Cinta Nayna

Cinta Nayna
129


__ADS_3

Orang Daniel yang akan maju,namun di tahan Daniel.


"Aku tak suka bertarung dengan orang sakit seperti nya..!" Ucap Daniel kemudian berlalu dari sana,begitu juga dengan Arga yang langsung masuk mobil dan melaju entah kemana sejak menerima telepon tadi.


"Awasi terus gerbang itu,dalam 15 menit aku akan sampai, jangan biarkan ada yang keluar dari sana...!" Ucap Arga dengan mata yang memerah dan wajah yang kusut.


"Kau akan selalu bersama ku..!" Lirih Arga.


Sebelum bertemu Daniel tadi,ia sudah melacak GPS dari no Daniel,dan orang Arga menemukan alamat itu,yang tak jauh dari apartemen Daniel.


Arga menerobos gerbang tinggi rumah itu,tak perlu teriakan dari beberapa penjaga,Arga masuk menyusuri setiap ruangan tanpa bersuara dengan tergesa-gesa,ia tau jika Nayna mendengar nya mungkin Nayna akan lari dari nya.


Menaiki tangga,Arga melihat beberapa pelayan yang berdiri di depan salah satu kamar,yang ia yakini Nayna berada di sana.


"Maaf,tuan siapa..?" Tanya salah satu pelayan di sana,tanpa menjawab dan peduli Arga masuk tanpa permisi setelah orang-orang nya menghalangi pelayan yang akan mencegah Arga masuk.


Ceklek


Arga masuk dan kembali menutup pintu kamar dengan mengunci nya dari dalam.


Arga mendekat pada Nayna yang tengah tertidur.


Nafas teratur dari Nayna menandakan jika ia tidur dengan nyenyak,menjauh sedikit dari ranjang Arga merogoh saku celana nya.


"Sterilkan di luar,aku akan membawa Nayna keluar sekarang,aku tak mau ada gangguan dan membuat Nayna terbangun..!" Ucap Arga ,stelah itu ia kembali pada Nayna ,entah mengapa setetes air mata jatuh dari mata Arga kali ini,ia memang masih lupa akan Nayna ,namun saat tau Nayna pergi dari nya,ia merasa kacau,padahal belum juga 24 jam,namun dapat mengacaukan kehidupan nya.


Greepp


Dengan pelan agar tak membuat Nayna bangun,Arga mengangkat tubuh itu ,membawa nya dalam pelukan.


"Kita akan pulang..!" Lirih nya .


Tepat saat mobil Arga melaju,mobil Daniel kembali ke rumah,terlihat kacau,beberapa penjaga dan pelayan di ikat dan mulut mereka di ikat menggunakan kain agar tak menimbulkan suara.


Shhhiiitttt....umpat Daniel yang kalah cepat dengan tindakan Arga.


Ingin mengejar Arga,rasa nya tak mungkin,ia tau jika Arga tak mungkin menyakiti fisik Nayna ,biar lah ia mengalah dulu,ia akan memikirkan cara lain esok.


Sesampai nya di rumah,Arga membawa Nayna ke kamar nya,bukan ke kamar Nayna ,karena ia tak mau Nayna pergi lagi,ia akan mengurung wanita dalam dekapan nya ini dalam sangkar nya sendiri.


Meletakkan Nayna dengan pelan,kemudian menyelimuti nya dengan pelan,Arga kembali ke pintu,ia mengunci pintu menggunakan sidik jari nya sendiri,ia ingin berjaga jika Nayna kabur lagi.


Menghempaskan tubuh nya di sofa,Arga begitu lelah hari ini,pikiran nya pun sangat kacau ,tapi semua nya telah lepas saat ia menemukan Nayna .


Melepaskan pakaian,ia berlalu menuju kamar mandi,membuka shower untuk mengguyur tubuh nya .

__ADS_1


Arga tak habis pikir,mengapa Nayna pergi,ia berfikir keras apa yang terjadi sebenarnya ,tapi ia pasti akan menanyakan nya setelah Nayna bangun nanti


Selesai mandi dan menggunakan kaos serta boxer ,Arga menuju laci ,membuka dan mengambil cincin yang sempat Nayna tinggal kan tadi siang,ia memasangkan kembali pada jari Nayna ,Arga yakin cincin itu adalah cincin pernikahan mereka.


"Kau harus selalu memakai nya,jangan pernah melepaskan lagi..!" Ucap Arga ,setelah memasangkan cincin itu,Arga ikut berbaring di sebelah Nayna dan masuk ke dalam selimut yang sama.


Tangan nya terulur menyusuri wajah Nayna ,entah rasa apa, namun Hujaman yang begitu hebat menghantam hati nya hari ini,kenyataan jika Nayna pergi membuat nya kacau.


"Kau tidak ku ijin kan pergi,apa pun alasan nya,sekali lagi kau milik ku..!" Ucap Arga dengan egois dan memeluk Nayna ,tak lupa ia mengusap perut Nayna yang sedikit membuncit dan membuat sudut bibir nya terangkat.


"Kita jaga mamah bersama..!" Ujar nya dengan di akhiri kecupan hangat.


