
Nayna mengerjap kan mata,meneliti setiap sudut ruangan itu,bangun dari tempat nya dan keluar mencari keberadaan Arga
Di luar terlihat sepi,dia mencari keluar vila itu,namun tetap sepi, Nayna kembali ke kamar tadi,dia membongkar koper nya untuk mencari baju ganti,untuk mandi,karena sedari tadi dia masih mengenakan seragam nya.
Nayna mengerutkan kening melihat gaun yang ada di koper nya,itu bukan milik nya,namun dibungkus gaun itu tertulis.
"pakai lah gaun ini,kakak tunggu di balkon."
hanya itu yang tertulis.
Nayna masuk ke kamar mandi dan melakukan ritual mandi nya,hingga 1 jam berlalu,dia keluar dari kamar mandi sudah menggunakan gaun yang sudah di siap kan oleh Arga. Dengan menatap pantulan diri nya di cermin Nayna tersenyum,namun dia berfikir untuk apa semua ini Arga lakukan,apa kah ada acara yang tidak di ketahui Nayna.
Setelah di rasa cukup merias diri,Nayna keluar dari kamar dan menuju balkon rumah itu,tepat saat dia membuka pintu balkon,Nayna di suguh kan dengan lampu-lampu kecil yang sangat indah,ada satu meja dan dua kursi ada lilin-lilin kecil yang mengelilingi tempat itu, Nayna terpana dengan semua itu.
Di ujung balkon,sudah berdiri seorang lelaki dengan menggunakan jas berwarna senada dengan gaun Nayna. lelaki itu membalikkan badan dan menatap Nayna yang berdiri di belakang nya.
__ADS_1
Dengan gaya nya yang cool,Arga berjalan menghampiri Nayna.
Deg..deg...deg.. "duhh kenapa dengan ni jantung" ucap Nayna sambil memegang dada nya saat Arga berjalan ke arah nya.
"kakak,ada apa ini..?" tanya Nayna saat Arga sudah di hadapan nya.
Arga tersenyum manis pada Nayna dan menuntun tangan Nayna untuk menuju meja yang tersedia,Arga menarikan kursi untuk Nayna.
"kau sangat cantik Nay.." bisik Arga saat dia menarikan kursi Nayna.
"kakak,ada acara apa ini.." ucap Nayna yang masih menahan degupan jantung nya.
"Makan lah dulu,nanti setelah makan,akan kakak katakan ..! " suruh Arga dengan lembut.
Mereka makan dengan diam,sesekali Arga membantu Nayna memotong daging nya dan menyuapkan nya pada Nayna. Arga terus memandang Nayna,rasa nya dia tak bisa lagi menahan perasaan nya pada gadis di depan nya ini.
__ADS_1
Saat selesai makan,Arga berdiri dan mengambil sesuatu di jas nya. Arga berjongkok di samping kursi Nayna dengan sebuah cincin yang membuat Nayna begitu terkejut.
"Nay,Will you marry me..?" dengan yakin Arga menatap Nayna.
Nayna terkejut,sampai berdiri dari duduk nya, Arga memegang tangan Nayna,dia masih setia berlutut.
"Nay, percaya lah pada kakak..menikah lah dengan kakak..!" pinta Arga dengan menatap wajah Nayna.
"kakak tau ini terlalu cepat, kakak juga tidak tau kapan rasa ini tiba-tiba hadir,tapi kakak mohon kau percaya lah dengan kakak..!" tambah Arga.
"Nay,....!" Nayna tak bisa berkata apa pun.
"kakak tak kan memaksa mu untuk menikah sekarang,kakak akan menunggu mu sampai lulus kuliah..!" bujuk Arga.
"kakak hanya ingin kau menerima kakak,pakai cincin ini sebagai lambang kau milik kakak,Kakak janji tidak akan mengecewakan mu dan juga kakak tau kau bingung dengan perasaan mu saat ini,tapi kakak akan buat kau mencintai kakak seperti kakak mencintai mu..!" ucap Arga dengan senyum sambil menatap Nayna yang terlihat bingung.
__ADS_1