan di mana mommy nya,apa kau masih bermain di belakang Nayna ..?" Tanya Bu Marsya dengan telak.


"Apa yang kalian katakan,aku tak seburuk itu,dia juga bukan anak ku..!" Jawab Arga


Nando, seorang anak berusia kurang lebih 3 tahun menghebohkan kediaman keluarga Hendrawan pagi ini,ia di antar oleh seorang suster yang mengasuh nya,dengan berbekal alamat yang pernah di berikan Jesika pada pengasuh nya ,ia pernah berpesan pada orang rumah nya,jika ia tak pulang dalam beberapa hari,maka mereka harus mengantar kan Nando ke alamat yang ia tulis di secarik kertas.


Arga berjalan mendekati anak kecil yang sesekali menatap Arga dengan rasa takut,mata jernih nya menandakan ia tak bersalah,hanya menjadi korban dari mommy nya yang rakus dan egois.


Arga berjongkok menatap anak kecil itu "kau mengenal ku..?" Tanya Arga yang masih dengan tatapan tak bersahabat.


Nando mendongak dengan tatapan sayu nya.


"Dad ..Daddy..!" Ucap anak itu dengan terbata.


"Daddy...katakan sekali lagi..!" Bentak Arga dengan sedikit keras hingga membuat Nando takut dan se segukan .


"Apa yang kau lakukan..?" Ucap Bu Marsya dengan suara yang tak kalah nyaring,ia mendorong Arga ke samping dan membawa pergi anak kecil itu dari sana.


"Tolong tenang kan anak ini dulu..!" Kata Bu Marsya yang memberikan nya pada pelayan wanita di rumah nya .

__ADS_1


Arga terduduk di ujung sofa ,dengan keadaan rumit tentang masalah yang di ciptakan oleh Jesika .


"Kau tak perlu membentak anak kecil itu,ia tak tau apa-apa,kau hanya membuat nya takut,di mana kau sembunyikan Jesika..?" Tanya pa Hendrawan


"Aku mengurung nya,dia menyebabkan aku dan Nayna hampir berpisah kemarin..!" Jawab Arga jujur,ia menceritakan hari penjebakan itu hingga ia menangkap dan mengurung Jesika hingga sekarang,semua orang tak habis pikir dengan tindakan Arga yang ekstrem ,ini bisa di bilang penculikan dan Arga bisa di kenakan pasal.


Pranggg


Terdengar pecahan kaca yang begitu nyaring, hingga membuat semua orang yang sedang berkumpul di bawah menatap bersama ,


"Nayna...!" Gumam Arga yang langsung berlari menaiki tangga berbelok tinggi itu.


Klik.....


Tak bisa,Nayna mengunci dari dalam,ia begitu syok mendengar Nando menunjuk foto Arga yang terpasang di ruang tamu dengan sebutan Daddy.


"Nay ...?" Panggil Arga dengan sedikit keras,namun tak ada sahutan,ia melihat ke dalam dari sedikit celah di bawah pintu kamar nya.


Gelap


Hanya itu yang terlihat,Arga sedikit panik,pikiran nya melayang ke mana-mana


"Dia mengunci dari dalam..!" Jawab Arga,jika bisa,ia ingin mendobrak pintu ini,namun tak bisa,karena material dari pintu ini terbuat dari bahan yang tahan akan benturan keras dan semacam nya (gimana coba pintu nya😅,ngehalu aja yaa🤭)


Arga berlari keluar,mengambil tangga ,berusaha memanjat ke balkon kamar nya.


"Hati-hati..!" Ucap Bu Marsya yang merasa khawatir.


Arga hanya mengangguk dan menaiki tangga itu dengan sedikit tergesa-gesa,ia takut Nayna melakukan hal yang menyakiti diri nya.


Bugh ..


Arga menjatuhkan diri nya saat tiba di balkon kamar nya,ia mencoba membuka pintu dengan pelan,namun terkunci,ia melihat sekeliling kamar,masih gelap,namun ia bisa mendengar isakan kecil dari dalam sana.


"Nay..buka..ini kakak..!" Ucap Arga yang sudah tak tahan.

__ADS_1


"Buka,atau kakak pecah kan kaca ini..!" Tambah Arga sambil memukul sedikit kasar kaca di depan nya.


Nayna tak bergeming sedikit pun,ia lelah dengan ini,baru kemarin ia merasa bahagia dengan kehamilan nya, sekarang ia mendengar fakta baru yang mengejutkan nya pagi ini


"Nay tak ingin bertemu kakak,Nay tak ingin melihat wajah kakak ..!" Tulis Nayna pada kertas yang ia tempel pada kaca pintu balkon nya.


"Nay,jangan seperti anak kecil,buka pintu nya sekarang,jangan sampai kakak marah..!" Ucap Arga kemudian


Arga meremas rambut nya secara kasar,ia tak boleh gegabah,ia juga tak mungkin memecahkan kaca jendela,karena takut melukai Nayna jika terkena pecahan kaca itu.


"Nay,keluar sekarang..jangan sampai kamu menyesal jika tidak keluar..!" ancam Arga.


deg..


Nayna menegang di tempat nya mendengar ancaman Arga,apa yang akan dilakukan nya,sungguh Nayna sangat lelah tentang kisah Jesika ,ia muak mendengar berbagai penjelasan yang keluar dari mulut Arga.


"kau tidak ingin bertemu kakak lagi bukan..baik lah,kakak kabulkan keinginan mu..!" ucap Arga yang berpaling akan turun melalui tangga.


klik


pintu besar dengan kaca hitam itu terbuka sedikit,namun tak menampakkan Nayna.


Arga berjalan ingin menggapai pintu besar itu,namun


"stop,Nay tidak ingin bertemu kakak dulu..!" ucap Nayna kemudian berlari kecil menuju kamar mandi dan mengunci nya sebelum Arga sempat menahan nya.


Arga masuk membuka pintu balkon dengan sedikit kasar,menghidupkan lampu dan membuka tirai yang di tutup Nayna ,Arga tau jika Nayna merasa sedih atau terluka,ia lebih suka berada di kegelapan dengan kesendirian nya.


Betapa terkejut nya Arga setelah lampu menyala,ia melihat beberapa pecahan kaca yang berserakan di dekat kaca rias Nayna.


"darah..!" gumam Arga pelan.


"Nay,kau kenapa selalu ceroboh..!" ucap nya dengan emosi dan berjalan menuju kamar mandi yang tertutup.


🌹🌹🌹

__ADS_1


Selamat beristirahat semua


jangan lupa like koment dan vote nya yaa


__ADS_2