
Nayna berhenti di depan toko buku untuk membeli beberapa buku dan yang lain nya, setelah itu melakukan mobil nya menuju kampus yang ia rindu kan.
Meski tak memiliki teman, setidak nya ia tak bosan di rumah saja, nayna memang sosok yang tertutup, ia jarang berkumpul bersama teman di kelas nya, meski mereka baik.
"Nay, lama tak terlihat...! "
"Gimana kabar nya..? "
"Ko baru masuk..? "
"Sehat kan..? "
Beberapa pertanyaan menerpa nya saat memasuki kelas itu, dan nayna hanya tersenyum saja tanpa ingin menjawab satu-satu, dan teman di kelas nya lun paham, jika nayna memang tipe orang yang seperti itu, tapi ia baik pada siapa pun, hanya menjaga jarak.
Jam pelajaran hari ini terlihat alot, dan sungguh nayna di terpa ngantuk yang teramat, wajar lah ya wanita hamil memang seperti itu, namun ia masih bisa menahan.
"Apa makan ja kali ya, biar ga ngantuk..! " Gumam nayna sendiri.
Nayna memutuskan untuk ke kantin sekedar mengganjal perut nya yang sedikit lapar.
"Bu nasi padang nya satu ya..! " Pesan nayna di kantin, namun seseorang menghalangi tubuh nya yang kecil.
"Jangan bu, beri dia nasi goreng saja..! " Jelas lelaki yang berdiri tepat di depan nayna.
"Kakak..! " Gumam nayna di sana.
"Jangan makan yang pedas dulu, tidak baik untuk kehamilan mu..! " Ucap rey yang memang sedang berada di kampus itu
"Ngapain kakak di sini..? " Tanya nayna yang berjalan beriringan menuju meja kosong.
"Aku sedang menjemput adik ku..! " Jelas rey.
__ADS_1
"Hhhmmm, kenapa kakak menatap nay seperti itu..? " Tanya nayna yang merasa risih dengan tatapan rey di depan nya.
Bagaimana tak gugup, nayna tak pernah duduk berhadapan dengan rey seperti ini, apa lagi rey menatap nya dengan intens, bohong jika nayna tak merasa apa pun di tatap seorang lelaki yang tampan, tak kalah dari Arga.
"Kenapa di kampus, apa yang terjadi..? " Tanya rey yang begitu kepo, dia tau betul jika Arga tak memberi ijin nayna untuk pergi ke kampus saat dia di nyatakan hamil.
"Nay bosan di rumah, jadi nay ke kampus, dan papah mengijin kan nya..! " Jelas nayna.
"Lalu bagaimana Arga..? " Tanya rey.
"Hhhmmm, kakak juga mengijinkan nya..! " Ujar nayna sedih.
"Apa aldi tau semua nya..? " Tanya rey lebih lanjut.
Nayna menggeleng cepat.
"Kak, please jangan bilang apa pun pada abang.. Nay tak ingin dia marah dan membawa nay pergi..! " Pinta nayna, karena nayna tau jika aldi sampai tau Arga menyakiti nya, maka nayna akan di bawa nya jauh dari Arga, dan nayna tak menginginkan itu,.
Nayna menyantap nasi goreng yang di pesan kan oleh Rey ,mereka mengobrol ringan siang itu sampai di mana adik Rey menghampiri mereka.
"Nay,aku tinggal dulu,adik ku sudah menghubungi jika dia sudah di parkiran..!" Jelas Rey berdiri.
Nayna tinggal sendiri ,setelah makan ia langsung kembali ke kelas,karena Rey sudah membayarkan .akan siang nya kali ini.
Lain dengan Nayna yang menghabiskan makan siang nya di temani Rey,di kantor Arga justru terlihat kusut kali ini,bagaimana tidak,ia di buat pusing oleh kerjaan yang menumpuk,belum lagi Yessi yang terus menelpon nya untuk mengajak makan siang
"Sayang,maaf aku tak bisa,nanti pas pulang aku akan menjemput mu di rumah sakit,kita pulang bersama ke apartemen..!" Bujuk Arga ,beruntung kali ini Yessi menurut dan tak menuntut lagi.
Apa kabar dengan pa Hendrawan,ya dia tak mengetahui tentang hubungan Arga dan Yessi kali ini,entah bagaimana,Arga bisa menyembunyikan semua nya.
Lain lagi di sebuah gedung yang menjulang tinggi,terlihat seorang lelaki dengan raut wajah sedih sekaligus marah saat mendengar kan laporan dari orang yang berada di depan nya.
__ADS_1
"Apa kau yakin dengan yang kau katakan..?" Tanya nya dengan sorot mata yang tajam ,tangan nya pun ikut mengepal kuat di atas meja itu.
"Seperti yang anda lihat ,saya mengambil sendiri foto nya,dan rekaman itu menjelaskan dengan nyata, menurut kabar yang saya dengar,jika tuan Arga mengalami kecelakaan dan membuat nya hilang ingatan...!" Jelas lelaki berkaca mata di depan nya,namun jangan salah,meski memakai kaca mata ,ia adalah lelaki yang bisa di andal kan tuan nya,otak nya begitu encer ,di tambah gerak nya yang gesit selalu membawa sang tuan pada keberhasilan.
"Termasuk lupa dengan Nayna ,isteri nya..?" Tanya orang yang tadi nya duduk sekarang berdiri tegap menghadap kaca besar dengan tangan yang di masukkan di saku celana.
Lama terjadi keheningan di ruangan itu,hingga sebuah pikiran melesat di otak nya.
"Aku akan datang ,aku akan membawa mu pergi jika kau di sana tak bahagia,terlebih jika suami mu tak mengharapkan mu,aku akan ada bersama mu,tunggu aku...!" Gumam nya saat menatap foto Nayna yang di berada di tangan nya.
"siap kan tiket penerbangan ku sekarang ,tolong handle semua di sini,aku akan kembali secepatnya ..!" tukas nya dan berlalu dari sana setelah mengatakan semua itu,kemana tujuan nya saat ini,ya tujuan nya adalah bandara,ia akan langsung terbang untuk memastikan semua nya ,ia tak bisa menunggu lagi saat mendengar wanita yang ia sayang sedang dalam masalah besar.
"maaf ,aku terlambat mengetahui semua,hingga kau harus bersedih dan menangis sepanjang malam,aku berjanji akan membuat mu tersenyum,meski aku akan melawan dunia ku,tunggu aku..!" gumam nya saat menatap jalan di dalam mobil nya.
"pak,tolong katakan jika Aldi mencari ku di kantor,katakan aku ke luar kota menangani proyek baru..!" ucap nya pada sang sopir di depan yang akan membawa nya ke bandara.
"baik pa Daniel..!" balas sopir itu dengan patuh.
Daniel,yaaa itu lah lelaki yang saat ini membawa diri nya untuk bertemu Nayna ,bukan ia jahat mengambil kesempatan supaya dekat dengan Nayna saat Arga melupakan Nayna ,namun ia tak tahan jika Nayna terluka akibat ulah Arga ,Daniel mendengar jika Arga tengah menjalin hubungan dengan seorang wanita secara terang-terangan di depan Nayna,dan Daniel tau jika Nayna saat ini tengah merasa kan kesedihan.
"aku tak akan membiarkan Arga menyakiti mu lagi, cukup semua ini,kau harus bahagia..!" gumam nya kecil yang ikut meras sesak saat memposisikan diri nya menjadi Nayna.
🌹🌹🌹🌹
like
komentar
vote
hadiah yang banyak
__ADS_1
jangan pelit yaa BESTie like nya