Cinta Nayna

Cinta Nayna
132


__ADS_3

Aldi membawa Nayna pulang ke rumah orang tua mereka dengan perasaan bercampur marah kecewa dan sedih.


"Abang..!" Sapa Nayna sedikit takut melihat wajah Aldi yang tak bersahabat,meski Nayna tau jika Aldi tak akan menyakiti nya,namun rasa bersalah pada Aldi membuat nya takut.


"Kau masih menganggap ku Abang..kenapa Nay..?! Lirih Aldi yang meneteskan air mata di ujung sudut mata.


"Maaf..!" Balas Nayna yang memeluk Aldi dengan sesegukan.


"Kau anggap Abang apa,kenapa kau tak mengatakan semua nya,Abang merasa sangat bersalah pada ayah dan ibu..!" Ungkap Aldi yang merasa sedih.


"Maaf,Nay takut Abang akan marah pada kakak dan membawa Nay pergi dari kakak jika Abang tau ..!" Jelas Nayna ,ya ia ingat betul saat Aldi mengancam Arga dulu,jika akan membawa Nayna pergi jika Arga menyakiti nya.


"Kau tetap salah sudah berbohong pada Abang Nay..!" Balas Aldi .


"Abang,maaf kan Nay ,jangan marah..Nay mohon jangan benci kakak..ini hanya keadaan yang memaksa kakak begini,Nay mohon kakak harus mengerti..! Jelas Nayna .


"Ok, sekarang Abang akan mengantar mu pada nya ..!" Ucap Aldi,namun di sambut gelengan kepala oleh Nayna .


"Jangan sekarang,Nay ingin sama Abang..jangan katakan pada kakak jika Abang di sini..Nay ingin tenang..!" Tolak Nayna.


"Kenapa lagi,bukan kah ini pilihan mu,kenapa kau lari..ayo lah Nay..Abang ga ngerti sama kamu ..!" Ucap Aldi dengan bingung.


Nayna menceritakan kejadian semua nya pada Aldi dan kejadian sesaat di rumah sakit tadi.


"Nay mohon,Nay ingin di sini dulu..!" Pinta Nayna .


"Hhhmmm.. istirahat lah, Abang akan keluar sebentar ..kau di sini dulu..!" Ucap Aldi .


Nayna menggenggam tangan Aldi .


"Abang,Nay mohon jangan katakan apa pun pada kakak,jangan pukul kakak..!" Pinta Nayna ,ia begitu takut jika Aldi bertemu Arga dan meluapkan kemarahannya pada Arga


"kau tenang lah,semua akan baik-baik saja..kau tak perlu khawatir..!" Balas Aldi mengusap pundak Nayna ,padahal kemarahan Aldi kali ini sudah di ambang batas,ia begitu marah kali ini saat tau Arga bermain wanita di saat Nayna tengah hamil,ia marah saat Arga tak mengakui Nayna sebagai istri nya.


Aldi mengetahui ini saat ia mendesak Daniel yang tak kunjung pulang .


Dengan keadaan marah namun terlihat masih tenang,Aldi meninggal kan Nayna sendirian di rumah,ia datang menemui Daniel yang kebetulan saat itu bersama Rey dan Sammy di showroom Rey .


Braaakkk


Aldi mendorong kasar pintu kerja Rey ,yang membuat semua penghuni ruangan itu terlonjak kaget

__ADS_1


Tanpa permisi Aldi menegak jus yang entah milik siapa di meja itu.


Rey dan yg lain saling tatap,mereka tau jika Aldi sangat marah saat ini.


"Aku kecewa pada kalian,kenapa menyembunyikan tentang keadaan Nay ..?" Tanya Aldi.


Rey mendekat kearah Aldi.


"Nayna sangat menyayangi mu,ia tak ingin kau terbebani dengan keadaan nya,tapi percaya lah, kami selalu menjaga Nayna ..!" Jawab Rey .


"Aku ingin menghajar nya saat ini juga,tapi Nay melarang ku..!" Adu Aldi sambil menatap ke tiga teman nya.


"Kau bertemu Nay ..?!" Tanya Daniel yang langsung menyahut.