Kegiatan kecil Arga rupa nya mengusik Nayna ,ia menggeliat kecil dan membuat Arga was-was,ia takut Nayna bangun dan kembali ingin pergi, buru-buru ia mengusap lembut punggung Nayna dan mendekap nya hangat,tak lupa di hati ia melapalkan do'a berharap Nayna kembali tertidur,dan itu terjadi,Nayna kembali terlelap sambil memeluk Arga


Tadi siang jantung Arga seolah berhenti berdetak saat mengetahui Nayna pergi dari rumah dengan membawa koper nya,ia bertekad akan menjaga Nayna dan memperbaiki semua nya,ia tak ingin Nayna pergi membawa anak nya,ia tak ingin di tinggalkan Nayna.


Pagi hampir menyapa,Nayna terasa sesak,kaki nya teras berat seolah ada yang menimpa,mata sayu nya terbuka, mengumpulkan kesadaran penuh,pandangan pertama langsung tertuju pada seorang lelaki yang mendekap nya.


"Kakak...!" Gumam Nayna pelan,mengucek mata perlahan berharap ia salah melihat,namun di pandang nya ulang,jika sekarang ia berada di kamar yang tak asing,kamar Arga ,kenapa bisa..bukan kah kemarin ia berada di tempat Daniel,kenapa saat bangun ia sudah berada di kamar Arga,kenapa ia tak menyadari itu.


Arga yang merasakan gerakan Nayna pun ikut membuka mata .


"Kau sudah bangun..?" Tanya Arga melonggar kan sedikit pelukan .


"Kenapa di sini, Nay mau kembali ke kamar..!" Balas Nayna .


"Nay ingin bangun..!" Lirih Nayna kembali.


"Tidak,kau diam di sini,tidak ada bantahan..!" Bantah Arga seolah tak mau di bantah balik.


Nayna diam,ia benar-benar marah kali ini,namun berontak pun tak ada hasil seperti nya,tubuh nya masih lemah.


"Kenapa pergi..?!" Tanya Arga pelan dengan mata masih terpejam.


Nayna hanya diam tanpa mau menjawab.


"Apa ada yang salah..?" Tanya Arga kembali menatap wajah Nayna yang membuang pandangannya.


Dengan tangan besar nya,Arga menangkup wajah mungil Nayna untuk menatap nya.


"Nay,kakak bicara,kau tidak mendengar nya..?" Tambah Arga sesabar mungkin.


"Ga ada yang salah,hanya saja Nay...Nay...!" Nayna mencoba menahan tangis nya,namun tak bisa,ia tetap menangis.


"sudah lah jika tak bisa menjelaskan nya,kakak tak memaksa mu,kau tidak di ijin kan keluar dari kamar..!" Jelas Arga dengan tegas.

__ADS_1


"Nay ingin sendiri,Nay ga ingin melihat kakak..!" Jujur Nayna yang membuat Arga tercengang.


"Nay,kakak memang lupa semua,mungkin semua tak bisa kakak ingat,tapi saat kakak tau kamu pergi,jantung kakak seperti berhenti berdetak,kakak ga bisa bernafas dengan benar,kakak ga bisa menjelaskan nya..!" Jelas Arga .


"Kakak mohon,maaf kan kesalahan kakak selama ini,kakak akan memperbaiki semua dari awal,jangan berpikir pergi lagi..!" Ucap Arga .


"Nay hanya ingin sendiri,biarin Nay ke kamar Nay..!" Pinta Nayna .


"Tidak,kamu tetap di sini,sudah kakak bilang,kamu ga boleh keluar...!" Ucap Arga yang sudah mulai kesal.


Nayna mencoba bangun melepas belitan tangan Arga .


Greepp..


Arga menarik Nayna dan memposisikan diri nya mengukung di atas Nayna.


"Kenapa begitu ingin pergi,kau benar-benar benci kakak..?" Tanya Arga dengan tatapan tajam nya,namun Nayna enggan menatap nya.


Cup


Arga menahan tengkuk Nayna , memberikan ******* kecil ,Nayna menutup bibir nya rapat,hingga terpaksa Arga menggigit kecil bibir itu agar terbuka.


"Kau tidak boleh keluar dari sini..!" Ucap Arga kembali setelah melepas kan ******* nya,lalu ia menuju kamar mandi meninggalkan Nayna yang menangis .


Setelah mandi, Arga keluar dengan kaos santai dan celana pendek, seperti terlihat,ia tak menggunakan pakaian formal.


"Batalkan semua pertemuan hari ini,kau handle semua nya,aku ada urusan penting hari ini..!" Ucap Arga di telepon nya.


Arga mendekati Nayna yang masih bersandar pada ranjang .


"Mandi dan ganti baju,kakak akan membantu..!" Ucap Arga


"Lepas..kakak ga ngerti,Nay ga mau sama kakak,Nay pengen sendiri,Nay capek sama kakak..!" Teriak Nayna sedikit keras.


Tangan Arga mengepal sempurna, penolakan Nayna tak bisa ia tahan,seolah emosi nya di buat mendidih.


Arga membanting ponsel di tangan nya,begitu frustasi,hingga membuat Nayna menutup mata nya dengan ke dua tangan nya.


Arga meraup kasar wajah nya,ia mencoba untuk sabar,menatap Nayna yang ketakutan,membuat emosi nya sedikit meredam dan kembali mendekati Nayna .


"Maafin kakak,tolong ngerti kakak,mandi,setelah itu kita sarapan..kau harus tetap menjaga diri demi kehamilan mu..!" Bujuk Arga .


🌹🌹🌹


mana vote ..like dan komentar nya

__ADS_1


yg banyak kakak


biar semangat


__ADS_2