
Hari yang lelah telah mereka lalui bersama dengan keraguan,kecewa dan kesedihan di dalam nya,namun itu semua tak menyurut kan keinginan mereka untuk tetap bersama.
"kakak sangat mencintai mu,maaf kan atas apa yang terjadi kemarin, sekarang kau dan bayi ini yang akan menjadi prioritas kakak,kau harus percaya ini,kakak berjanji atas nyawa kakak sendiri..!" ucap Arga saat mengantar tidur panjang Nayna .
Seperti biasa ,Arga memeluk erat Nayna,mereka menjalani hari yang panjang,meski dengan ingatan Arga yang tak kunjung kembali,tapi percaya lah,keyakinan Arga tetap pada Nayna .
Sudah 5 bulan sejak hari itu,Arga dan Nayna menjalani hari mereka dengan tenang tanpa gangguan apa pun, sekarang pun kandungan Nayna hampir menginjak 7 bulan,ia berada di fase yang mudah lelah .
"Hay jagoan..bagaimana hari mu,apa kau rewel..dan membuat mommy mu lelah...!" ungkap Arga saat berinteraksi dengan kandungan Nayna yang lumayan besar.
"sayang,apa kau baik-baik saja..!" tanya Arga saat melihat kaki Nayna yang sedikit membengkak sore ini.
"Nay oke..hanya saja kaki Nay sedikit berat..!" keluh Nayna .
"apa kau mau ke dokter.. kakak akan membawa mu nanti malam..!" tawar Arga .
"kakak sudah lelah bukan,kakak pun baru pulang,kita istirahat di kamar aja..!" balas Nayna.
"tidak,kau dan bayi kita yang utama..!" ucap Arga yang memang selalu ingin menang.
"heum..baik lah,tapi kakak mandi dan makan dulu..Nay akan meminta pelayan menyiapkan makanan kakak..!" kata Nayna .
"tidak perlu,kau temani kakak ke kamar saja..kita nanti akan makan di rumah mamah dan papah..!" ucap Arga .
Arga memutuskan untuk membawa Nayna ke rumah nya yang baru,meski dengan perdebatan yang panjang dengan ke dua orang tua nya,Arga ingin lebih merasakan tanggung jawab nya sendiri,ia tak ingin terus bergantung bersama orang tua nya.
Arga membantu Nayna berjalan,ia sudah menawarkan menggendong Nayna ,namun di tolak dengan alasan ,ia terlalu berat.
"kak,Nay terlalu gendut..?!" ucap Nayna saat di perjalanan menuju kamar nya.
"heum..kau gendut...!" bisik Arga
plak
__ADS_1
Nayna memukul tangan Arga karena kesal dan berjalan jauh melepas kan tautan tangan mereka.
"tapi kau seksi sekali..!" bisik Arga kemudian saat meraih kembali tangan Nayna .
Nayna mengulum senyum nya,berusaha tak menghiraukan Arga.
"tersenyum saja,tak usah malu,kau memang seksi sekali..!" ulang Arga sambil mengedipkan sebelah matanya.
Begitu lah hari-hari yang mereka lalui di rumah baru mereka ,selalu dengan gurauan kecil,tak sekali pun mereka bertengkar lagi,hari yang selalu di isi dengan candaan dan gurauan dari kekonyolan Arga .
----""-----
"Bagaimana kondisi istri saya ..?" tanya Arga tanpa melepaskan tangan Nayna .
"kondisi nona sangat baik,bengkak di kaki nya sangat wajar,anda bisa memijat nya dengan lembut saat malam hari,,!" ucap dokter dengan panjang lebar.
Arga membawa Nayna ke rumah orang tua nya setelah dari klinik,tak lupa ia membeli beberapa makanan yang Nayna mau di jalan tadi.
"sayang....!" panggil Arga saat di mobil, sebentar lagi mereka akan sampai pada kediaman orang tua Arga .
"apa kau bahagia..?!" tanya Arga .
"kenapa bertanya seperti itu..?!" selidik Nayna dengan mengerutkan kening nya.
"tidak..aku hanya ingin tau,apa kau bahagia sekarang.. sebentar lagi akan ada seseorang di antara kita..,bukan hanya satu,tapi dua..!" ucap Arga .
tes
tes
tes
Air mata Nayna turun dengan cepat.
__ADS_1
"Hay,kenapa menangis..!" tanya Arga panik sambil menepikan mobil nya.
"apa yang kakak maksud barusan..!" tanya Nayna lirih.
Sekarang Arga paham,mungkin ia salah menjelaskan sesuatu.
"jangan menangis,aku membicarakan dia..!" sambung Arga sambil mengusap lembut perut Nayna.
Nayna mendongak dari pelukan Arga.
"sayang,anak kita kembar..!" bisik Arga sambil tersenyum.
Nayna mendongak di sambut senyuman Arga .
"aaaaaaa....!" Arga memekik tertahan saat Nayna mencubit perut nya.
"sayang,sakit..!" ucap Arga sambil mengambil tangan Nayna dan mengecup nya.
Arga sengaja menyembunyikan tentang kehamilan kembar Nayna,ia tak ingin Nayna terlalu banyak pikiran ,namun malam ini ia sudah tak bisa menahan kebahagiaan nya.
ddrtttt
"sayang,mamah menelpon kita..!" ucap Arga sambil tersenyum.
"ia maaf mah,kami terjebak macet..!" bohong Arga sambil tersenyum menatap Nayna .
setelah memutuskan telepon,ia segera melajukan mobil nya menuju mansion orang tua nya.
🥰🥰🥰🥰
Good night
sehat selalu
__ADS_1
semoga kalian masih setia kasih like dan dukungan nya