
Bu Marsya begitu terkejut saat melihat Nayna pulang dengan di gendong Arga.
"Apa yang terjadi...?" Tanya Bu Marsya menghampiri mereka yang baru datang.
"Nayna terjatuh di kampus..!" Jawab Arga,kemudian dia menurun kan Nayna untuk duduk di kursi bersama Bu Marsya.
"Tunggu lah,kakak akan ambil kan air untuk mu..!" Ucap Arga meninggalkan Nayna bersama Bu Marsya.
"Kau tidak apa-apa..?" Tanya Bu Marsya pada Nayna yang memegang lutut nya yang memar.
"Ini hanya memar Mah,Nay tidak apa-apa..!" Jawab Nayna dengan memberikan senyuman nya.
"Lain kali kau harus hati-hati..!" Pesan Bu Marsya.
Nayna mengangguk kan kepala kemudian memeluk Bu Marsya,dia merasa begitu beruntung memiliki mertua yang begitu menyayangi nya,Arga yang melihat istri dan mamah nya berpelukan ikut tersenyum.
"kau, istirahat lah di kamar..!" Ucap Bu Marsya sambil melepaskan pelukan sayang nya.
Arga membawa kan air putih untuk Nayna,setelah meminum nya dia berpamitan pada Bu Marsya untuk membawa Nayna ke kamar.
Arga menurun kan Nayna di sofa kamar nya,kemudian dia berjongkok untuk membantu Nayna melepas kan sepatu nya.
__ADS_1
"Kakak,jangan ..Nay bisa melakukan nya..!" Tahan Nayna saat Arga akan melepas kan sepatu nya .
"Kenapa,kau tidak mau kakak membantu mu..?" Tanya Arga.
"Bukan begitu,tapi itu tidak pantas jika kakak menunduk dan memegang kaki Nay..!" Jawab Nayna .
"Diam lah...!" Ucap Arga tak peduli,dia tetap melepas kan sepatu Nayna dengan perlahan kemudian membawa Nayna ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
"Apa kau mau kakak membantu mu mandi..?" Bisik Arga di telinga Nayna.
Nayna langsung menggeleng hingga membuat Arga tersenyum.
"Mandi lah,kakak akan tunggu di luar..!" Kata Arga kemudian berlalu membiarkan Nayna membersihkan diri nya.
Dia tidak sepenuh nya marah pada Daniel,karena bagaimanapun itu bukan salah Daniel,bahwa Jesika lah yang mengejar Daniel hingga meninggal kan Arga,dia hanya kecewa pada keadaan hingga membuat jarak antara diri nya dan Daniel sahabat nya itu.
Nayna berjalan pelan menuju lemari pakaian,namun dia terhenti saat melihat baju nya sudah ada di kasur,dia bisa menebak kalau Arga lah yang menyiapkan nya,dia memakai baju itu kemudian mengambil handphone di tas untuk menghubungi Arga yang tidak terlihat di kamar itu.
Nayna menekan nomor Arga,tersambung namun tak mendapat jawaban.
"Kakak kemana..!" Gumam Nayna.
__ADS_1
Nayna memutuskan untuk ke dapur untuk mengambil minum,dia berjalan pelan sambil memegangi dinding.
Saat menuruni tangga dia masih berpegangan dengan berjalan pelan menumpu kaki nya yang masih perih karena memar.
Di pertengahan tangga Nayna terduduk karena tak bisa lagi menahan sakit kaki nya.
Arga yang baru di depan pintu berlari melihat Nayna yang duduk di tanggal.
"Ada apa..kenapa di sini..?" Tanya Arga yang khawatir melihat wajah Nayna berkeringat.
"Nay ingin ke dapur ngambil minum..!" Jawab nya.
"Kenapa tidak menunggu kakak..?" Ucap Arga sambil menggendong Nayna menuju dapur.
Nayna hanya diam,dia duduk di kursi dan Arga mengambil kan minum untuk Nayna.
"Tadi kakak kemana..?" Tanya Nayna sesudah meminum air putih itu.
"Tadi kakak ke depan membeli kan mu obat supaya luka mu cepat membaik..!" Jawab Arga dengan perhatian.
🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
Sudah mau weekend ne..selamat bersenang-senang kakak semua..