
Di sebuah sudut kota ,terlihat seorang pemuda yang terlihat sedih,ia kecewa dengan keadaan.
"Mengapa aku selalu berada di belakang nya,jika aku yang lebih dulu mengenal nya,mungkin sekarang aku sudah bahagia bersama nya..!" Gumam nya sendiri.
Lelaki itu terlihat kacau,dia mengurung diri di ruangan gelap,hanya cahaya matahari yang sedikit masuk melalui celah gorden.
Di villa pinggir pantai Nayna dan Arga tengah menikmati kebersamaan mereka,Nayna tak mau lepas sedikit pun dari lelaki di samping nya,hingga suara ketukan pintu mengalihkan perhatian mereka berdua.
Tok tok tok
Arga memandang Nayna yang berbaring di kaki nya.
"Kakak akan membuka pintu sebentar..!" Ucap Arga sambil mengalihkan kepala Nayna pada bantal di samping nya.
Arga berjalan membuka kan pintu,terlihat Aldi yang bersandar pada tembok.
"Apa yang terjadi,kenapa tidak keluar..!" Tanya Aldi yang langsung masuk tanpa permisi.
Mata Aldi terbelalak melihat pecahan kaca dan darah pada dinding kamar itu.
__ADS_1
Aldi menatap tajam pada Arga.
"Apa yang kau lakukan pada Nayna ..?" Tanya Aldi dengan marah sambil mencengkram baju Arga.
"Abang salah paham..!" Kata Nayna yang berjalan menghampiri ke dua laki-laki itu.
"Nay, hati-hati kaki mu..!" Ucap Arga membantu Nayna .
"Abang,kakak tidak melakukan apa pun,ini salah Nay..!" Ucap Nayna menenangkan Aldi.
Aldi memeluk Nayna sambil menatap tajam pada Arga.
"Aku akan menyuruh pelayan untuk membersihkan ini,kau pindah saja ke kamar lain dulu..!" Tambah Aldi yang berlalu dari kamar itu.
Arga dan Nayna saling memandang kemudian tersenyum bersama,Nayna memeluk Arga.
"Kakak jangan khawatir,Abang tidak marah pada kakak,dia hanya kesal sebentar saja,nanti juga akan membaik..!" Ucap Nayna menenangkan Arga .
"Nay,apa pun terjadi,jangan pernah pergi lagi,meskipun bersama Aldi,tapi jika kau ingin melihat jasad kakak,kau boleh melakukan nya..!" Kata Arga yang mendapat gelengan cepat dari Nayna yang berada di pelukan nya.
__ADS_1
"Kakak jangan bicara seperti itu,jangan membuat Nay takut,Nay mohon jangan bicara seperti itu lagi..!" Ucap Nayna sambil memeluk erat Arga.
Saat sedang berpelukan, tiba-tiba ada dua orang pelayan masuk yang di tugas kan Aldi untuk membersihkan kamar itu.
"Maaf kan kami nona,kami di suruh tuan,dan tidak tau jika masih ada anda di kamar..!" Ucap pelayan itu tak enak karena mengganggu privasi nona muda nya.
"Tidak apa-apa,kalian bersih kan saja,kami akan keluar ..!" Kata Arga menyahut .
Dengan cepat Arga menggendong Nayna keluar dari sana.
"Apa yang kakak lakukan,Nay masih bisa berjalan..!" Bisik Nayna yang malu di lihat pelayan itu.
"Diam lah,kaki mu bisa infeksi jika di paksa berjalan,lagian kakak itu suami mu,kenapa mesti malu..!" Omel Arga yang membawa Nayna ke kamar lain.
"mulai sekarang aku akan terus percaya pada kakak,karena aku tak sanggup jika harus kehilangan kakak,kakak orang yang begitu nekat,dia menyakiti diri nya sendiri ,aku tak kan sanggup jika melihat lebih dari ini..!" gumam Nayna di hati kecil nya.
"kenapa kau terus memandang kakak seperti itu..?" tanya Arga yang berjalan membawa Nayna.
🌹🌹🌹
__ADS_1
tolong Bantu like dan vote nya kakak semua,agar karya ini terus berkembang