
Seperti biasa saat jam kuliah berakhir,Nayna menunggu Arga di depan mobil nya,hingga 1 jam Arga belum juga mendatangi nya.
"Kakak kemana,ini sudah hampir satu jam,mana ga bisa telpon lagi..!" Gerutu Nayna yang mulai bosan menunggu Arga,dia ingin menelpon namun dia tidak memiliki handphone dan kartu nya pun di sita oleh Arga.
Nayna yang mulai bosan kemudian memutus kan untuk menghampiri Arga di kelas nya.
"Nay,kau mau kemana..?" Tanya Daniel yang berpapasan dengan Nayna saat berjalan di koridor kelas.
"Nay,ingin mencari kakak..!" Jawab Nayna dengan kikuk, sebenarnya dia pun tak tau di mana kelas Arga.
"Apa mau aku temani..!" Tanya Daniel kemudian.
Nayna terlihat ragu,karena tak ingin merepotkan orang lain.
"Sudah lah,ayo aku temani..!" Ucap Daniel lagi,mereka berjalan beriringan hingga sampai pada kelas Arga,namun hanya ada Rey dan Sammy.
"Nay,ada apa kau di sini..!" Tanya Rey yang terkejut melihat kedatangan Nayna di kelas mereka.
"Nay ,mencari kakak,karena sudah lama menunggu di parkiran,tapi kakak tak ada..!" Jelas Nayna pada Rey.
Rey dan Sammy saling berpandangan sambil melihat seseorang yang datang bersama Nayna itu.
__ADS_1
"Kenapa mereka bisa bersama,apa mereka saling kenal..?" Gumam Sammy sendiri.
"Mungkin dia sedang di perpustakaan..!" Ucap Sammy menimpali.
Nayna mengangguk kemudian pamit pada mereka untuk ke perpustakaan.
Daniel masih mengikuti Nayna yang berjalan menuju perpustakaan itu.
Saat masuk di perpustakaan itu, keadaan cukup sepi,hanya beberapa mahasiswa yang tengah sibuk dengan buku-buku di depan nya,hingga di barisan rak terakhir Nayna mendengar suara seorang wanita yang menyebut nama nya.
"Nayna itu hanya anak kecil,dia belum mengerti bagaimana membuat mu bahagia,tapi percaya lah,cinta kita ini akan membawa kita bersama dalam kebahagiaan,aku siap menunggu mu ,bahkan aku bisa berbicara langsung pada Nayna agar dia mengerti kalau yang terjadi sekarang adalah kekeliruan ..!" Ucap Jesika.
Deg
"Kau jangan diam saja sayang..!" Ucap Jesika dengan manja bergelayut di tangan Arga.
"Sudah lah aku akan pulang dulu,Nay pasti sudah menunggu..!" Kata Arga yang akan berlalu namun di tahan kembali oleh Jesika dengan memeluk Arga.
"Aku menunggu mu malam ini di apartemen.." ucap Jesika.
Nayna kaget begitu juga dengan Daniel.
__ADS_1
Nayna tak bisa diam lagi,dia keluar dari persembunyian nya menghampiri Arga.
"Nay..!" Ucap Arga dengan sangat terkejut.
Namun Nayna tak berbicara apa pun,dia hanya menunjukkan pada Arga kalau dia melihat semua nya,hingga Arga tidak bisa lagi untuk berbohong.
Nayna pergi dari sana setelah menatap Arga dan Jesika secara bergantian.
Arga langsung melepaskan pelukan Jesika dengan marah.
"Ini semua gara-gara kamu,sudah ku bilang jangan pernah mengikuti lagi..!" Umpat Arga.
Jesika terlihat senang melihat Nayna yang pergi seperti itu.
Daniel masih bersembunyi di balik rak buku itu,setelah melihat Arga berlari mengejar Nayna,baru dia menghampiri Jesika yang terlihat begitu bahagia karena sudah menciptakan kesalahpahaman antara Nayna dan Arga
"kau terlihat sangat senang..?". ucap Daniel.
Jesika membalikkan badan menuju arah suara itu,dia membulatkan mata begitu terkejut dengan seseorang yang berada di depan nya itu.
"Da...nieel...?" ucap Jesika dengan terbata.
__ADS_1
🌹🌹🌹🌹🌹
kakak semua,tolong bantu like dan vote nya yaaa