"Ya,,aku menemukan nya di jalan sendiri menangis karena kabur dari lelaki bodoh itu..!" Jelas Aldi.


"Apa kita pukul saja kepala bodoh itu agar ingatan nya kembali..!" Sambung Sammy yang mendapat lemparan minuman kaleng dari Rey.


Praaannkkk


Beruntung Sammy cepat menghindar,hingga tak mengenai nya.


"Kau lebih bodoh dari nya..!" Ucap Rey yang melotot kesal pada Sammy.


Aldi merasa jengah di sana ,ia ingin tenang malah di tambah keributan dari kekonyolan Sammy.


"Aku pergi..!" Ucap Aldi yang akan berlalu,namun di ikuti Daniel dan yang lain.


"Kita akan makan siang bersama..!" Ucap Daniel mencoba meredakan emosi Aldi.


"Tidak,aku akan pulang..Nay sendirian di rumah..!" Jelas Aldi.


"Kami ikut..!" Sambung Rey yang berada di belakang.


Mereka berempat berjalan beriringan menuju lobby showroom,hingga membuat seluruh mata SPG wanita meleleh.


"Siapa lagi keturunan dewa satu ini,,bertiga saja sudah bikin meleleh,sekarang malah berempat..makin lunak ja nih kita..!" Celutuk salah satu wanita di sana.


4 buah mobil beriringan memasuki rumah Nayna ,benar mereka sengaja menaiki mobil masing-masing karena sebelum ke rumah Nayna ,mereka berpencar untuk mencari makan siang menurut selera masing-masing,padahal Aldi sudah mengatakan jika ia saja yang membawa dari resto Aldi.


Aldi melongo melihat tentengan yang di bawa sahabat nya.

__ADS_1


"Kalian ingin berpesta..?" Tanya Aldi yang bingung melihat banyak kotak makan .


"Wanita hamil keinginan nya banyak biasa,jadi aku tak tau Nay suka kue apa,jadi aku beli semua..!" Ucap Sammy yang membeli banyak kue.


Rey dan Daniel tertawa di sana,seperti Sammy Rey dan Daniel pun tak tau makanan kesukaan Nayna ,hingga ia membeli banyak makanan ,berharap Nayna menyukai nya.


"Kalian membeli banyak makanan,siapa yang akan menghabiskan nya..!" Ucap Aldi dengan kesal


Ke empat lelaki itu memasuki rumah dengan keributan kecil ,hingga membuat Nayna membuka pintu kamar yang tak jauh dari ruang tamu.


"Abang..kalian..?" Ucap Nayna bingung yang melihat banyak tentengan di tangan mereka.


"Kita makan siang bersama..!" Ucap Aldi pada Nayna.


"Kenapa banyak sekali..?" Tambah Nayna .


"Mereka bertiga gila..!" Sahut Aldi yang kesal karena banyak makanan yang di beli random oleh ke tiga sahabat nya itu.


Nayna mengikuti ke empat laki-laki itu menuju dapur.


"Bibi tolong siapkan makanan ini,dan bagi juga untuk penjaga di depan sama teman bibi yang lain..!" Pinta Aldi menyerah kan tentengan yang banyak itu.


"Kalian dari mana,kenapa bisa bersama..?" Tanya Nayna yang masih heran .


"Jangan memikirkan banyak hal..duduk lah,dan tunggu makan nya siap,kita makan bersama, setelah itu ngobrol..!" Ucap Rey.


Sementara Daniel hanya diam dan melihat Nayna di seberang nya, sebenarnya banyak hal yang ingin ia tanyakan pada Nayna ,namun ia tak ingin membuat ke tiga lelaki di sana salah paham.


Duggghh


Sammy menendang kaki Daniel di bawah meja untuk membuyarkan lamunan nya.


"Awww..kau gila..sakit bodoh..!" Ungkap Daniel yang sangat kesal pada ulah sahabat nya itu.


"Kenapa melamun,kau seperti anak perawan saja..!" Ledek Sammy yang di sambut kekehan yang lain.


"Kita makan dulu,jangan bercanda terus..!" Tegur Rey .


Sementara Aldi hanya menggeleng kan kepala.


🌹🌹🌹

__ADS_1


like komen yaa


__ADS_2