
Arga buru-buru keluar dari mobil saat sampai di pemakaman itu,senyum nya terbit saat dia melihat sosok wanita yang di cari nya sejak tadi.
Dengan pelan dia membawa kaki nya menuju wanita itu,berdiri di belakang Nayna tanpa menyapa Nayna.
Cukup lama dia berdiri di sana namun tak ada kata yang terucap dari bibir Nayna.
Arga mendekat dan menyentuh pundak Nayna.
"Nay...!" Panggil Arga dengan tatapan sedih nya.
Nayna menoleh pada arah suara itu,dengan tatapan yang tidak suka,dia berpaling kembali kemudian mencium nisan orang tua nya setelah itu berdiri bersiap untuk pergi dari tempat itu.
Arga paham jika Nayna sangat marah pada nya saat ini dan dia harus bisa membujuk Nayna entah dengan cara apa pun.
"Nay,dengerin kakak..!" Ucap Arga dari belakang yang mencoba meraih tangan Nayna namun selalu ditepis oleh nya.
__ADS_1
Terlihat mata Nayna masih sembab, seperti nya dia sudah menangis dari tadi.
"Semua nya salah paham Nay,ga seperti yang kamu pikirkan..!" Jelas Arga dengan tatapan menyesal nya.
Arga terus memblokir jalan Nayna yang akan keluar dari makam itu dan kali ini membuat Arga sedikit bertindak karena dia tau Nayna akan memberhentikan taxi lagi yang berarti dia akan kehilangan jejak Nayna seperti tadi siang.
"Tidak Nay..tidak seperti itu..,kau tidak boleh pergi sendiri lagi,ikut kakak sekarang..!" Pinta nya dengan permohonan.
Namun Nayna juga keras kepala,dia sudah kecewa dengan apa yang di lihat dan di dengar nya itu.
Arga sedikit geram melihat Nayna yang akan mencari taxi,dia tak bisa berbuat apa-apa lagi selain membawa paksa Nayna dari tempat itu.
"Kali ini kakak akan bertindak sendiri..maaf kan kakak..!" Ucap nya kemudian langsung menggendong tubuh Nayna yang kecil membawa Nayna menuju mobil milik nya.
"Apa yang kakak lakukan...?" Tanya Nayna yang marah dengan perbuatan Arga,dia berusaha untuk turun,tapi sia-sia karena tenaga nya kalah dengan Arga.
__ADS_1
"Kakak tak perlu menjelaskan apa pun pada Nay..!" Tambah Nayna yang terlihat kesal.
Namun Arga tak menghiraukan nya,dia terus berjalan menuju mobil nya,mendudukkan Nayna ke dalam mobil nya,kemudian langsung mengunci mobil itu setelah dia masuk.
Arga tetap diam,kemudian mencoba menggenggam tangan Nayna namun tetap di tepis oleh Nayna.
"Nay ingin turun,Nay bisa naik taxi sendiri,tak perlu repot mengantarkan Nay pulang..!" Ucap Nayna dengan sedikit tangisan.
Tidak perlu repot,kata yang membuat hati Arga terasa sakit mendengar ucapan isteri nya itu,dia tak pernah merasa kerepotan untuk mengantarkan Nayna kemana pun
Arga tak tahan melihat tangisan Nayna yang begitu sakit untuk nya,dia menarik tubuh Nayna membawa nya ke dalam pelukan nya,Nayna terus berontak dengan memukul Arga tapi tak di hirau kan Arga,karena dia akan menenangkan Nayna dengan cara nya sendiri.
Arga tetap mendekap Nayna dalam pelukan nya,tak membiarkan isteri nya lepas dari nya,setelah sedikit tenang Arga mulai melonggarkan pelukan nya dan mencium kening nya.
"kita akan pulang dulu,setelah itu kakak akan menjelaskan semua nya,kau hanya salah paham ..!" ucap Arga.
__ADS_1
🌹🌹🌹
haayyy kakak bantu like dan vote nya yaaa