Cinta Nayna

Cinta Nayna
Nasi goreng


__ADS_3

teng teng teng


suara alat masak yang saling bergesekan membuat gaduh di telinga,para pelayan hanya menggeleng tak percaya saat tuan muda nya bergelut ramai dengan peralatan dapur yang belum pernah ia sentuh.


"mah,habis di masukin bawang ,apa lagi..!" tanya Arga pada Bu Marsya yang tengah asyik menonton.


"masukin aja sayuran nya,setelah itu nasi nya..!" jelas Bu Marsya sambil mengulum senyum nya.


"kau lihat,menantu mu itu sangat mirip dengan mu dulu waktu hamil..!" ucap pa Hendrawan yang merasa waktu muda nya terulang kembali saat melihat anak lelaki nya berkutat dengan kehebohan nya.


Bagaimana mungkin Arga menolak keinginan Nayna,ini ngidam pertama Nayna yang di minta nya langsung pada Arga.


Nayna menginginkan nasi goreng buatan suami tampan nya,ia berkhayal jika nasi goreng itu akan membuat nya kenyang dan akan sangat lezat jika sang suami sendiri yang menyuapi nya.


Dengan semangat 45 nya,Arga menuju dapur dan membuat heboh semua orang,termasuk para pelayan yang ikut pusing dengan dapur yang sudah seperti kapal pecah.


hampir satu jam,ia sudah menyelesaikan nasi goreng nya dengan telur ceplok yang beberapa kali gagal karena tak sempurna menurut nya.


Arga berjalan membawa nasi goreng itu ke atas.


"tunggu dulu...!" ucap Bu Marsya menghentikan langkah Arga .


"kenapa lagi mah,nanti makin lama,aku takut Nay marah lagi..!" jelas Arga yang merasa jika ia terlalu lam


a berada di dapur.


"apa kau sudah mencoba nya,apa itu bisa di makan..?" tanya Bu Marsya yang terlihat bingung dengan tampilan nasi goreng buatan Arga.


"ini sudah cukup baik mah,tapi aku belum mencoba nya..!" jawab Arga dengan ragu


dddrrtt


handphone Arga berdering di saku celana nya,memperlihat kan jika Nayna tengah menelpon nya.


"yaa sayang,ini sudah selesai,kakak akan segera ke atas...!" ucap Arga kemudian mematikan telepon nya.


ceklek


"kenapa lama,Nay sudah mengantuk menunggu kakak...!" ucap Nayna dengan setengah mata terpejam.


"maaf sayang,ini pertama kali kakak melakukan nya,jadi tidak bisa cepat..!" jawab Arga ,namun semua itu di salah arti kan oleh Nayna yang menganggap Arga terpaksa melakukan untuk nya.


"maaf Nay membuat kakak repot..!" kata Nayna dengan sendu,sikap sensitif nya keluar begitu saja,ia merasa merepotkan semua orang.

__ADS_1


"duh salah lagi..!" batin Arga berkata


"bukan begitu sayang,kakak mau melakukan apa pun untuk mu,kau jangan bicara begitu..!" jawab Arga dengan gelagapan,bagaimana jika istri nya ini ngambek lagi atau ah sudah lah,ia di buat salah tingkah dengan sikap sensitif Nayna sekarang.


"sini,kakak suapi..kau harus makan banyak..!" jelas Arga sambil menyendok kan makanan ke mulut Nayna.


1 detik


2 detik


3 detik


Nayna diam setelah mendapat suapan dari Arga.


"apa tidak enak..?" tanya Arga dengan mengerut kan kening nya.


"sangat enak,Nay menyukai nya..lain kali kakak masak untuk Nay lagi ya..!" pinta Nayna yang mendapat anggukan Arga


"kenapa harus lain kali,ini saja sangat rumit..!" batin Arga menggerutu


"hhhhmmm ..asal kau makan yang banyak..kakak akan masakin untuk mu setiap saat..!" ucap Arga dengan PD nya.


Nayna menerima suapan Arga dengan lahap,sampai tersisa 4 sampai 5 sendok saja,Nayna menyuruh Arga untuk menghabis kan nya.


