
Nayna menatap Arga yang sedang mengeringkan rambut nya dengan handuk kecil.
"Kenapa melihat kakak seperti itu..?" Tanya Arga yang mendekat pada Nayna.
"Tidak,Nay hanya berpikir,apa kakak membohongi Nay lagi..?" Tanya Nayna balik.
"Apa maksud mu,kakak tidak membohongi mu..!" Jawab Arga sambil memegang tangan Nayna.
"Di kampus kemarin Nay mendengar para mahasiswa mengatakan jika kakak pergi bersama Jesika..!" Ucap Nayna yang tak bisa lagi menahan semua nya
Arga hanya diam,ia tak mampu menjelas kan tentang itu,ia takut Nayna tau tentang video masa lalu nya.
Nayna bangun dari tidur nya melewati Arga ,ia mencari sesuatu di tas nya.
"Kau mau kemana...?" Tanya Arga saat melihat Nayna memakai jaket nya.
__ADS_1
"Nay akan pergi,seperti nya kakak tetap pada masa lalu kakak,jadi untuk apa Nay bersama kakak..!" Jawab Nayna dengan isakan kecil nya,ia tak mampu lagi menahan nya.
Arga berdiri dan melepaskan jaket yang di pakai Nayna,sedikit paksaan namun Arga melempar jaket ke sudut kamar itu.
Nayna sudah dengan air mata yang terus mengalir,ia pergi menuju pintu,namun pintu itu juga di kunci oleh Arga.
"Apa yang kakak ingin kan..Nay capek jika terus seperti ini,Nay akan pergi jadi kakak bisa bersama masa lalu kakak tanpa ada penghalang..!" Ucap Nayna dengan tangisan nya,ia benci saat Arga hanya diam jika membahas tentang Jesika.
Arga sangat marah mendengar Nayna mengatakan itu,ia sangat kesal Nayna mengatakan jika ia akan pergi dari Arga.
"Nay,apa yang kau katakan,kau menyakiti kakak jika kau meninggalkan kakak..!" Ucap Arga dengan sendu.
"Itu tidak benar,kakak tidak pernah kembali ke masa lalu,kakak bahagia bersama mu saat ini,kakak hanya menyelesaikan sesuatu dari masa lalu kakak..!" Jelas Arga sambil memeluk Nayna.
Arga merenggangkan pelukan nya,menatap wajah Nayna yang sembab akibat tangisan nya.
__ADS_1
"Nay,kakak mohon percaya lah pada kakak,apa yang kau dengar ,semua itu tidak benar,kakak janji akan segera menyelesaikan masalah kakak dengan Jesika secepatnya nya,tapi kakak mohon kau jangan pergi dari kakak seperti semalam lagi,kau tau kakak sangat khawatir,mamah dan papah juga sangat mencemaskan mu..!" Jelas Arga dengan menangkup wajah Nayna .
Arga menuntun Nayna duduk di sofa,menghapus sisa-sisa air mata Nayna .
"Jangan menangis lagi,nanti sore kita akan pulang ke kota..!" Bujuk Arga ,namun Nayna hanya diam saja.
"Nay lelah dengan semua ini,lebih baik kita tidak bertemu dulu..!" ucap Nayna yang tiba-tiba membuka suara,sontak membuat Arga melotot tajam ke arah nya.
"apa yang kau katakan ,bukan kah sudah kakak bilang,jangan pernah pergi dari kakak lagi..!" kata Arga dengan sedikit membentak Nayna ,dia berdiri kemudian meraih gelas dan meminum nya sampai habis,namun sedetik kemudian Arga melempar kan gelas itu ke lantai hingga pecah,ia tak mampu lagi meredam emosi nya saat Nayna berkata tidak ingin bertemu dulu pada nya.
prrraaanggg
gelas itu pecah tak beraturan hingga membuat Nayna takut dan memeluk bantal yang berada di sofa itu,sungguh ini baru pertama kali dia melihat Arga begitu marah hingga melempar sesuatu yang berada di tangan nya.
🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
makasih semua dukungan nya
terus beri like dan bantu vote nya ya kakak