"tinggal sedikit lagi Nay. .!" bujuk Arga ,namun Nayna kekeh untuk menyuruh Arga menghabis kan nya.


Arga mengalah pada kehendak sang istri,ia memakan sisa Nayna ,tapi baru sendok kan pertama,ia langsung berlari ke kamar mandi.


Hoek Hoek Hoek


yaa Arga memuntahkan nasi goreng yang hampir habis di lahap Nayna.


"kenapa rasa nya seperti ini,tapi Nayna memakan nya dengan lahap..!" gumam Arga yang kemudian membasuh mulut nya dan langsung mendatangi Nayna.


"bangun sekarang..!" pinta Arga dengan khawatir.


Nayna bingung melihat Arga yang begitu tergesa-gesa menggantikan baju nya.


"ada apa,kita akan kemana..?" tanya Nayna yang menahan tangan Arga.


"kita ke dokter sekarang..!" jawab Arga.


"untuk apa,Nay tak mau.. Nay baik-baik saja,kenapa ke dokter..!" ucap Nayna,hingga terjadi perdebatan di antara Nayna dan Arga

__ADS_1


"diam...kakak bilang ke dokter ya ke dokter..jangan membantah..!" ucap Arga dengan suara tinggi yang mengundang Bu Marsya menghampiri ke dua nya.


"Arga,ada apa ini..kenapa berteriak..!" tanya Bu Marsya.


hiks hiks hiks..


"mamah..!" ucap Nayna berlari ke pelukan sang mertua yang berada di depan pintu.


"sudah,jangan menangis. ada apa..jelas kan pada mamah..!" pinta Bu Marsya sambil menenangkan Nayna .


"mah,Nayna begitu keras kepala,ia menolak di bawa ke dokter..!" ucap Arga yang kesal.


"kenapa harus ke dokter,memang Nayna sakit..?" tanya Bu Marsya yang bingung.


"dia menghabis kan nasi goreng buatan ku,aku takut itu berbahaya untuk nya dan baby nya mah..!" jelas Arga


"maksud mu..katakan dengan jelas..!" kata Bu Marsya sedikit emosi,kenapa gara-gara makan nasi goreng bisa berbahaya,itu yang di pikiran Bu Marsya.


"mah,rasa nasi goreng itu begitu aneh,perut ku saja langsung memuntahkan nya saat sendok kan pertama,apa lagi Nayna yang begitu banyak memakan nya,aku takut itu bisa mempengaruhi kehamilan nya .!" jelas Arga panjang lebar.


Bu Marsya memandang Nayna yang menggeleng,sekarang ia mengerti ketakutan Arga ,namun semua itu tak membuat Nayna sakit.


"ayo kita ke dokter sekarang. ..!" tarik Arga pada tangan Nayna dengan sedikit memaksa.


"Nay tidak mau..!" ucap Nayna melepas paksa tangan Arga.


"kakak menyebalkan..!" tambah Nayna kemudian keluar dari kamar itu dan menuju taman.


"Nay..!" teriak Arga ingin mengejar,namun di tahan Bu Marsya.


"sudah biar lah,dia tak apa-apa,kau berlebihan,itu hanya bagian dari rasa ngidam nya,kau mungkin tak menyukai makanan nya,tapi bayi mu lah yang begitu senang dengan makanan buatan mu,hingga tak bereaksi apa pun pada Nayna ..!" jelas Bu Marsya.


"benar kah seperti itu..tapi itu sangat tidak layak untuk di makan,aku takut Nayna akan sakit setelah memakan nya .!" ucap Arga yang lemas akan rasa khawatirnya yang tinggi pada Nayna.


"kau juga, seharusnya tidak perlu berteriak dan memaksa nya,dia bisa sedih karena ulah mu..bujuk dia,dan minta maaf..kau harus lebih sabar pada nya..!" tambah Bu Marsya memberi petuah pada Arga agar lebih memahami dan sabar akan sikap Nayna.


"salah lagi...!" gumam Arga saat melihat mamah nya keluar dari kamar.


🌹🌹🌹


selalu,jangan pernah bosan kasih like dan komentar nya


mampir juga ke cerita aku yang lain

__ADS_1


Wasiat Terakhir


__ADS_2